Warga Kuansing Minta Polres dan BNN Segera Sapu Bersih Rakit Narkoba di Teberau Panjang

- Penulis

Jumat, 25 September 2026 - 10:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Fokus peristiwa News.Com| KUANTAN SINGINGI, RIAU

Praktik peredaran dan penyalahgunaan narkotika yang diduga terjadi di sebuah kawasan aktivitas rakit aliran sungai Desa Teberau Panjang kian meresahkan warga. Berdasarkan informasi dan laporan dari masyarakat setempat, aktivitas rakit yang di maksud itu pernah di tindak oleh Polsek setempat karena merusak saluran perairan irigasi. Kini aktivitas rakit terpantau kembali aktif,di duga pemilik rakit dan pekerja Masi sama, akibat rusaknya perairan irigasi mengakibatkan aliran irigasi tidak berfungsi ke ladang ladang ladang yang ada di teberau panjang. Ternyata tidak hanya satu rakit yang berada di ujung area tersebut kini area itu juga beralih fungsi menjadi sarang tempat mengonsumsi barang haram tersebut.

Lokasi rakit ilegal ini terletak di kawasan Desa Teberau Panjang, Kecamatan Gunung Toar, Kabupaten Kuantan Singingi, Provinsi Riau. Secara spesifik, rakit tersebut berada di posisi paling ujung pada jalan yang mengarah ke wilayah Duta, tidak jauh dari area peron yang terletak dekat simpang tiga, Jalan Gunung Toar.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut keterangan dari sumber di lapangan, aktivitas terlarang ini dikendalikan oleh oknum warga setempat. Rakit tersebut diketahui milik seorang pria berinisial A, sedangkan operasional dan pengurusan di lokasi diduga kuat dikelola oleh seorang berinisial D. Lebih memprihatinkan, narkoba yang dikonsumsi di tempat tersebut diduga sengaja dijatah langsung oleh sang pemilik rakit kepada para pekerja yang datang.

Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran besar di tengah masyarakat Desa Teberau Panjang. Selain merusak generasi muda, aktivitas ilegal ini dinilai mencoreng marwah desa dan mengancam keamanan serta ketertiban lingkungan (Kamtibmas).

Menyikapi hal tersebut, perwakilan warga dan elemen masyarakat mendesak keras Aparat Penegak Hukum (APH), khususnya jajaran Polres Kuantan Singingi dan Polsek setempat, serta Badan Narkotika Nasional (BNN) untuk segera turun tangan.

Masyarakat meminta pihak kepolisian segera melakukan penggerebekan, menangkap para pelaku dan penyedia tempat, serta menutup total rakit ilegal yang dijadikan sarang narkoba tersebut demi mengembalikan ketenteraman di Desa Teberau Panjang.

Follow WhatsApp Channel fokusperistiwanews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tingkatkan Profesionalisme Pegawai, PDAM Lombok Timur Fokus Benahi Kualitas Pelayanan Masyarakat
Konflik Kepentingan & Gaji Fiktif Terbongkar, MAUNG Riau Minta Kejati & Polda Riau Turun Menyelidiki!
Waspada Penipuan Berkedok Umrah, Haerul Fahmi Ungkap Ketimpangan Jumlah Travel Resmi
SPBU 14.275.564 di batang kariang masih bebas beraktifitas Bekerjasama dengan mafia pelangsir dan diduga APH memfasilitasi mafia penimbun BBM subsidi,sangat jelas aktifitas tersebut sangat dilarang keras oleh kapolri yang baru,diduga SPBU tersebut kebal hukum sehingga aktivitas aman sampai saat ini.
Diduga Masih Edarkan Narkoba Di Wilayah Desa Petani” Kades Rasikun Minta Warga Bantu Informasi Giat UJ cs Agar Segera Ditindak Tegas
Sambut Hari Bhakti Kemenimipas ke-2, LPKA Tenggarong Gelar Bersih-Bersih Lingkungan
Dari Solidaritas Menuju Pengabdian, URC KOTI MPC Pemuda Pancasila Pekanbaru Tebar Kepedulian Lewat Jumat Berkah
‎DIDUGA TIPU DAYA KORBAN DENGAN MODAL PENGAKUAN KONTRAKTOR BESAR, RZ DILAPORKAN KE POLSEK KULIM, PUBLIK TUNGGU KETEGASAN PENYIDIK
Berita ini 8 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 13:01 WIB

Tingkatkan Profesionalisme Pegawai, PDAM Lombok Timur Fokus Benahi Kualitas Pelayanan Masyarakat

Jumat, 6 November 2026 - 12:52 WIB

Konflik Kepentingan & Gaji Fiktif Terbongkar, MAUNG Riau Minta Kejati & Polda Riau Turun Menyelidiki!

Jumat, 6 November 2026 - 12:20 WIB

Waspada Penipuan Berkedok Umrah, Haerul Fahmi Ungkap Ketimpangan Jumlah Travel Resmi

Jumat, 6 November 2026 - 12:08 WIB

SPBU 14.275.564 di batang kariang masih bebas beraktifitas Bekerjasama dengan mafia pelangsir dan diduga APH memfasilitasi mafia penimbun BBM subsidi,sangat jelas aktifitas tersebut sangat dilarang keras oleh kapolri yang baru,diduga SPBU tersebut kebal hukum sehingga aktivitas aman sampai saat ini.

Jumat, 6 November 2026 - 10:23 WIB

Diduga Masih Edarkan Narkoba Di Wilayah Desa Petani” Kades Rasikun Minta Warga Bantu Informasi Giat UJ cs Agar Segera Ditindak Tegas

Berita Terbaru