Pemkab Lotim Gandeng Mahasiswa Hadapi Ancaman Siber, Judi Online Jadi Perhatian

- Penulis

Kamis, 8 Oktober 2026 - 02:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Fokusperistiwanews.com – LOMBOK TIMUR — Penggunaan teknologi yang semakin melekat dalam kehidupan sehari-hari membuat persoalan keamanan siber tidak bisa lagi dianggap sebagai urusan kalangan tertentu. Pemerintah Kabupaten Lombok Timur mulai mendorong keterlibatan generasi muda untuk memperluas edukasi agar masyarakat lebih siap menghadapi berbagai ancaman di internet.

Upaya tersebut mengemuka dalam Lombok Timur Cyber Security Seminar 2026 yang berlangsung di Pendopo Bupati, Rabu (7/10/2026). Kegiatan bertajuk “Membangun Kepercayaan Digital melalui Budaya Keamanan Siber” tersebut diikuti mahasiswa dari berbagai program studi informatika di Lombok Timur.

Bupati Lombok Timur H. Haerul Warisin saat membuka kegiatan mengatakan perkembangan teknologi telah memberikan perubahan besar dalam berbagai bidang. Pelayanan pemerintahan, pendidikan, kegiatan ekonomi hingga komunikasi masyarakat kini semakin banyak dilakukan melalui platform digital.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun, kemudahan tersebut juga dibarengi munculnya berbagai modus kejahatan baru. Karena itu, masyarakat dinilai perlu memiliki pemahaman yang cukup sebelum memanfaatkan layanan digital.

Bupati menyoroti sejumlah persoalan yang berkembang di tengah masyarakat, salah satunya judi online. Selain itu, penipuan dengan kedok jual beli di internet serta penyebaran aplikasi atau file APK palsu juga menjadi ancaman yang patut diwaspadai.

Menurut H. Haerul Warisin, lemahnya pengetahuan pengguna dapat dimanfaatkan pelaku untuk menjalankan aksinya. Karena itu, upaya menjaga keamanan digital harus dimulai dari kesadaran setiap individu.

Ia juga menyampaikan bahwa dampak serangan siber tidak hanya menyangkut keamanan data, tetapi dapat menimbulkan kerugian ekonomi yang besar. Dalam kesempatan itu disebutkan proyeksi Bank Indonesia mengenai potensi kerugian nasional akibat serangan siber yang mencapai sekitar Rp111 triliun pada 2026.

Kondisi tersebut menjadi alasan pemerintah mendorong keterlibatan lebih luas dari kalangan mahasiswa. Mereka dianggap memiliki kemampuan dan kedekatan dengan teknologi yang bisa dimanfaatkan untuk membantu masyarakat memahami risiko di ruang digital.

H. Haerul Warisin secara khusus mendorong mahasiswa membawa pengetahuan tersebut saat menjalani program Kuliah Kerja Nyata (KKN). Mereka diharapkan tidak hanya menjalankan kegiatan pengabdian, tetapi juga membantu warga yang masih kesulitan memahami teknologi.

Edukasi tersebut dapat dilakukan melalui hal-hal sederhana, seperti menjaga kerahasiaan data pribadi, mengenali pesan mencurigakan dan menghindari aplikasi maupun tautan yang tidak jelas sumbernya.

Bupati juga berharap informasi mengenai keamanan siber dapat terus diteruskan mahasiswa kepada keluarga, rekan di lingkungan kampus serta masyarakat di lokasi KKN. Dengan demikian, manfaat seminar dapat menjangkau kelompok yang lebih luas.

Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik Provinsi NTB Ahsanul Khaliq dalam kesempatan yang sama menekankan pentingnya membangun perilaku yang aman ketika berhadapan dengan teknologi.

Ia menilai kecanggihan sebuah sistem tidak akan banyak membantu apabila pengguna tidak memahami risiko dan tidak memiliki etika dalam menggunakannya. Masyarakat harus mampu menyaring informasi sekaligus berhati-hati dalam menentukan tindakan di ruang digital.

Ahsanul mengingatkan agar warga tidak mudah percaya terhadap pesan yang datang dari sumber tidak dikenal. Pemberian data pribadi secara sembarangan maupun membuka tautan berbahaya juga perlu dihindari karena bisa menjadi pintu masuk pencurian informasi.

Terkait persoalan judi online yang mendapat sorotan dalam kegiatan tersebut, Ahsanul meminta jajaran Diskominfo Lombok Timur lebih aktif melakukan langkah pencegahan dan edukasi kepada masyarakat.

Menurutnya, perangkat daerah yang menangani bidang komunikasi dan informatika mempunyai posisi penting dalam membangun ketahanan digital masyarakat, terutama menghadapi kejahatan yang memanfaatkan perkembangan teknologi.

Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Persandian Lombok Timur H. Fauzan berharap seminar tersebut tidak berhenti pada penyampaian teori. Ia menginginkan peserta mampu membagikan kembali wawasan yang diperoleh kepada lingkungan sekitar.

H. Fauzan menyebut tantangan teknologi membutuhkan persiapan jangka panjang. Penguatan infrastruktur keamanan informasi harus dibarengi dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia agar kemampuan menghadapi ancaman siber semakin baik.

Dalam seminar tersebut, peserta membahas sejumlah topik, mulai dari keamanan siber, perlindungan data pribadi, identitas digital hingga keamanan dalam pemanfaatan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI).

Kegiatan itu turut dihadiri Kepala Bidang Persandian beserta jajaran serta Satgas Wilayah Densus 88. Melalui kegiatan tersebut, pemerintah berharap kesadaran keamanan digital semakin tumbuh dan masyarakat mampu memanfaatkan teknologi tanpa mengabaikan faktor keselamatan dan perlindungan data.(red)

Follow WhatsApp Channel fokusperistiwanews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dari Pangadakkang hingga LP3 Atlantara: Badko HMI Sulsel Mencari Wajah Baru Pendidikan
Bupati Cup IPSI 2026 Digelar, 773 Pelajar Lombok Timur Adu Mental dan Prestasi
13 Truk Logistik MotoGP Tiba di Mandalika, Pengiriman dari Jepang Dikawal Polisi
Pemilik SPBU Simangambat Siabu Didesak Angkat Bicara Terkait Mafia Solar Subsidi. APH Didesak Turun Tangan.
KETUA UMUM YAYASAN JAGA RIAU INDONESIA HADIRI SERAH TERIMA JABATAN BADAN KOMUNIKASI RI DI ISTANA MERDEKA
Komitmen Tingkatkan Mutu Pendidikan, SMPN 1 Atap Sinaboi Diprioritaskan Dapat Bantuan Revitalisasi Jalur banpres
Perkuat Perlindungan dan Pemenuhan Hak Anak, LPKA Tenggarong Jalin Sinergi dengan DP3A Kukar
Kanwil Ditjenpas Riau Perkuat Tata Kelola dan Kinerja UPT
Berita ini 0 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 02:18 WIB

Dari Pangadakkang hingga LP3 Atlantara: Badko HMI Sulsel Mencari Wajah Baru Pendidikan

Kamis, 8 Oktober 2026 - 02:10 WIB

Pemkab Lotim Gandeng Mahasiswa Hadapi Ancaman Siber, Judi Online Jadi Perhatian

Kamis, 8 Oktober 2026 - 01:43 WIB

Bupati Cup IPSI 2026 Digelar, 773 Pelajar Lombok Timur Adu Mental dan Prestasi

Kamis, 8 Oktober 2026 - 01:16 WIB

13 Truk Logistik MotoGP Tiba di Mandalika, Pengiriman dari Jepang Dikawal Polisi

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:46 WIB

Pemilik SPBU Simangambat Siabu Didesak Angkat Bicara Terkait Mafia Solar Subsidi. APH Didesak Turun Tangan.

Berita Terbaru