Datuk Imas Kecam Wacana Pencalonan Kembali Munawar Rosidi sebagai Panglima Tameng Adat LAMR Bengkalis

- Penulis

Minggu, 18 Oktober 2026 - 13:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Fokus peristiwa News.Com| MANDAU, BENGKALIS

Wacana pencalonan kembali Munawar Rosidi sebagai Panglima Tameng Adat Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Kabupaten Bengkalis menuai penolakan dari sejumlah pihak. Persoalan tersebut dinilai perlu menjadi perhatian serius demi menjaga kehormatan, kewibawaan, serta marwah kelembagaan adat Melayu.

Penolakan itu disampaikan Fredi Noza (Kincai), yang disebut sebagai orang tua korban, bersama perwakilan Aliansi Anak Melayu Mandau Kabupaten Bengkalis. Aspirasi tersebut disampaikan secara langsung kepada Panglima Komando Inti (KOTI) DPP Hulubalang LAMR, Datuk Imas.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam pertemuan tersebut, Fredi Noza mengungkapkan kekecewaannya atas munculnya wacana pencalonan kembali Munawar Rosidi. Pihak keluarga korban bersama Aliansi Anak Melayu Mandau berpandangan bahwa persoalan yang pernah mencuat terkait dugaan atau perkara asusila tersebut tidak dapat dilepaskan dari pertimbangan moral dan tanggung jawab dalam menentukan figur yang akan mengemban amanah adat.

Bagi mereka, kepemimpinan dalam lembaga adat bukan sekadar jabatan struktural, melainkan amanah yang melekat dengan tanggung jawab menjaga kehormatan masyarakat, menjadi teladan, serta melindungi nilai-nilai luhur yang diwariskan para pendahulu.

Menanggapi aspirasi tersebut, Datuk Imas menyampaikan kecaman keras terhadap wacana pencalonan kembali Munawar Rosidi. Ia menegaskan bahwa proses penentuan pemimpin adat semestinya mempertimbangkan secara sungguh-sungguh aspek integritas, keteladanan, serta kepercayaan masyarakat.

“Jangan gara-gara nila setitik, rusak susu sebelanga,” tegas Datuk Imas.

Menurutnya, lembaga adat memiliki kedudukan terhormat dalam kehidupan masyarakat Melayu. Karena itu, setiap keputusan strategis terkait kepemimpinan harus dilakukan secara bijaksana dengan mempertimbangkan dampaknya terhadap kehormatan institusi dan kepercayaan masyarakat.

“Lembaga adat dan Tameng Adat merupakan bagian penting dari benteng marwah negeri. Nilai-nilai adat harus dijaga dengan penuh tanggung jawab, menjunjung tinggi integritas, kehormatan, serta kepercayaan masyarakat,” ujarnya.

Datuk Imas juga menyatakan bahwa aspirasi yang disampaikan Fredi Noza (Kincai) bersama Aliansi Anak Melayu Mandau patut didengar dan dipertimbangkan secara serius oleh pihak-pihak yang memiliki kewenangan dalam menentukan kepemimpinan Tameng Adat LAMR Kabupaten Bengkalis.

Ia mengingatkan agar proses pencalonan tidak semata-mata berorientasi pada pergantian atau pengisian jabatan, tetapi juga memperhatikan sensitivitas persoalan yang berkembang di tengah masyarakat, termasuk perasaan keluarga korban.

Menurut Datuk Imas, menjaga marwah adat membutuhkan komitmen bersama. Lembaga adat harus mampu menunjukkan bahwa nilai kehormatan, tanggung jawab moral, dan keteladanan bukan sekadar semboyan, melainkan prinsip yang benar-benar menjadi dasar dalam menentukan pemimpin.

Ia pun mendesak agar seluruh pihak terkait mengedepankan kebijaksanaan, membuka ruang bagi penyampaian aspirasi masyarakat, serta mempertimbangkan berbagai aspek secara objektif sebelum mengambil keputusan mengenai kepemimpinan Tameng Adat LAMR Kabupaten Bengkalis.

“Marwah adat merupakan tanggung jawab bersama. Jangan sampai keputusan yang diambil justru menimbulkan polemik berkepanjangan dan menggerus kepercayaan masyarakat terhadap lembaga adat itu sendiri,” tutupnya.

Hingga berita ini disusun, wacana pencalonan kembali tersebut menjadi persoalan yang memerlukan perhatian dan penyikapan secara bijaksana. Konfirmasi dari pihak Munawar Rosidi serta keterangan resmi dari pengurus LAMR Kabupaten Bengkalis terkait mekanisme pencalonan dan status perkara yang disebutkan masih diperlukan agar informasi yang disampaikan kepada publik tetap berimbang dan utuh.

Follow WhatsApp Channel fokusperistiwanews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pantau Pertumbuhan Jagung, Bhabinkamtibmas Polsek Ujung Batu Dorong Perawatan dan Penanganan Hama
Dukung Swasembada Pangan, Polsek Bangko Panen 1,5 Ton Jagung di Pekaitan
Hari Kedelapan Operasi Patuh Lancang Kuning 2026, Kapolda dan Dirlantas Riau Pantau Strong Point Pagi di Bundaran Keris
Polda Riau Kembangkan Model Pemulihan Korban Kekerasan Perempuan Berbasis Ekonomi Kreatif
Perangi Berita Bohong dari Lingkungan Masyarakat, Wakapolda NTB Ajak Warga Bijak Bermedia Sosial
Hari Keenam Ops Patuh Lancang Kuning 2026, Satgas Preventif Kedepankan Edukasi Humanis di Pasar Sail
Kapolres Sijunjung Subuh Keliling, Pererat Silaturahmi dan Serap Aspirasi Warga
Pangdam XIX/Tuanku Tambusai Pererat Silaturahmi Melalui Pertandingan Tenis Persahabatan
Berita ini 10 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 09:10 WIB

Pantau Pertumbuhan Jagung, Bhabinkamtibmas Polsek Ujung Batu Dorong Perawatan dan Penanganan Hama

Senin, 2 November 2026 - 12:01 WIB

Dukung Swasembada Pangan, Polsek Bangko Panen 1,5 Ton Jagung di Pekaitan

Senin, 2 November 2026 - 02:23 WIB

Hari Kedelapan Operasi Patuh Lancang Kuning 2026, Kapolda dan Dirlantas Riau Pantau Strong Point Pagi di Bundaran Keris

Minggu, 1 November 2026 - 07:04 WIB

Polda Riau Kembangkan Model Pemulihan Korban Kekerasan Perempuan Berbasis Ekonomi Kreatif

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 14:00 WIB

Perangi Berita Bohong dari Lingkungan Masyarakat, Wakapolda NTB Ajak Warga Bijak Bermedia Sosial

Berita Terbaru