SPBU 14.293.6112 JADI SARANG MAFIA BBM SUBSIDI, meneger SPBU (Syarial) bekerja sama dengan mafia pelangsir BBM bersubsidi MAK ITAM.DIduga di bekingi oleh oknum TNI,

- Penulis

Senin, 14 September 2026 - 05:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Fokus peristiwa News.Com| INDRAGIRI HULU, RIAU

Praktik pelangsiran BBM bersubsidi dalam skala besar di salah satu SPBU 14.293.6112 sering terjadi karena di bekingi oknum TNI dn oknum polisi.

Aktivitas kendaraan angkutan dan dugaan distribusi BBM dalam jumlah besar memunculkan pertanyaan serius: apakah SPBU tersebut hanya melayani masyarakat, atau justru menjadi titik utama jaringan mafia BBM subsidi?

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Informasi yang beredar menyebut adanya dugaan big bos pelangsir yang mengatur aliran BBM dari SPBU menuju sejumlah pemain atau penampung yang disebut-sebut MAK ITAM. Dugaan ini tentu perlu dibuktikan melalui penyelidikan dan pemeriksaan aparat penegak hukum.

Yang lebih mengusik perhatian, muncul pula dugaan adanya bekingan oknum TNI yang disebut membuat aktivitas tersebut seolah sulit tersentuh hukum. Jika benar, siapa yang memberikan perlindungan? Dan jika tidak benar, aparat tentu memiliki ruang untuk membantah sekaligus mengungkap fakta sebenarnya.

Lalu, di mana aparat setempat?
Masyarakat meminta kepolisian, TNI, serta instansi terkait turun langsung melakukan pemeriksaan dan investigasi secara terbuka. Jangan sampai BBM yang seharusnya dinikmati masyarakat justru diduga diputar oleh segelintir pihak demi keuntungan pribadi.

Publik berhak mendapatkan jawaban: siapa pemainnya, siapa penampungnya, bagaimana alurnya, dan apakah ada pihak yang melindungi aktivitas tersebut?

Apakah aparat tidak sanggup mengusutnya, atau justru ada kekuatan besar di balik aktivitas SPBU tersebut? Pertanyaan ini harus dijawab dengan data, pemeriksaan lapangan, dan penegakan hukum, bukan sekadar pembiaran.

Masyarakat mendesak: usut tuntas dugaan mafia BBM subsidi. Jika terbukti melanggar hukum, tindak siapa pun yang terlibat—tanpa pandang bulu dan tanpa melihat jabatan maupun seragam.

Follow WhatsApp Channel fokusperistiwanews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tingkatkan Profesionalisme Pegawai, PDAM Lombok Timur Fokus Benahi Kualitas Pelayanan Masyarakat
Konflik Kepentingan & Gaji Fiktif Terbongkar, MAUNG Riau Minta Kejati & Polda Riau Turun Menyelidiki!
Waspada Penipuan Berkedok Umrah, Haerul Fahmi Ungkap Ketimpangan Jumlah Travel Resmi
SPBU 14.275.564 di batang kariang masih bebas beraktifitas Bekerjasama dengan mafia pelangsir dan diduga APH memfasilitasi mafia penimbun BBM subsidi,sangat jelas aktifitas tersebut sangat dilarang keras oleh kapolri yang baru,diduga SPBU tersebut kebal hukum sehingga aktivitas aman sampai saat ini.
Diduga Masih Edarkan Narkoba Di Wilayah Desa Petani” Kades Rasikun Minta Warga Bantu Informasi Giat UJ cs Agar Segera Ditindak Tegas
Sambut Hari Bhakti Kemenimipas ke-2, LPKA Tenggarong Gelar Bersih-Bersih Lingkungan
Dari Solidaritas Menuju Pengabdian, URC KOTI MPC Pemuda Pancasila Pekanbaru Tebar Kepedulian Lewat Jumat Berkah
‎DIDUGA TIPU DAYA KORBAN DENGAN MODAL PENGAKUAN KONTRAKTOR BESAR, RZ DILAPORKAN KE POLSEK KULIM, PUBLIK TUNGGU KETEGASAN PENYIDIK
Berita ini 6 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 13:01 WIB

Tingkatkan Profesionalisme Pegawai, PDAM Lombok Timur Fokus Benahi Kualitas Pelayanan Masyarakat

Jumat, 6 November 2026 - 12:52 WIB

Konflik Kepentingan & Gaji Fiktif Terbongkar, MAUNG Riau Minta Kejati & Polda Riau Turun Menyelidiki!

Jumat, 6 November 2026 - 12:20 WIB

Waspada Penipuan Berkedok Umrah, Haerul Fahmi Ungkap Ketimpangan Jumlah Travel Resmi

Jumat, 6 November 2026 - 12:08 WIB

SPBU 14.275.564 di batang kariang masih bebas beraktifitas Bekerjasama dengan mafia pelangsir dan diduga APH memfasilitasi mafia penimbun BBM subsidi,sangat jelas aktifitas tersebut sangat dilarang keras oleh kapolri yang baru,diduga SPBU tersebut kebal hukum sehingga aktivitas aman sampai saat ini.

Jumat, 6 November 2026 - 07:23 WIB

Sambut Hari Bhakti Kemenimipas ke-2, LPKA Tenggarong Gelar Bersih-Bersih Lingkungan

Berita Terbaru