Diduga Dibekingi Oknum TNI Aktif, Polres Kampar Enggan Tindak Pelanggaran di SPBU 14.284.684

- Penulis

Selasa, 11 Agustus 2026 - 17:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Fokus peristiwa News.Com| KAMPAR

Upaya penegakan hukum terhadap dugaan penyimpangan di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) 14.284.684 di wilayah hukum Kepolisian Resor (Polres) Kampar membentur tembok tebal. Pihak kepolisian setempat diduga enggan menindaklanjuti laporan hasil investigasi media menyusul adanya keterlibatan oknum Tentara Nasional Indonesia (TNI) aktif yang membekingi operasional tempat tersebut.

Dugaan ini mencuat setelah perwakilan tim investigasi melakukan konfirmasi langsung kepada salah satu personel di Polres Kampar. Menurut keterangan dari sumber internal kepolisian tersebut, SPBU dengan nomor pemoros 14.284.684 itu dikelola atau berada di bawah perlindungan oknum TNI aktif. Kondisi ini disinyalir membuat pihak Polres Kampar tidak sanggup atau enggan mengambil tindakan tegas atas informasi dan temuan yang disampaikan oleh awak media.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tidak hanya menghadapi jalan buntu di ranah hukum, upaya jurnalistik untuk mengungkap fakta di lapangan juga diwarnai aksi premanisme. Pihak pengelola SPBU diduga kuat melakukan tindakan pengancaman dan intimidasi terhadap wartawan yang melakukan investigasi di lokasi tersebut. Tindakan ini dinilai sebagai upaya pembungkaman terhadap pers dan pelanggaran nyata terhadap Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

Hingga berita ini diturunkan, tim media masih terus berusaha meminta klarifikasi resmi dari Kapolres Kampar terkait ketidakberdayaan institusinya dalam menindak dugaan pelanggaran di SPBU tersebut. Tim juga tengah berupaya menghubungi pihak Denpom (Detasemen Polisi Militer) terkait untuk mengonfirmasi keterlibatan oknum TNI aktif sebagaimana yang dituduhkan oleh oknum Polres Kampar.

Kasus ini memicu desakan publik agar Kapolda Riau dan Pangdam setempat segera turun tangan guna mengusut tuntas adanya dugaan kongkalikong, pembekingan bisnis ilegal, serta tindakan pengancaman terhadap kerja-kerja jurnalistik di wilayah Kampar.

Follow WhatsApp Channel fokusperistiwanews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

LPKA Tenggarong dan Damkar Kukar Perkuat Sinergi Pencegahan dan Penanggulangan Kebakaran
SEKRETARIS DISDIKBUD ROHIL DI SOROTI TERLIBAT POLITIK PRAKTIS, DIDUGA MELANGGAR ATURAN PNS
Proyek Galian Jalan Ganggu Layanan Air di Lotim, Empat Pipa PDAM Terputus
Dari Silaturahmi hingga Sinergi, PDAM Lombok Timur Jaga Hubungan dengan ASDP Kayangan
Kepala LPKA Tenggarong Hadiri Rutan Bersholawat, Perkuat Silaturahmi dan Pembinaan Kerohanian
Dugaan Pelecehan terhadap Anak Berkebutuhan Khusus Dilaporkan di Sambelia
Tekan Ancaman Karhutla di Rinjani, Petugas Sisir Kawasan Camp Pendaki Sembalun
Gerbong Mutasi Polres Lombok Timur Bergerak, 10 Pejabat Resmi Menempati Posisi Baru
Berita ini 6 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 06:47 WIB

LPKA Tenggarong dan Damkar Kukar Perkuat Sinergi Pencegahan dan Penanggulangan Kebakaran

Senin, 21 September 2026 - 06:22 WIB

SEKRETARIS DISDIKBUD ROHIL DI SOROTI TERLIBAT POLITIK PRAKTIS, DIDUGA MELANGGAR ATURAN PNS

Senin, 21 September 2026 - 03:44 WIB

Proyek Galian Jalan Ganggu Layanan Air di Lotim, Empat Pipa PDAM Terputus

Senin, 21 September 2026 - 02:54 WIB

Dari Silaturahmi hingga Sinergi, PDAM Lombok Timur Jaga Hubungan dengan ASDP Kayangan

Minggu, 20 September 2026 - 16:19 WIB

Kepala LPKA Tenggarong Hadiri Rutan Bersholawat, Perkuat Silaturahmi dan Pembinaan Kerohanian

Berita Terbaru