Inklusi Keuangan Lombok Timur Makin Luas, TPAKD Kembali Raih Penghargaan Nasional

- Penulis

Jumat, 23 Oktober 2026 - 07:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Fokusperistiwanews.com – LOMBOK TIMUR – Pemerintah Kabupaten Lombok Timur kembali mencatatkan prestasi dalam pengembangan akses layanan keuangan masyarakat. Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Lombok Timur berhasil mempertahankan posisi terbaik di kawasan Nusa Tenggara, Maluku, dan Papua pada ajang TPAKD Award 2026.

Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Bupati Lombok Timur, H. Haerul Warisin, saat menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) TPAKD 2026 di Jakarta, Kamis (22/10/2026).

Capaian ini didukung oleh pendekatan pemerintah daerah yang mengembangkan akses keuangan melalui berbagai sektor. Mulai dari penyediaan modal bagi pelaku usaha, pengenalan produk keuangan syariah di pondok pesantren, hingga pembentukan kebiasaan menabung di kalangan pelajar.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Di sektor ekonomi produktif, Pemkab Lombok Timur menjalankan program Lotim Berkembang sebagai alternatif pembiayaan bagi masyarakat. Program Lombok Timur Berantas Rentenir melalui Kredit Tanpa Bunga tersebut mulai dilaksanakan pada 2020 untuk membantu peternak dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) mendapatkan modal dengan skema tanpa bunga.

Program ini telah menjangkau 14.564 debitur dengan total pembiayaan lebih dari Rp170 miliar. Pemerintah daerah mengalokasikan subsidi yang nilainya melampaui Rp5,944 miliar untuk mendukung keberlangsungan kredit tersebut.

Penyaluran pembiayaan dilakukan melalui kolaborasi dengan BRI, BNI, BCA, dan Pegadaian. Kerja sama tersebut diperkuat dengan pendampingan usaha dari tahap awal hingga pengembangan. Dalam pelaksanaannya, rasio kredit bermasalah atau non-performing loan (NPL) tercatat sekitar 1,03 persen.

Perluasan akses finansial juga dilakukan melalui program Ekosistem Pondok Pesantren Inklusi Keuangan Syariah (EPIKS). Inisiatif ini menghadirkan layanan keuangan syariah ke lingkungan pesantren, dengan produk yang mencakup pembukaan rekening, gadai, cicilan emas, serta tabungan emas.

Sementara itu, program Satu Pelajar Satu Rekening (KEJAR) menjadi bagian dari upaya memperkenalkan pengelolaan keuangan kepada generasi muda. Di Lombok Timur, jumlah rekening pelajar telah mencapai 325.620 rekening dengan total tabungan lebih dari Rp77 miliar.

Besarnya jangkauan program tersebut menunjukkan bahwa pengembangan inklusi keuangan di Lombok Timur tidak hanya berorientasi pada akses permodalan. Edukasi keuangan dan pengenalan layanan perbankan juga menjadi perhatian untuk membangun kebiasaan finansial yang lebih baik sejak dini.

Dalam Rakornas TPAKD 2026, Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pentingnya membuka kesempatan yang lebih luas bagi masyarakat untuk menggunakan layanan keuangan. Menurut arah kebijakan yang disampaikan, petani, nelayan, pelaku UMKM, dan keluarga di berbagai pelosok perlu memperoleh peluang untuk meningkatkan kapasitas ekonomi dan kesejahteraan.

Presiden juga mengapresiasi penyaluran kredit rakyat yang telah mencapai sekitar Rp53 triliun dan dimanfaatkan oleh dua juta penerima. Pemerintah menargetkan nilai penyaluran hingga Rp400 triliun pada tahun mendatang, dengan sasaran sekitar 28 juta keluarga.

Dalam agenda nasional tersebut, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) turut meluncurkan Roadmap TPAKD 2026–2030. Peta jalan ini diharapkan menjadi acuan dalam memperkuat literasi keuangan dan memperluas jangkauan layanan finansial di berbagai daerah.

Bagi Lombok Timur, penghargaan yang kembali diraih menjadi dorongan untuk menjaga kesinambungan program sekaligus memperluas manfaatnya. Keberhasilan tersebut selanjutnya perlu diikuti dengan penguatan pendampingan, pengelolaan risiko pembiayaan, serta peningkatan pemahaman masyarakat agar akses keuangan dapat memberikan dampak berkelanjutan bagi perekonomian daerah.(red)

Follow WhatsApp Channel fokusperistiwanews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tingkatkan Profesionalisme Pegawai, PDAM Lombok Timur Fokus Benahi Kualitas Pelayanan Masyarakat
Konflik Kepentingan & Gaji Fiktif Terbongkar, MAUNG Riau Minta Kejati & Polda Riau Turun Menyelidiki!
Waspada Penipuan Berkedok Umrah, Haerul Fahmi Ungkap Ketimpangan Jumlah Travel Resmi
SPBU 14.275.564 di batang kariang masih bebas beraktifitas Bekerjasama dengan mafia pelangsir dan diduga APH memfasilitasi mafia penimbun BBM subsidi,sangat jelas aktifitas tersebut sangat dilarang keras oleh kapolri yang baru,diduga SPBU tersebut kebal hukum sehingga aktivitas aman sampai saat ini.
Diduga Masih Edarkan Narkoba Di Wilayah Desa Petani” Kades Rasikun Minta Warga Bantu Informasi Giat UJ cs Agar Segera Ditindak Tegas
Sambut Hari Bhakti Kemenimipas ke-2, LPKA Tenggarong Gelar Bersih-Bersih Lingkungan
Dari Solidaritas Menuju Pengabdian, URC KOTI MPC Pemuda Pancasila Pekanbaru Tebar Kepedulian Lewat Jumat Berkah
‎DIDUGA TIPU DAYA KORBAN DENGAN MODAL PENGAKUAN KONTRAKTOR BESAR, RZ DILAPORKAN KE POLSEK KULIM, PUBLIK TUNGGU KETEGASAN PENYIDIK
Berita ini 2 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 13:01 WIB

Tingkatkan Profesionalisme Pegawai, PDAM Lombok Timur Fokus Benahi Kualitas Pelayanan Masyarakat

Jumat, 6 November 2026 - 12:52 WIB

Konflik Kepentingan & Gaji Fiktif Terbongkar, MAUNG Riau Minta Kejati & Polda Riau Turun Menyelidiki!

Jumat, 6 November 2026 - 12:20 WIB

Waspada Penipuan Berkedok Umrah, Haerul Fahmi Ungkap Ketimpangan Jumlah Travel Resmi

Jumat, 6 November 2026 - 12:08 WIB

SPBU 14.275.564 di batang kariang masih bebas beraktifitas Bekerjasama dengan mafia pelangsir dan diduga APH memfasilitasi mafia penimbun BBM subsidi,sangat jelas aktifitas tersebut sangat dilarang keras oleh kapolri yang baru,diduga SPBU tersebut kebal hukum sehingga aktivitas aman sampai saat ini.

Jumat, 6 November 2026 - 07:23 WIB

Sambut Hari Bhakti Kemenimipas ke-2, LPKA Tenggarong Gelar Bersih-Bersih Lingkungan

Berita Terbaru