Fokus peristiwa News.Com| SIAK
Semangat kemerdekaan tidak boleh berhenti di pusat kota. Ia harus hadir, dirasakan dan memberi manfaat hingga ke pelosok negeri, termasuk wilayah terluar Kabupaten Siak.
Pesan itulah yang dibawa dalam Ekspedisi Merah Putih Presisi Polda Riau–Polres Siak bertema “Menjelajah Sudut Negeri Bumi Lancang Kuning” yang digelar di Kampung Teluk Lanus, Kecamatan Sungai Apit, Kabupaten Siak, Rabu (5/8/2026), dalam rangka menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dipimpin Kapolres Siak AKBP Sepuh Ade Irsyam Siregar, S.H., S.I.K., M.H., kegiatan tersebut bukan sekadar seremonial. Ekspedisi ini membawa pesan kuat tentang lingkungan, kesejahteraan, nasionalisme, keamanan dan kedekatan negara dengan masyarakat di wilayah terluar.
Rombongan menempuh perjalanan menggunakan speed boat dari Kampung Penyengat menuju Teluk Lanus. Setibanya di lokasi, kegiatan langsung diarahkan pada aksi nyata melalui penyerahan 1.000 bibit mangrove dan penanaman bersama masyarakat di kawasan perairan pantai sekitar dermaga Teluk Lanus.
Penanaman tersebut menjadi simbol penting. Mangrove bukan hanya tanaman, tetapi benteng alami yang menjaga pesisir, ekosistem dan keberlangsungan mata pencaharian masyarakat.
Kapolres Siak mengingatkan masyarakat agar tidak membiarkan kerusakan lingkungan berlangsung tanpa kepedulian.
«“Mari sama-sama kita rawat dan jaga kelestarian lingkungan. Apabila ada yang ingin merusaknya, kita tegur. Jika setelah ditegur masih melakukan perusakan, laporkan kepada perangkat desa dan kepolisian.”»
Kapolres juga menegaskan bahwa berkurangnya kawasan mangrove harus menjadi peringatan bersama agar masyarakat dan seluruh pemangku kepentingan bergerak melakukan pelestarian.
“Ini sebuah warning bagi kita bersama bahwa mangrove kita sudah berkurang. Mari kita lestarikan kembali,” tegasnya.
Merah Putih Hadir dari Rumah ke Rumah
Semangat kemerdekaan kemudian diwujudkan melalui pembagian dan pemasangan bendera Merah Putih bersama masyarakat. Kapolres dan rombongan menyambangi rumah warga sekaligus menyerahkan bantuan sembako kepada masyarakat.
Bantuan diberikan secara simbolis kepada tiga keluarga warga Kampung Teluk Lanus. Paket sembako yang disalurkan meliputi beras, gula, minyak goreng, sarden, teh, sirup, tepung terigu, kue kaleng dan susu.
Kehadiran aparat di tengah masyarakat menjadi gambaran bahwa kemerdekaan tidak hanya dirayakan melalui upacara dan pengibaran bendera, tetapi juga melalui kepedulian dan gotong royong.
Polri Dorong Kesehatan dan Kemandirian Masyarakat
Ekspedisi juga menghadirkan pelayanan pemeriksaan kesehatan gratis yang dilaksanakan Sidokkes Polres Siak bekerja sama dengan Puskesmas Sungai Apit.
Di sektor pendidikan, Kapolres Siak bersama Ketua Bhayangkari Cabang Siak Ny. Dilla Sepuh Siregar menyerahkan bantuan perlengkapan sekolah kepada siswa-siswi SMP Negeri 7 Teluk Lanus.
Sementara untuk mendukung aktivitas masyarakat, disalurkan berbagai bantuan produktif, antara lain 50 cangkul, 5 unit sprayer pertanian, 2 angkong dan 5 mesin ketinting untuk nelayan.
Bantuan juga diberikan dalam bidang olahraga berupa 10 bola kaki dan 10 bola voli.
Langkah tersebut menunjukkan bahwa semangat kemerdekaan diarahkan untuk memperkuat kemampuan masyarakat agar lebih mandiri dan produktif.
Negara Harus Hadir, Masyarakat Harus Dilibatkan
Plh Wadir Binmas Polda Riau AKBP Efri Yarnuri, S.H., M.Si., mengatakan kelestarian lingkungan memiliki hubungan langsung dengan keberlangsungan kehidupan masyarakat.
Ia menyoroti kondisi ekosistem yang mulai terganggu dan berdampak terhadap mata pencaharian masyarakat, khususnya petani dan masyarakat pesisir.
“Melalui penanaman bibit mangrove, mari kita lestarikan kembali lingkungan. Jika mangrove tetap utuh, masyarakat juga yang akan menikmati manfaatnya,” ujarnya.
Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, khususnya di wilayah Kampung Teluk Lanus.
Menjaga Lingkungan, Menjaga Masa Depan
Dalam pertemuan bersama masyarakat, Kapolres Siak turut mengingatkan pentingnya menjaga satwa dilindungi, termasuk harimau, serta mengajak masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi konflik dengan satwa liar.
Pesan yang dibangun sederhana namun mendasar: alam harus dijaga, masyarakat harus dilindungi, dan keamanan merupakan tanggung jawab bersama.
Ekspedisi Merah Putih Presisi juga menjadi ruang membangun komunikasi antara Polri, TNI, pemerintah daerah, tokoh masyarakat, tokoh agama, pemuda dan warga.
Camat Sungai Apit, Penghulu Kampung Teluk Lanus, Danramil, perangkat kampung serta berbagai unsur masyarakat turut hadir dalam kegiatan tersebut.
Kemerdekaan yang Menjangkau Pelosok Negeri
Ekspedisi Merah Putih Presisi Polda Riau–Polres Siak pada akhirnya bukan sekadar perjalanan menuju wilayah terluar.
Ia merupakan pesan bahwa negara tidak boleh berjarak dengan rakyatnya.
Di Teluk Lanus, Merah Putih tidak hanya dikibarkan. Ia diterjemahkan dalam bentuk penanaman mangrove, bantuan untuk masyarakat, pelayanan kesehatan, dukungan pendidikan, perlengkapan usaha, olahraga dan penguatan keamanan.
Inilah wajah kemerdekaan yang sesungguhnya: ketika rasa memiliki terhadap Indonesia tumbuh bersama kepedulian terhadap sesama dan lingkungan.
Melalui semangat “Menjelajah Sudut Negeri Bumi Lancang Kuning”, Polda Riau dan Polres Siak menegaskan komitmen untuk terus hadir di wilayah Tertinggal, Terdepan dan Terluar (3T), mengonsolidasikan kamtibmas, membantu persoalan masyarakat serta menjaga kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian.
Kegiatan berlangsung aman, lancar dan kondusif hingga rombongan meninggalkan Kampung Teluk Lanus untuk kembali ke Kampung Penyengat.
Merah Putih berkibar. Mangrove ditanam. Masyarakat disapa.Karena kemerdekaan akan semakin bermakna ketika kehadiran negara benar-benar dirasakan hingga sudut negeri.
🇮🇩 Melindungi Tuah, Menjaga Marwah. 🇮🇩













Komentar