Mulai Oktober, RSUD Soedjono Selong Dorong Pasien Poli Ambil Antrean via Mobile JKN

- Penulis

Kamis, 1 Oktober 2026 - 12:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Fokusperistiwanews.com – LOMBOK TIMUR – RSUD dr. R. Soedjono Selong mulai mendorong perubahan kebiasaan pasien dalam mengakses layanan poliklinik rawat jalan. Sejak 1 Oktober 2026, masyarakat yang memiliki jadwal pemeriksaan diarahkan menggunakan aplikasi Mobile JKN untuk memperoleh nomor antrean.

Pemanfaatan layanan tersebut memungkinkan pasien melakukan proses antrean sebelum berangkat ke rumah sakit. Nomor antrean dapat diambil lebih awal, hingga tujuh hari sebelum waktu kunjungan yang telah ditentukan.

Dengan mekanisme ini, pasien tidak perlu menjadikan kedatangan ke rumah sakit sebagai tahap awal untuk mendapatkan antrean. Proses tersebut bisa dilakukan melalui ponsel, sehingga waktu kunjungan dapat dipersiapkan dengan lebih baik.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kabag Humas RSUD dr. R. Soedjono Selong, Muksan Efendi, S.Kep., MM, menyampaikan bahwa penerapan Mobile JKN merupakan bagian dari pembaruan layanan di rumah sakit. Digitalisasi dinilai dapat membantu memperbaiki pengaturan antrean sekaligus memberikan pilihan pelayanan yang lebih praktis bagi masyarakat.

Pasien yang telah memperoleh nomor antrean juga dapat menyesuaikan waktu kedatangan dengan jadwal pelayanan. Hal ini diharapkan membuat aktivitas di layanan rawat jalan berlangsung lebih tertata.

Di sisi lain, rumah sakit menyadari bahwa penggunaan aplikasi belum tentu mudah bagi seluruh pasien. Terutama bagi masyarakat yang belum pernah menggunakan Mobile JKN atau belum mempunyai akun.

Untuk mengatasi persoalan tersebut, RSUD dr. R. Soedjono Selong menyediakan petugas pendamping Mobile JKN. Petugas tersebut dapat membantu masyarakat yang membutuhkan bantuan, mulai dari proses membuat akun hingga memahami tahapan pengambilan nomor antrean.

Pendampingan juga ditujukan bagi pasien yang sudah terdaftar tetapi masih mengalami kendala ketika menggunakan aplikasi. Dengan demikian, penerapan sistem baru tidak hanya mengandalkan kemampuan pasien dalam mengoperasikan layanan digital secara mandiri.

Muksan menegaskan bahwa transformasi pelayanan tersebut tetap mengutamakan kemudahan masyarakat. Pasien yang belum memahami penggunaan Mobile JKN dipersilakan meminta arahan kepada petugas yang telah disiapkan di rumah sakit.

Seiring penerapan berjalan, pasien diharapkan semakin terbiasa memanfaatkan layanan digital untuk kebutuhan kunjungan rawat jalan. Sementara bagi rumah sakit, sistem antrean berbasis aplikasi diharapkan dapat membantu mengatur alur pasien secara lebih efektif.

RSUD dr. R. Soedjono Selong kemudian mengingatkan masyarakat yang akan menjalani pemeriksaan di poliklinik agar memanfaatkan Mobile JKN sebelum datang. Bagi pasien yang belum memiliki akun maupun masih kesulitan menggunakan aplikasi, bantuan petugas tetap tersedia.

Penggunaan antrean digital tersebut menjadi salah satu langkah rumah sakit dalam mengembangkan pelayanan kesehatan yang menyesuaikan perkembangan teknologi, tanpa mengesampingkan pendampingan langsung bagi pasien yang membutuhkan.(red)

Follow WhatsApp Channel fokusperistiwanews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tingkatkan Profesionalisme Pegawai, PDAM Lombok Timur Fokus Benahi Kualitas Pelayanan Masyarakat
Konflik Kepentingan & Gaji Fiktif Terbongkar, MAUNG Riau Minta Kejati & Polda Riau Turun Menyelidiki!
Waspada Penipuan Berkedok Umrah, Haerul Fahmi Ungkap Ketimpangan Jumlah Travel Resmi
SPBU 14.275.564 di batang kariang masih bebas beraktifitas Bekerjasama dengan mafia pelangsir dan diduga APH memfasilitasi mafia penimbun BBM subsidi,sangat jelas aktifitas tersebut sangat dilarang keras oleh kapolri yang baru,diduga SPBU tersebut kebal hukum sehingga aktivitas aman sampai saat ini.
Diduga Masih Edarkan Narkoba Di Wilayah Desa Petani” Kades Rasikun Minta Warga Bantu Informasi Giat UJ cs Agar Segera Ditindak Tegas
Sambut Hari Bhakti Kemenimipas ke-2, LPKA Tenggarong Gelar Bersih-Bersih Lingkungan
Dari Solidaritas Menuju Pengabdian, URC KOTI MPC Pemuda Pancasila Pekanbaru Tebar Kepedulian Lewat Jumat Berkah
‎DIDUGA TIPU DAYA KORBAN DENGAN MODAL PENGAKUAN KONTRAKTOR BESAR, RZ DILAPORKAN KE POLSEK KULIM, PUBLIK TUNGGU KETEGASAN PENYIDIK
Berita ini 2 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 13:01 WIB

Tingkatkan Profesionalisme Pegawai, PDAM Lombok Timur Fokus Benahi Kualitas Pelayanan Masyarakat

Jumat, 6 November 2026 - 12:52 WIB

Konflik Kepentingan & Gaji Fiktif Terbongkar, MAUNG Riau Minta Kejati & Polda Riau Turun Menyelidiki!

Jumat, 6 November 2026 - 12:20 WIB

Waspada Penipuan Berkedok Umrah, Haerul Fahmi Ungkap Ketimpangan Jumlah Travel Resmi

Jumat, 6 November 2026 - 12:08 WIB

SPBU 14.275.564 di batang kariang masih bebas beraktifitas Bekerjasama dengan mafia pelangsir dan diduga APH memfasilitasi mafia penimbun BBM subsidi,sangat jelas aktifitas tersebut sangat dilarang keras oleh kapolri yang baru,diduga SPBU tersebut kebal hukum sehingga aktivitas aman sampai saat ini.

Jumat, 6 November 2026 - 07:23 WIB

Sambut Hari Bhakti Kemenimipas ke-2, LPKA Tenggarong Gelar Bersih-Bersih Lingkungan

Berita Terbaru