Fokus peristiwa News.Com| PEKANBARU
Tim investigasi bersama awak media melakukan peninjauan langsung ke lokasi gudang yang berlokasi di Jalan Rejosari, Kecamatan Tenayan Raya, Kota Pekanbaru, Riau. Langkah ini diambil guna memverifikasi informasi dan pemberitaan yang beredar di tengah masyarakat mengenai aktivitas di tempat tersebut.
Berdasarkan temuan di lapangan dan wawancara dengan seorang penjaga gudang yang meminta identitasnya dirahasiakan, diperoleh beberapa fakta penting sebagai berikut:
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Status Operasional Gudang: Tempat tersebut dipastikan merupakan gudang minyak non-subsidi. Penjaga menegaskan bahwa gudang ini sudah tidak beroperasi lagi sejak sebelum terjadinya aksi penggerebekan yang sempat viral beberapa waktu lalu.
Tidak Ada Aktivitas Pengoplosan: Dari hasil investigasi menyeluruh di area lokasi, tim lapangan tidak menemukan adanya aktivitas pengoplosan bahan bakar minyak (BBM).
Asal-usul BBM Merah: Terkait adanya BBM berwarna merah (Pertamax Turbo) di lokasi, pihak pengelola menjelaskan bahwa minyak tersebut diperoleh secara resmi dengan cara membeli langsung di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU), bukan dari jalur ilegal.
Fungsi Deterjen yang Diviralkan: Menanggapi isu penggunaan deterjen untuk mengoplos minyak, penjaga gudang memberikan klarifikasi tegas. Deterjen tersebut sama sekali bukan digunakan untuk mencampur atau mengoplos BBM, melainkan digunakan sebagai media untuk mendinginkan mesin Robin (pompa air) yang beroperasi di area tersebut.
Dampak Sosial bagi Warga Sekitar: Di sisi lain, keberadaan gudang ini selama ini dinilai memberikan dampak positif bagi lingkungan sekitar. Penjaga gudang mengungkapkan bahwa masyarakat serta pemuda setempat merasa sangat terbantu, karena pihak pengelola aktif berkontribusi dalam mendukung berbagai kegiatan pemuda, operasional masjid, dan kegiatan sosial lainnya.
Melalui rilis ini, diharapkan masyarakat dapat menerima informasi secara berimbang dan objektif berdasarkan fakta riil yang ditemukan oleh tim investigasi di lapangan.














Komentar