Kapolda Banten Temui Dua Ulama Pandeglang, Bangun Sinergi untuk Jaga Stabilitas Daerah

- Penulis

Kamis, 15 Oktober 2026 - 19:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Fokusperistiwanews.com – SERANG – Upaya menciptakan keamanan yang berkelanjutan di Provinsi Banten terus diperkuat melalui pendekatan kemasyarakatan. Kapolda Banten Irjen Pol Hendra Kurniawan menyambangi dua ulama terkemuka di Kabupaten Pandeglang, Abuya Muhtadi dan Abuya Murtadlo, dalam agenda silaturahmi pada Selasa (13/10/2026).

Kunjungan tersebut menyasar kediaman kedua ulama di Kampung Cidahu Lebak, Desa Tanagara, Kecamatan Cadasari, Kabupaten Pandeglang. Kapolda hadir bersama pejabat utama Polda Banten dan sejumlah pejabat dari Polres Pandeglang.

Pertemuan ini menjadi ruang untuk mempererat hubungan antara institusi kepolisian dan pemuka agama. Dalam kesempatan tersebut, Hendra turut menyampaikan permohonan doa restu serta mengharapkan petunjuk dan nasihat dari para ulama guna menunjang pelaksanaan tugasnya sebagai pimpinan kepolisian di Banten.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Silaturahmi dilakukan secara berurutan, diawali dengan pertemuan bersama Abuya Muhtadi, lalu diteruskan dengan kunjungan kepada Abuya Murtadlo. Hubungan yang terjalin diharapkan dapat membuka peluang kerja sama yang lebih kuat dalam menjaga ketenteraman dan keharmonisan kehidupan masyarakat.

Kabidhumas Polda Banten Kombes Pol Maruli Ahiles Hutapea menyebut pendekatan melalui tokoh agama merupakan bagian dari upaya membangun keamanan dengan melibatkan kekuatan sosial yang ada di masyarakat.

Ia menjelaskan, ulama memiliki pengaruh penting dalam membentuk sikap masyarakat, terutama dalam menanamkan semangat persaudaraan, menyampaikan pesan perdamaian, dan mengajak warga menyikapi perbedaan secara bijaksana.

Maruli menilai, komunikasi yang terpelihara antara polisi dan ulama dapat mendukung pencegahan persoalan sosial yang berpotensi mengganggu ketertiban. Karena itu, kolaborasi dengan pemuka agama perlu dijaga agar pesan menjaga kerukunan dapat menjangkau masyarakat secara luas.

“Silaturahmi ini menjadi langkah untuk mempererat hubungan antara Polri dan para ulama. Kami menyadari bahwa dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat diperlukan sinergi serta dukungan dari seluruh elemen masyarakat. Peran ulama sangat penting dalam memberikan nasihat, menyejukkan suasana, serta mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga kerukunan dan kondusivitas wilayah,” ujar Maruli, Rabu (14/10).

Ia juga menekankan pentingnya menjaga toleransi dan rasa saling menghargai di tengah keberagaman masyarakat Banten. Menurutnya, nilai-nilai tersebut perlu terus diperkuat untuk mendorong kehidupan sosial yang damai sekaligus memelihara persatuan.

Polda Banten menyatakan akan terus membangun kemitraan dengan tokoh agama dan tokoh masyarakat melalui komunikasi yang terbuka serta pendekatan humanis. Keterlibatan berbagai pihak diharapkan dapat mendukung pelaksanaan tugas kepolisian sekaligus menumbuhkan kepedulian bersama terhadap keamanan lingkungan.

Melalui langkah tersebut, Polda Banten menargetkan terwujudnya hubungan yang semakin erat dengan masyarakat. Kolaborasi antara kepolisian, ulama, dan elemen masyarakat diharapkan menjadi salah satu penopang terjaganya situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang kondusif di seluruh wilayah Banten.(red)

Follow WhatsApp Channel fokusperistiwanews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tingkatkan Profesionalisme Pegawai, PDAM Lombok Timur Fokus Benahi Kualitas Pelayanan Masyarakat
Konflik Kepentingan & Gaji Fiktif Terbongkar, MAUNG Riau Minta Kejati & Polda Riau Turun Menyelidiki!
Waspada Penipuan Berkedok Umrah, Haerul Fahmi Ungkap Ketimpangan Jumlah Travel Resmi
SPBU 14.275.564 di batang kariang masih bebas beraktifitas Bekerjasama dengan mafia pelangsir dan diduga APH memfasilitasi mafia penimbun BBM subsidi,sangat jelas aktifitas tersebut sangat dilarang keras oleh kapolri yang baru,diduga SPBU tersebut kebal hukum sehingga aktivitas aman sampai saat ini.
Diduga Masih Edarkan Narkoba Di Wilayah Desa Petani” Kades Rasikun Minta Warga Bantu Informasi Giat UJ cs Agar Segera Ditindak Tegas
Sambut Hari Bhakti Kemenimipas ke-2, LPKA Tenggarong Gelar Bersih-Bersih Lingkungan
Dari Solidaritas Menuju Pengabdian, URC KOTI MPC Pemuda Pancasila Pekanbaru Tebar Kepedulian Lewat Jumat Berkah
‎DIDUGA TIPU DAYA KORBAN DENGAN MODAL PENGAKUAN KONTRAKTOR BESAR, RZ DILAPORKAN KE POLSEK KULIM, PUBLIK TUNGGU KETEGASAN PENYIDIK
Berita ini 9 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 13:01 WIB

Tingkatkan Profesionalisme Pegawai, PDAM Lombok Timur Fokus Benahi Kualitas Pelayanan Masyarakat

Jumat, 6 November 2026 - 12:52 WIB

Konflik Kepentingan & Gaji Fiktif Terbongkar, MAUNG Riau Minta Kejati & Polda Riau Turun Menyelidiki!

Jumat, 6 November 2026 - 12:20 WIB

Waspada Penipuan Berkedok Umrah, Haerul Fahmi Ungkap Ketimpangan Jumlah Travel Resmi

Jumat, 6 November 2026 - 12:08 WIB

SPBU 14.275.564 di batang kariang masih bebas beraktifitas Bekerjasama dengan mafia pelangsir dan diduga APH memfasilitasi mafia penimbun BBM subsidi,sangat jelas aktifitas tersebut sangat dilarang keras oleh kapolri yang baru,diduga SPBU tersebut kebal hukum sehingga aktivitas aman sampai saat ini.

Jumat, 6 November 2026 - 07:23 WIB

Sambut Hari Bhakti Kemenimipas ke-2, LPKA Tenggarong Gelar Bersih-Bersih Lingkungan

Berita Terbaru