Fokusperistiwanews.com – LOMBOK TIMUR — Haul ke-24 TGH Lalu Muhammad Rais Mustafa Halba di Dusun Sekerek, Desa Sakra, Lombok Timur, Rabu (16/9/2026), menjadi momentum bagi masyarakat untuk kembali mengingat kiprah dan keteladanan ulama yang telah membimbing umat.
Bupati Lombok Timur H. Haerul Warisin yang hadir dalam kegiatan tersebut mengajak jamaah menjadikan peringatan haul sebagai kesempatan untuk meneruskan nilai-nilai yang diwariskan almarhum. Menurutnya, penghormatan kepada ulama tidak hanya diwujudkan dengan mengenang sosoknya, tetapi juga dengan menjalankan pesan-pesan kebaikan yang pernah disampaikan.
Haerul menuturkan bahwa TGH Lalu Muhammad Rais Mustafa Halba dikenal sebagai pribadi yang rendah hati serta tekun dalam memberikan pengajaran kepada masyarakat. Karakter tersebut dinilai patut dijadikan contoh dalam kehidupan bermasyarakat.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Bupati juga mengingatkan jamaah bahwa ajaran para Tuan Guru pada dasarnya mengarahkan umat untuk menjalankan kehidupan sesuai tuntunan agama dan meneladani Rasulullah SAW.
“Jangan sampai kita hanya mengingat beliau ketika haul. Nilai yang beliau ajarkan harus tetap kita bawa dan diamalkan,” kata Haerul.
Usai menyampaikan pesan keagamaan, Bupati kemudian mengungkapkan perkembangan rencana pembangunan yang menjadi perhatian warga Sakra. Pemerintah Kabupaten Lombok Timur memastikan ruas jalan Sakra-Pengonong masuk dalam agenda penanganan infrastruktur.
Haerul menyampaikan bahwa pekerjaan ruas jalan tersebut direncanakan dimulai pada Oktober 2026. Ia meminta masyarakat tidak khawatir dan tetap memberikan waktu kepada pemerintah untuk melaksanakan pembangunan berdasarkan tahapan yang tersedia.
“Insyaallah bulan depan mulai dikerjakan. Kami minta masyarakat bersabar karena pelaksanaannya dilakukan bertahap,” ujarnya.
Pemkab Lombok Timur memandang akses jalan sebagai salah satu komponen penting dalam menunjang aktivitas masyarakat. Kondisi jalan yang lebih baik diharapkan mampu memperlancar mobilitas penduduk, distribusi barang serta mendukung kegiatan ekonomi di kawasan Sakra dan wilayah sekitarnya.
Pembangunan tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah menjalankan visi Lombok Timur Sejahtera, Maju, Adil, Religius, dan Transparan atau SMART yang menjadi arah pembangunan dalam RPJMD 2025-2029.
Tidak berhenti pada agenda keagamaan dan pembangunan, kegiatan haul juga diisi dengan kepedulian sosial. Bupati Lombok Timur menyerahkan bantuan kepada anak yatim piatu dan warga lanjut usia yang hadir dalam kegiatan tersebut.
Melalui momentum tersebut, masyarakat tidak hanya diajak menjaga nilai-nilai yang ditinggalkan ulama, tetapi juga memperkuat semangat kebersamaan serta kepedulian terhadap sesama.(red)














Komentar