Fokusperistiwanews.com – LOMBOK TIMUR — Bupati Lombok Timur H. Haerul Warisin mengajak masyarakat menjadikan momentum keagamaan sebagai penguat kepedulian terhadap sesama. Hal itu disampaikannya dalam peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang digelar bersamaan dengan pelepasan jamaah umroh Lombok Timur SMART di Pendopo Bupati, Kamis (3/9/2026).
Kegiatan yang diinisiasi TP PKK Kabupaten Lombok Timur itu turut menjadi ruang bagi Bupati menyampaikan sejumlah arahan, mulai dari pesan kepada jamaah yang akan berangkat ke Tanah Suci hingga persoalan bantuan sosial dan penggunaan teknologi.
Haerul meminta para jamaah menjadikan perjalanan umroh sebagai sarana memperdalam keimanan. Ia menekankan pentingnya menata niat sebelum berangkat agar seluruh ibadah dilakukan dengan hati yang bersih dan semata-mata mengharap ridha Allah SWT.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Selama menjalankan ibadah, jamaah diminta menggunakan kesempatan di Tanah Suci untuk memperbanyak amalan. Doa, zikir dan shalat sunnah diharapkan mendapat porsi lebih banyak, termasuk mendoakan masyarakat Lombok Timur agar diberikan kemudahan, kemajuan dan kesejahteraan.
Bupati juga meluruskan soal pembiayaan keberangkatan jamaah. Ia menegaskan bahwa program tersebut tidak menggunakan anggaran pendapatan dan belanja daerah. Biaya keberangkatan mendapat bantuan dari seorang dermawan.
Sebagai bentuk penghargaan, Haerul meminta jamaah turut mendoakan pihak yang telah memberikan bantuan. Ia juga menyampaikan peluang bagi pemerintah daerah untuk mengembangkan program pemberangkatan umroh bagi warga berprestasi maupun masyarakat yang dinilai telah memberikan pengabdian besar kepada daerah.
Selain agenda keagamaan, Haerul menaruh perhatian pada persoalan validitas data penerima bantuan sosial. Kepala Dinas Sosial diminta menindaklanjuti laporan masyarakat yang keberatan terhadap klasifikasi desil yang tercantum dalam basis data bantuan.
Menurutnya, verifikasi harus dilakukan agar kondisi riil masyarakat tidak berbeda dengan data administrasi yang menjadi dasar penyaluran program. Bila ditemukan ketidaktepatan, data tersebut harus diperbaiki dan disampaikan kepada Kementerian Sosial untuk ditindaklanjuti.
Haerul menilai langkah tersebut penting untuk mencegah bantuan pemerintah salah sasaran sekaligus memastikan warga yang benar-benar membutuhkan tetap memperoleh haknya.
Pada kesempatan itu, masyarakat juga diingatkan agar semakin bijak menggunakan perangkat digital. Kemajuan teknologi hendaknya diarahkan untuk menunjang aktivitas yang produktif dan memberikan manfaat.
Ia mengingatkan agar telepon seluler tidak menjadi pintu masuk bagi aktivitas yang merusak, khususnya judi online. Masyarakat diminta menjaga diri dan keluarga dari kebiasaan tersebut karena dapat membawa dampak buruk terhadap kehidupan ekonomi maupun sosial.
Menutup kegiatan, Bupati mengajak masyarakat mempertahankan budaya silaturahmi dan gotong royong. Menurutnya, kegiatan keagamaan seperti Maulid Nabi dapat menjadi sarana mempererat hubungan antarwarga sekaligus membangun kedekatan antara pemerintah dan masyarakat.
Acara tersebut turut dihadiri jajaran pimpinan OPD Kabupaten Lombok Timur, unsur Kementerian Agama, serta jamaah yang mengikuti program umroh Lombok Timur SMART.(red)














Komentar