Fokusperistiwanews.com – LOMBOK TIMUR – Ratusan masyarakat menghadiri rangkaian peringatan Haul ke-15 Almagfurullah TGH. L. Muhammad Nuh di Pondok Pesantren Yayasan Qudwatussholihin (YAQIN) Pemondah, Desa Pandan Wangi, Kecamatan Jerowaru, Lombok Timur, Rabu (23/9/2026).
Peringatan tersebut sekaligus menjadi bagian dari perayaan Harlah ke-33 Ponpes YAQIN Pemondah. Sekitar 750 jamaah datang mengikuti rangkaian acara yang berlangsung pada sore hari.
Kapolres Lombok Timur AKBP Ariakta Gagah Nugraha, S.I.K., M.H., hadir dalam kegiatan tersebut bersama unsur pemerintah daerah, anggota DPRD, tokoh agama, tokoh masyarakat, pengurus yayasan, tenaga pendidik, santri serta keluarga besar almarhum TGH. L. Muhammad Nuh.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Bagi para jamaah, kegiatan tersebut menjadi kesempatan untuk mengenang kembali sosok ulama yang telah meninggalkan warisan ilmu dan keteladanan. Nilai-nilai tersebut kemudian kembali disampaikan dalam tausiah yang menjadi bagian utama kegiatan.
Kapolres Lombok Timur mengatakan peringatan haul dapat menjadi sarana untuk mengambil pelajaran dari perjalanan hidup seorang tokoh agama. Ia mengajak masyarakat meneruskan hal-hal baik yang telah dicontohkan almarhum dalam kehidupan bermasyarakat.
Selain itu, AKBP Ariakta menyampaikan selamat kepada keluarga besar Ponpes YAQIN Pemondah atas terselenggaranya Haul ke-15 sekaligus Harlah ke-33. Ia berharap pesantren terus menjadi ruang pendidikan dan pembinaan keagamaan bagi masyarakat.
Pesan keamanan juga disampaikan dalam kesempatan tersebut. Kapolres meminta masyarakat ikut menjaga ketertiban serta membangun komunikasi yang sehat ketika menghadapi persoalan.
Warga juga diminta tidak terburu-buru mempercayai informasi yang beredar di media sosial. Sikap bijak dalam menyikapi dan menyebarkan informasi dinilai penting agar tidak memunculkan persoalan baru di tengah masyarakat.
Ketua Yayasan YAQIN Pemondah, TGH. L. Ainul Mazkuro, Lc., kemudian menyampaikan tausiah di hadapan jamaah. Ia mengajak generasi penerus untuk menjaga semangat perjuangan yang telah diwariskan TGH. L. Muhammad Nuh.
Dalam penyampaiannya, ia menekankan bahwa kehidupan tidak selalu berjalan tanpa ujian. Karena itu, masyarakat diingatkan untuk memperkuat kesabaran, menerima ketentuan Allah SWT dan menghadapi setiap cobaan dengan keikhlasan.
Rangkaian acara dimulai dengan menyanyikan Indonesia Raya dan Himne Ponpes YAQIN. Setelah itu, kegiatan berlanjut dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, sambutan dari sejumlah pihak, tausiah, doa bersama hingga penutupan.
Sejumlah pejabat turut hadir, di antaranya Ketua Baznas Lombok Timur Drs. H. Muhammad Kamli yang mewakili Bupati Lombok Timur, Ketua DPRD Lombok Timur Muhammad Yusri, Wakil Ketua DPRD Lombok Timur M. Waes Alqarni, S.E., Ketua Dewan Pembina YAQIN Pemondah L. Husnan Karyadi, S.Pd., dan Camat Jerowaru H. Sirah, S.Sos., M.Ap.
Kapolsek Jerowaru IPDA Moh. Irwan, S.H., juga berada di lokasi bersama jajaran pengamanan.
Untuk memastikan kegiatan berjalan tertib, sebanyak 12 personel Polsek Jerowaru dikerahkan dan mendapat dukungan dari Babinsa Pandan Wangi, Satpol PP Kecamatan Jerowaru serta BKD.
Pengamanan dilakukan sejak kegiatan dimulai hingga seluruh rangkaian selesai sekitar pukul 16.30 Wita. Selama pelaksanaan, kondisi di lokasi terpantau aman dan tidak terjadi gangguan yang berarti.
Kasihumas Polres Lombok Timur IPTU Lalu Rusmaladi mengatakan suasana aman dalam kegiatan masyarakat perlu dipertahankan secara bersama-sama. Ia mengajak warga menjaga kerukunan, menghormati perbedaan dan tetap menggunakan media sosial secara bertanggung jawab.
Menurutnya, keterlibatan masyarakat dalam menjaga ketertiban menjadi bagian penting untuk menciptakan lingkungan yang nyaman, terutama dalam kegiatan keagamaan yang dihadiri banyak orang.(red)














Komentar