Pria 55 Tahun Ditemukan Meninggal di Kos Pringgabaya, Penyebab Kematian Belum Terungkap

- Penulis

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 13:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Fokusperistiwanews.com – LOMBOK TIMUR – Seorang pria bernama Sadat Samanhudi, 55 tahun, ditemukan meninggal dunia di kamar kos di Dusun Sandubaya Timur, Desa Labuhan Lombok, Kecamatan Pringgabaya, Kabupaten Lombok Timur, pada Kamis sekitar pukul 13.40 Wita. Hingga penanganan awal oleh kepolisian, penyebab kematian pria yang bekerja sebagai wiraswasta tersebut belum diketahui secara pasti.

Terungkapnya peristiwa itu bermula ketika keluarga korban menghubungi Haji Saleh dan memintanya mengecek keadaan Sadat. Haji Saleh kemudian berangkat ke tempat kos korban bersama Muakmar untuk memastikan kondisi yang bersangkutan.

Saat keduanya tiba di kamar, Sadat ditemukan sudah meninggal dunia dalam posisi terlentang dengan kedua tangan berada di atas. Korban saat itu mengenakan sarung tanpa baju.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebelum ditemukan meninggal, Sadat diketahui sempat mengunjungi rumah Karyadi sekitar pukul 12.30 Wita. Dalam kunjungan yang berlangsung sekitar 10 menit tersebut, korban beristirahat sekaligus menyampaikan keluhan sakit kepala.

Setelah itu, Sadat berpamitan untuk pulang dengan alasan hendak menunaikan salat dan beristirahat. Warga juga sempat melihat korban membeli nasi di warung yang berada di depan tempat kosnya.

Setelah penemuan jasad tersebut, korban dibawa ke rumah saudaranya, Muammar, di Dusun Kampung Banjar, Desa Labuhan Lombok.

Keluarga menyatakan menerima kejadian itu sebagai musibah dan menduga Sadat meninggal akibat sakit. Mereka juga secara tertulis menyampaikan penolakan terhadap autopsi serta tidak bersedia membawa jenazah ke Puskesmas Labuhan Lombok untuk menjalani pemeriksaan luar.

Menurut keterangan keluarga dan warga setempat, korban tidak diketahui memiliki riwayat penyakit tertentu. Kendati demikian, informasi itu belum dapat memastikan penyebab kematian karena tidak dilakukan pemeriksaan medis lanjutan.

Kapolres Lombok Timur melalui P.S. Kasi Humas Polres Lombok Timur, Iptu Lalu Rusmaladi, menjelaskan bahwa aparat Polsek Pringgabaya telah mendatangi lokasi setelah menerima informasi kejadian.

Petugas melakukan pemeriksaan tempat kejadian perkara (TKP), mengumpulkan keterangan dari para saksi, menyusun laporan, dan menyampaikan hasil penanganan kepada pimpinan.

Dari keterangan yang diperoleh, Sadat diperkirakan meninggal dunia setelah waktu salat Zuhur. Namun, perkiraan tersebut hanya didasarkan pada informasi yang dihimpun di lapangan dan bukan hasil pemeriksaan medis untuk menentukan waktu kematian.

Rusmaladi mengajak masyarakat untuk menyikapi peristiwa tersebut dengan tenang dan tidak menyebarkan dugaan yang belum terverifikasi. Ia juga mengingatkan warga agar terus menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di lingkungan masing-masing.

Polisi telah melakukan langkah awal dengan mengecek lokasi dan meminta keterangan saksi. Sementara itu, penyebab pasti kematian Sadat masih belum dapat dipastikan karena keluarga menolak autopsi dan pemeriksaan luar terhadap jenazah.(red)

Follow WhatsApp Channel fokusperistiwanews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tingkatkan Profesionalisme Pegawai, PDAM Lombok Timur Fokus Benahi Kualitas Pelayanan Masyarakat
Konflik Kepentingan & Gaji Fiktif Terbongkar, MAUNG Riau Minta Kejati & Polda Riau Turun Menyelidiki!
Waspada Penipuan Berkedok Umrah, Haerul Fahmi Ungkap Ketimpangan Jumlah Travel Resmi
SPBU 14.275.564 di batang kariang masih bebas beraktifitas Bekerjasama dengan mafia pelangsir dan diduga APH memfasilitasi mafia penimbun BBM subsidi,sangat jelas aktifitas tersebut sangat dilarang keras oleh kapolri yang baru,diduga SPBU tersebut kebal hukum sehingga aktivitas aman sampai saat ini.
Diduga Masih Edarkan Narkoba Di Wilayah Desa Petani” Kades Rasikun Minta Warga Bantu Informasi Giat UJ cs Agar Segera Ditindak Tegas
Sambut Hari Bhakti Kemenimipas ke-2, LPKA Tenggarong Gelar Bersih-Bersih Lingkungan
Dari Solidaritas Menuju Pengabdian, URC KOTI MPC Pemuda Pancasila Pekanbaru Tebar Kepedulian Lewat Jumat Berkah
‎DIDUGA TIPU DAYA KORBAN DENGAN MODAL PENGAKUAN KONTRAKTOR BESAR, RZ DILAPORKAN KE POLSEK KULIM, PUBLIK TUNGGU KETEGASAN PENYIDIK
Berita ini 15 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 13:01 WIB

Tingkatkan Profesionalisme Pegawai, PDAM Lombok Timur Fokus Benahi Kualitas Pelayanan Masyarakat

Jumat, 6 November 2026 - 12:52 WIB

Konflik Kepentingan & Gaji Fiktif Terbongkar, MAUNG Riau Minta Kejati & Polda Riau Turun Menyelidiki!

Jumat, 6 November 2026 - 12:20 WIB

Waspada Penipuan Berkedok Umrah, Haerul Fahmi Ungkap Ketimpangan Jumlah Travel Resmi

Jumat, 6 November 2026 - 12:08 WIB

SPBU 14.275.564 di batang kariang masih bebas beraktifitas Bekerjasama dengan mafia pelangsir dan diduga APH memfasilitasi mafia penimbun BBM subsidi,sangat jelas aktifitas tersebut sangat dilarang keras oleh kapolri yang baru,diduga SPBU tersebut kebal hukum sehingga aktivitas aman sampai saat ini.

Jumat, 6 November 2026 - 07:23 WIB

Sambut Hari Bhakti Kemenimipas ke-2, LPKA Tenggarong Gelar Bersih-Bersih Lingkungan

Berita Terbaru