Fokusperistiwanews.com – LOMBOK TIMUR – Untuk memastikan peringatan Hultah ke-91 Madrasah Nahdlatul Wathan Diniyah Islamiyah (NWDI) berlangsung tanpa gangguan, Polres Lombok Timur mengerahkan 220 personel dalam pengamanan Pawai Alegoris di Pondok Pesantren Syaikh Zainuddin NW Anjani, Kecamatan Suralaga, Sabtu (10/10/2026).
Pengamanan tersebut turut menyasar kelancaran transportasi di sekitar kawasan kegiatan. Kepolisian mengantisipasi peningkatan mobilitas kendaraan yang berpotensi terjadi seiring kehadiran peserta dan masyarakat yang mengikuti perayaan tahunan tersebut.
Satuan Lalu Lintas Polres Lombok Timur melakukan pengaturan sejak pukul 10.00 Wita. Tiga titik yang menjadi fokus penjagaan meliputi Simpang Empat Rempung, Simpang Empat Lenek, dan Simpang Tiga Batuyang.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Pada setiap lokasi, petugas membantu mengarahkan kendaraan dan memastikan pengguna jalan mengikuti ketentuan yang berlaku. Pengaturan ini dilakukan untuk mengurangi kemungkinan terjadinya antrean panjang serta menjaga akses masyarakat tetap dapat dilalui selama pawai berlangsung.
Kasi Humas Polres Lombok Timur, Iptu Lalu Rusmaladi, menyampaikan bahwa kesiapan personel merupakan bagian dari upaya kepolisian menjaga keamanan sekaligus memberikan pelayanan kepada masyarakat. Dukungan warga dan kepatuhan pengendara juga dibutuhkan agar pengaturan di lapangan berjalan efektif.
Ia mengingatkan masyarakat supaya mengutamakan keselamatan saat berkendara, menaati aturan lalu lintas, dan mengikuti petunjuk petugas yang berjaga. Kepolisian turut mengapresiasi kerja sama masyarakat dalam mendukung kelancaran kegiatan.
Selama pelaksanaan pawai, arus kendaraan di lokasi pengaturan dilaporkan dalam kondisi ramai lancar dan terkendali. Situasi keamanan di sekitar Pondok Pesantren Syaikh Zainuddin NW Anjani juga tetap kondusif hingga rangkaian pengamanan berakhir.
Dengan pengamanan tersebut, kepolisian berupaya menjaga agar kegiatan peringatan Hultah NWDI ke-91 dapat berjalan tertib tanpa mengganggu aktivitas warga dan pengguna jalan lainnya secara berarti.(red)














Komentar