Fokusperistiwanews.com – LOMBOK TENGAH – Pengamanan penyelenggaraan Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 tidak hanya berfokus pada pengaturan arus penonton, tetapi juga pada upaya mencegah masuknya benda berbahaya ke dalam Sirkuit Mandalika. Untuk mendukung langkah tersebut, Polda Nusa Tenggara Barat (NTB) memanfaatkan sejumlah perangkat deteksi di pintu masuk kawasan balap.
Pemeriksaan berlangsung di Gate 2 Sirkuit Mandalika pada Sabtu (10/10/2026). Personel yang tergabung dalam Operasi Mandalika Rinjani 2026 melakukan pengecekan tiket sekaligus mengawasi barang bawaan pengunjung yang hendak memasuki area kegiatan.
Tiga perangkat disiagakan untuk menunjang proses pengamanan, yakni mobil X-Ray, X-Ray Scanner, dan security door (Secdoor). Penggunaan alat tersebut membantu petugas melakukan pemeriksaan sesuai karakteristik dan fungsi masing-masing perangkat.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Melalui X-Ray Scanner, petugas dapat mengamati isi tas dari citra yang dihasilkan mesin pemindai. Sementara itu, Secdoor digunakan untuk mendeteksi keberadaan logam pada orang yang melewati pintu pemeriksaan. Indikasi yang ditemukan dapat ditindaklanjuti dengan pengecekan lebih lanjut oleh petugas.
Mobil X-Ray turut ditempatkan sebagai bagian dari dukungan sarana keamanan di lokasi. Kombinasi perangkat tersebut diharapkan memperkuat upaya pencegahan sekaligus membantu petugas mengidentifikasi potensi risiko sebelum pengunjung memasuki area sirkuit.
Kabid Humas Polda NTB, Kombes Pol. Mohammad Kholid, S.I.K., M.M., menyampaikan bahwa pemeriksaan merupakan bagian dari upaya menjaga keamanan selama berlangsungnya ajang balap internasional tersebut.
Ia mengingatkan penonton agar mempersiapkan tiket sebelum tiba di pintu masuk dan tidak membawa barang yang dilarang. Pengunjung juga diminta mematuhi instruksi petugas agar seluruh rangkaian pemeriksaan dapat berjalan lancar.
Selain itu, masyarakat diimbau segera melaporkan kepada personel di lokasi apabila menjumpai benda yang mencurigakan atau membutuhkan pertolongan.
Polda NTB berharap penerapan pemeriksaan dengan dukungan teknologi ini dapat membantu menjaga keamanan dan ketertiban selama MotoGP Mandalika 2026. Kerja sama antara petugas dan pengunjung menjadi bagian penting dalam memastikan kegiatan berlangsung dengan aman dan nyaman.(red)














Komentar