Wakapolda Riau Hadiri Pembukaan Pacu Jalur Kuansing 2026, SF Hariyanto Tekankan Kelestarian Sungai Kuantan

- Penulis

Rabu, 19 Agustus 2026 - 09:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Fokus peristiwa News.Com| TELUK KUANTAN

Wakapolda Riau Brigjen Pol Hengki Haryadi menghadiri pembukaan Festival Pacu Jalur Tradisional Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) 2026 yang digelar di Taman Jalur Teluk Kuantan, Rabu (19/8/2026) pagi.

Pembukaan festival budaya yang menjadi salah satu ikon pariwisata Riau tersebut turut dihadiri Plt Gubernur Riau SF Hariyanto, Danrem, Plt Bupati Kuantan Singingi, Forkopimda Kuansing, jajaran pejabat utama Polda Riau, Kapolres Kuansing, tokoh masyarakat, ninik mamak, alim ulama, cerdik pandai, para atlet pacu jalur serta masyarakat.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Festival Pacu Jalur tahun ini kembali menjadi momentum penting bagi Kuansing. Tradisi yang telah mengakar kuat dalam kehidupan masyarakat Kuantan Singingi tersebut kini semakin dikenal luas, bahkan mendapat perhatian hingga tingkat internasional.

Dalam arahannya sekaligus membuka Festival Pacu Jalur KEN 2026, Plt Gubernur Riau SF Hariyanto menyampaikan bahwa semakin besarnya popularitas Pacu Jalur harus diikuti dengan peningkatan kualitas penyelenggaraan serta upaya menjaga kelestarian budaya dan lingkungan.

“Semakin besar nama Pacu Jalur, semakin besar pula tanggung jawab kita untuk menjaganya,” ujar SF Hariyanto.

Menurutnya, pemerintah tidak boleh berhenti pada upaya memperkenalkan Pacu Jalur sebagai atraksi budaya. Perhelatan tersebut harus mampu memberikan dampak nyata terhadap masyarakat, mulai dari sektor pariwisata, ekonomi hingga konektivitas wilayah.

SF Hariyanto mengatakan, dukungan pemerintah pusat terhadap peningkatan jalan nasional menuju kawasan Kuansing menjadi bagian penting dalam mendorong aksesibilitas daerah.

“Kita percaya, ketika konektivitas semakin baik, wisatawan semakin mudah datang, distribusi barang semakin lancar, investasi semakin terbuka, dan pada akhirnya roda perekonomian masyarakat akan semakin tumbuh,” katanya.

Namun, di balik semakin terkenalnya Pacu Jalur, SF Hariyanto menegaskan terdapat hal yang tidak kalah penting untuk dijaga, yakni Sungai Kuantan yang menjadi arena utama tradisi tersebut.

“Sungai Kuantan adalah gelanggang Pacu Jalur. Tetapi lebih dari itu, sungai ini adalah bagian dari kehidupan masyarakat. Sungai menjadi sumber penghidupan, sumber ekonomi, dan bagian penting dari identitas masyarakat Kuantan Singingi,” tegasnya.

SF Hariyanto juga memberikan apresiasi kepada Kapolda Riau, Wakapolda Riau, Kapolres Kuansing, pemerintah daerah serta seluruh masyarakat yang selama ini bersama-sama melakukan penertiban aktivitas pertambangan tanpa izin (PETI) dan menjaga kelestarian Sungai Kuantan.

Ia menekankan, menjaga sungai bukan semata-mata menjadi tugas pemerintah maupun kepolisian, tetapi merupakan tanggung jawab seluruh elemen masyarakat.

“Jangan sampai Pacu Jalurnya kita banggakan, tetapi sungai yang menjadi tempat berlangsungnya tradisi dan sumber kehidupan masyarakat justru kita biarkan rusak,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, pembukaan festival ditandai dengan pemukulan gong oleh Plt Gubernur Riau SF Hariyanto, dilanjutkan dengan tari massal dan rangkaian kegiatan pembukaan lainnya.

Kehadiran jajaran Polda Riau dalam kegiatan tersebut sekaligus menunjukkan dukungan terhadap pelestarian budaya lokal, pengembangan pariwisata serta terciptanya situasi keamanan dan ketertiban selama berlangsungnya Festival Pacu Jalur Tradisional Kuansing 2026.

Festival Pacu Jalur dijadwalkan berlangsung hingga 23 Agustus 2026 dan menjadi magnet bagi masyarakat serta wisatawan untuk menyaksikan secara langsung tradisi pacu jalur yang menjadi kebanggaan masyarakat Kuantan Singingi.

Follow WhatsApp Channel fokusperistiwanews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pantau Pertumbuhan Jagung, Bhabinkamtibmas Polsek Ujung Batu Dorong Perawatan dan Penanganan Hama
Dukung Swasembada Pangan, Polsek Bangko Panen 1,5 Ton Jagung di Pekaitan
Hari Kedelapan Operasi Patuh Lancang Kuning 2026, Kapolda dan Dirlantas Riau Pantau Strong Point Pagi di Bundaran Keris
Polda Riau Kembangkan Model Pemulihan Korban Kekerasan Perempuan Berbasis Ekonomi Kreatif
Perangi Berita Bohong dari Lingkungan Masyarakat, Wakapolda NTB Ajak Warga Bijak Bermedia Sosial
Hari Keenam Ops Patuh Lancang Kuning 2026, Satgas Preventif Kedepankan Edukasi Humanis di Pasar Sail
Kapolres Sijunjung Subuh Keliling, Pererat Silaturahmi dan Serap Aspirasi Warga
Pangdam XIX/Tuanku Tambusai Pererat Silaturahmi Melalui Pertandingan Tenis Persahabatan
Berita ini 2 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 09:10 WIB

Pantau Pertumbuhan Jagung, Bhabinkamtibmas Polsek Ujung Batu Dorong Perawatan dan Penanganan Hama

Senin, 2 November 2026 - 12:01 WIB

Dukung Swasembada Pangan, Polsek Bangko Panen 1,5 Ton Jagung di Pekaitan

Senin, 2 November 2026 - 02:23 WIB

Hari Kedelapan Operasi Patuh Lancang Kuning 2026, Kapolda dan Dirlantas Riau Pantau Strong Point Pagi di Bundaran Keris

Minggu, 1 November 2026 - 07:04 WIB

Polda Riau Kembangkan Model Pemulihan Korban Kekerasan Perempuan Berbasis Ekonomi Kreatif

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 14:00 WIB

Perangi Berita Bohong dari Lingkungan Masyarakat, Wakapolda NTB Ajak Warga Bijak Bermedia Sosial

Berita Terbaru