Demi Kelancaran MotoGP Mandalika 2026, Polda NTB Terapkan Jalur Khusus dan Siagakan 118 Shuttle

- Penulis

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 16:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Fokusperistiwanews.com – MATARAM – Polda Nusa Tenggara Barat (NTB) menyiapkan strategi pengaturan perjalanan bagi penonton MotoGP Mandalika 2026 untuk mengantisipasi kepadatan lalu lintas menuju Pertamina Mandalika International Circuit di Kabupaten Lombok Tengah. Sistem yang dirancang meliputi pemisahan jalur kedatangan, pengaturan kantong parkir, dan pengoperasian shuttle bus sebagai transportasi lanjutan menuju sirkuit.

Melalui Direktorat Lalu Lintas, kepolisian mengatur pergerakan pengunjung berdasarkan kategori tiket dan warna gelang akses. Skema tersebut diharapkan membuat distribusi kendaraan lebih merata sekaligus mengurangi potensi antrean di pintu masuk kawasan balapan.

Kabid Humas Polda NTB Kombes Pol Mohammad Kholid menekankan pentingnya persiapan perjalanan sebelum penonton berangkat. Pengunjung diminta memahami jalur yang sesuai dengan tiket masing-masing agar tidak salah arah dan menghambat pergerakan kendaraan lainnya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berdasarkan rencana yang disusun, penonton Grandstand A, B, C, dan H dengan gelang merah diarahkan dari Bundaran Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid (BIZAM) menuju Bypass BIL–Mandalika. Setelah melewati jalur tersebut, kendaraan menuju area Parkir Timur atau Awang. Penonton kemudian dapat menggunakan shuttle bus untuk mencapai grandstand yang dituju.

Sementara itu, pemegang tiket Grandstand E dan G dengan gelang biru harus mengikuti akses perjalanan serta lokasi parkir yang telah ditetapkan untuk kelompok mereka. Arahan petugas di lapangan menjadi acuan agar penonton tetap berada pada jalur yang sesuai.

Berbeda dengan kelompok lainnya, penonton Grandstand I, J, dan K yang mengenakan gelang hijau diarahkan melewati jalur Sengkol dari Bundaran BIZAM. Mereka selanjutnya menuju area parkir di sekitar Hotel Pullman Mandalika sebelum meneruskan perjalanan ke sirkuit dengan shuttle.

Untuk melayani perpindahan penonton, sebanyak 118 kendaraan dialokasikan dalam sistem transportasi MotoGP Mandalika 2026. Armada tersebut mencakup 60 bus sedang yang melayani Gate 1, 22 bus sedang untuk Gate 2, dan 32 bus sedang untuk Gate 3. Empat kendaraan Hiace turut disediakan bagi layanan B360.

Selain menyiapkan sarana angkutan, Polda NTB akan mengerahkan personel untuk memantau arus kendaraan di sejumlah titik strategis. Pengawasan mencakup persimpangan menuju Mandalika, akses keluar-masuk area parkir, serta jalur operasional shuttle bus.

Kombes Pol Mohammad Kholid mengingatkan bahwa pengunjung harus mengikuti ketentuan parkir dan tidak membawa kendaraan ke area yang tidak disediakan bagi parkir umum. Kendaraan yang berhenti sembarangan berpotensi menghambat lalu lintas, terutama ketika mobilitas penonton meningkat.

Karena itu, masyarakat disarankan mengatur waktu keberangkatan lebih awal, memastikan kategori tiket sebelum memasuki jalur perjalanan, dan menggunakan fasilitas transportasi yang tersedia. Pengunjung juga diimbau memantau pemberitahuan resmi karena pengaturan lalu lintas dapat berubah menyesuaikan kondisi di lapangan.

Polda NTB berharap skema akses dan dukungan transportasi tersebut mampu menciptakan arus kedatangan yang lebih tertib selama MotoGP Mandalika 2026. Kepatuhan penonton terhadap arahan petugas diharapkan turut menjaga keamanan, kenyamanan, dan kelancaran mobilitas masyarakat di kawasan Mandalika.(red)

Follow WhatsApp Channel fokusperistiwanews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tingkatkan Profesionalisme Pegawai, PDAM Lombok Timur Fokus Benahi Kualitas Pelayanan Masyarakat
Konflik Kepentingan & Gaji Fiktif Terbongkar, MAUNG Riau Minta Kejati & Polda Riau Turun Menyelidiki!
Waspada Penipuan Berkedok Umrah, Haerul Fahmi Ungkap Ketimpangan Jumlah Travel Resmi
SPBU 14.275.564 di batang kariang masih bebas beraktifitas Bekerjasama dengan mafia pelangsir dan diduga APH memfasilitasi mafia penimbun BBM subsidi,sangat jelas aktifitas tersebut sangat dilarang keras oleh kapolri yang baru,diduga SPBU tersebut kebal hukum sehingga aktivitas aman sampai saat ini.
Diduga Masih Edarkan Narkoba Di Wilayah Desa Petani” Kades Rasikun Minta Warga Bantu Informasi Giat UJ cs Agar Segera Ditindak Tegas
Sambut Hari Bhakti Kemenimipas ke-2, LPKA Tenggarong Gelar Bersih-Bersih Lingkungan
Dari Solidaritas Menuju Pengabdian, URC KOTI MPC Pemuda Pancasila Pekanbaru Tebar Kepedulian Lewat Jumat Berkah
‎DIDUGA TIPU DAYA KORBAN DENGAN MODAL PENGAKUAN KONTRAKTOR BESAR, RZ DILAPORKAN KE POLSEK KULIM, PUBLIK TUNGGU KETEGASAN PENYIDIK
Berita ini 10 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 13:01 WIB

Tingkatkan Profesionalisme Pegawai, PDAM Lombok Timur Fokus Benahi Kualitas Pelayanan Masyarakat

Jumat, 6 November 2026 - 12:52 WIB

Konflik Kepentingan & Gaji Fiktif Terbongkar, MAUNG Riau Minta Kejati & Polda Riau Turun Menyelidiki!

Jumat, 6 November 2026 - 12:20 WIB

Waspada Penipuan Berkedok Umrah, Haerul Fahmi Ungkap Ketimpangan Jumlah Travel Resmi

Jumat, 6 November 2026 - 12:08 WIB

SPBU 14.275.564 di batang kariang masih bebas beraktifitas Bekerjasama dengan mafia pelangsir dan diduga APH memfasilitasi mafia penimbun BBM subsidi,sangat jelas aktifitas tersebut sangat dilarang keras oleh kapolri yang baru,diduga SPBU tersebut kebal hukum sehingga aktivitas aman sampai saat ini.

Jumat, 6 November 2026 - 07:23 WIB

Sambut Hari Bhakti Kemenimipas ke-2, LPKA Tenggarong Gelar Bersih-Bersih Lingkungan

Berita Terbaru