Bukan Sekadar Seremonial, Barisan Gajah Nasional (BGN) Indonesia Resmi Dideklarasikan di Pekanbaru Usung Gerakan “1 Jiwa 1 Pohon”

- Penulis

Kamis, 13 Agustus 2026 - 11:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Fokus peristiwa News.Com| PEKANBARU

Menyongsong Hari Kemerdekaan Republik Indonesia, suasana di Cafe Aren’ta Domas, Pekanbaru, terasa berbeda, Rabu (12/8). Bukan sekadar kumpul biasa, tempat berkonsep alam dan budaya ini menjadi saksi lahirnya Barisan Gajah Nasional (BGN) Indonesia, sebuah gerakan moral untuk menyelamatkan hutan dan alam Nusantara.
Deklarasi ini diinisiasi oleh Ketua BGN Indonesia, Roy Manulang, bersama para pembina, di antaranya Herbet Ginting dan Hermanto Romora. Hadir pula Owner Cafe Aren’ta Domas, Patar Sitanggang, yang langsung ikut ambil bagian dalam aksi nyata penanaman pohon di sekitar lokasi acara.
Roy Manulang menegaskan, BGN Indonesia hadir dari keresahan melihat kondisi hutan yang semakin rusak. Menurutnya, sudah saatnya masyarakat berhenti hanya melempar kritik kepada pemerintah dan mulai mengambil peran nyata.
“Hari ini kami deklarasikan BGN Indonesia. Kami ajak semua elemen—mulai dari lembaga keagamaan, ormas pemuda, paguyuban, hingga para pengusaha—untuk bergerak menanam pohon. Ini jauh lebih berimbang daripada kita hanya menunggu pemerintah bekerja sendirian lalu mengkritik tanpa aksi,” ujar Roy.
Ia menambahkan, BGN Indonesia fokus tidak hanya pada penghijauan, tetapi juga siap mengawal dan melawan berbagai hal yang mengancam keberlanjutan alam.
Senada dengan itu, Pembina BGN Indonesia, Herbet Ginting, menilai bahwa meski TNI, Polri, and pemerintah telah bahu-membahu menjaga alam, laju kerusakan hutan masih mengkhawatirkan.
“Menjelati momentum kemerdekaan Indonesia, mari kita bersatu padu bersama pemerintah, TNI, and Polri untuk menghijaukan kembali alam kita. Gerakan ini kami harapkan dimulai dari kesadaran sederhana: 1 jiwa 1 pohon,” ajak Herbet.
Sementara itu, Pembina BGN lainnya, Hermanto Romora, mengapresiasi sambutan hangat dari para pelaku usaha lokal yang langsung mendukung gerakan ini. Langkah awal di Cafe Aren’ta Domas, sebutnya, akan menjadi pemantik bagi pengusaha lain, khususnya korporasi yang aktivitas bisnisnya bersinggungan langsung dengan hutan alam.
“Target kami jelas, ke depan para pengusaha besar yang menghabiskan hutan alam Indonesia juga harus dirangkul untuk ikut bertanggung jawab memulihkan lingkungan,” tegas Hermanto.
Sebagai langkah lanjutan pascadeklarasi, BGN Indonesia berencana menggelar audiensi maraton ke berbagai instansi terkait, seperti BKSDA, aparat penegak hukum, hingga TNI-Polri. Langkah ini diambil untuk menyikapi maraknya alih fungsi hutan lindung dan hutan gundul di Riau maupun wilayah Sumatera lainnya, guna mengantisipasi ancaman bencana alam di masa depan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Follow WhatsApp Channel fokusperistiwanews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wujudkan Transparansi Informasi, LPKA Tenggarong Berikan Kemudahan Akses Data Pemasyarakatan bagi Anak Binaan
BEM KRISTIANI SELURUH INDONESIA DUKUNG PENUH KAPOLRI JEN POL. SUYUDI ARIO SETO UNTUK MENGUSUT TUNTAS DUGAAN PENYADAPAN TERHADAP PRESIDEN PRABOWO SUBIANTO
Libatkan 115 Klub, Liga 3 PSSI Lombok Timur 2026 Berakhir dengan Kejayaan Pumice Stone Kotaraja
CEGAH PEREDARAN BARANG TERLARANG, LPKA TENGGARONG GELAR RAZIA KAMAR HUNIAN ANAK BINAAN
SPBU 14-293-640 diduga adanya aktivitas penyelewengan minyak bbm subsidi dari pihak SPBU ke Mafia minyak. Di duga adanya pembiaran dari Kapolres Kuantan singigi dan di duga adanya setoran ke Kapolres dan kasat lantas polres kuantan Singingi.
Taktik permainan kotor antara bos gudang ilegal BBM dan Polsek Kandis Petapahan KM 2: Gudang Tertutup di Kandis Jadi Sorotan
Dukung Pendidikan Anak Binaan, LPKA Tenggarong Gelar Kegiatan Belajar Mengajar Paket A dan B
Pastikan Layanan Pendidikan Prima, LPKA Tenggarong Fasilitasi Tes Kompetensi Akademik bagi Anak Binaan
Berita ini 29 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 10:16 WIB

Wujudkan Transparansi Informasi, LPKA Tenggarong Berikan Kemudahan Akses Data Pemasyarakatan bagi Anak Binaan

Selasa, 3 November 2026 - 17:15 WIB

BEM KRISTIANI SELURUH INDONESIA DUKUNG PENUH KAPOLRI JEN POL. SUYUDI ARIO SETO UNTUK MENGUSUT TUNTAS DUGAAN PENYADAPAN TERHADAP PRESIDEN PRABOWO SUBIANTO

Selasa, 3 November 2026 - 13:03 WIB

Libatkan 115 Klub, Liga 3 PSSI Lombok Timur 2026 Berakhir dengan Kejayaan Pumice Stone Kotaraja

Selasa, 3 November 2026 - 09:45 WIB

CEGAH PEREDARAN BARANG TERLARANG, LPKA TENGGARONG GELAR RAZIA KAMAR HUNIAN ANAK BINAAN

Senin, 2 November 2026 - 18:12 WIB

Taktik permainan kotor antara bos gudang ilegal BBM dan Polsek Kandis Petapahan KM 2: Gudang Tertutup di Kandis Jadi Sorotan

Berita Terbaru