Kelangkaan Minyak di Siak: Mabes TNI dan Polri Diminta Turun Tangan Tindak Oknum Pelaku

- Penulis

Kamis, 13 Agustus 2026 - 05:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Fokus peristiwa News.Com| SIAK

Yayasan Jaga Riau Indonesia secara resmi meminta Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia (Mabes Polri) dan Markas Besar Tentara Nasional Indonesia (Mabes TNI) untuk turun tangan menindaklanjuti dugaan keberadaan gudang penimbunan dan pengolahan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertalite oplosan berskala besar di Kecamatan Bunga Raya, Kabupaten Siak, Riau.

Ketua Umum Yayasan Jaga Riau Indonesia, Alan Pane, S.Tr.BD., S.H., CPA., menyatakan bahwa langkah ini diambil merespons keluhan berlarut-larut dari masyarakat terkait kelangkaan BBM dan maraknya kerusakan kendaraan warga yang diduga akibat penggunaan BBM oplosan. Berdasarkan informasi lapangan, gudang ilegal tersebut diduga mengolah minyak asal Jambi dengan kapasitas mencapai 60 ton per hari dan perputaran omset hingga miliaran rupiah.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Persoalan ini tidak boleh dibiarkan berlarut-larut karena berdampak langsung pada kebutuhan pokok masyarakat dan mengindikasikan adanya praktik pelanggaran hukum yang masif. Kami meminta Kapolda Riau dan Pangdam untuk segera menindak tegas jika ada oknum yang terlibat,” ujar Alan Pane dalam keterangan tertulisnya.

Selain kerugian ekonomi, investigasi internal yayasan dan laporan warga mengindikasikan adanya dugaan keterlibatan oknum aparat dalam mengamankan operasional gudang tersebut. Pemilik gudang diduga merupakan warga Bunga Raya berinisial H alias Y, sementara aktivitas ilegal ini diduga turut dibekingi oleh oknum anggota TNI berinisial TJG yang berdinas di Kodim setempat. Lokasi gudang penimbunan tersebut dilaporkan berada tepat di sebelah rumah salah satu aparat.

Masyarakat mengaku telah melaporkan masalah ini kepada pihak berwenang setempat, namun hingga kini belum ada tindakan nyata yang dirasakan oleh warga.

Menyikapi kebuntuan tersebut, Yayasan Jaga Riau Indonesia menegaskan komitmennya untuk membawa persoalan ini ke tingkat pusat. “Kami akan melakukan aksi unjuk rasa di depan Mabes Polri dan mengirimkan surat resmi kepada Panglima TNI agar ada atensi langsung dari pusat,” tegas Alan Pane.

Yayasan Jaga Riau Indonesia berharap institusi penegak hukum dapat melakukan penyelidikan secara objektif, profesional, dan transparan demi memberikan kepastian hukum serta mengembalikan hak-hak masyarakat Kabupaten Siak.

Follow WhatsApp Channel fokusperistiwanews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tingkatkan Profesionalisme Pegawai, PDAM Lombok Timur Fokus Benahi Kualitas Pelayanan Masyarakat
Konflik Kepentingan & Gaji Fiktif Terbongkar, MAUNG Riau Minta Kejati & Polda Riau Turun Menyelidiki!
Waspada Penipuan Berkedok Umrah, Haerul Fahmi Ungkap Ketimpangan Jumlah Travel Resmi
SPBU 14.275.564 di batang kariang masih bebas beraktifitas Bekerjasama dengan mafia pelangsir dan diduga APH memfasilitasi mafia penimbun BBM subsidi,sangat jelas aktifitas tersebut sangat dilarang keras oleh kapolri yang baru,diduga SPBU tersebut kebal hukum sehingga aktivitas aman sampai saat ini.
Diduga Masih Edarkan Narkoba Di Wilayah Desa Petani” Kades Rasikun Minta Warga Bantu Informasi Giat UJ cs Agar Segera Ditindak Tegas
Sambut Hari Bhakti Kemenimipas ke-2, LPKA Tenggarong Gelar Bersih-Bersih Lingkungan
Dari Solidaritas Menuju Pengabdian, URC KOTI MPC Pemuda Pancasila Pekanbaru Tebar Kepedulian Lewat Jumat Berkah
‎DIDUGA TIPU DAYA KORBAN DENGAN MODAL PENGAKUAN KONTRAKTOR BESAR, RZ DILAPORKAN KE POLSEK KULIM, PUBLIK TUNGGU KETEGASAN PENYIDIK
Berita ini 12 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 13:01 WIB

Tingkatkan Profesionalisme Pegawai, PDAM Lombok Timur Fokus Benahi Kualitas Pelayanan Masyarakat

Jumat, 6 November 2026 - 12:52 WIB

Konflik Kepentingan & Gaji Fiktif Terbongkar, MAUNG Riau Minta Kejati & Polda Riau Turun Menyelidiki!

Jumat, 6 November 2026 - 12:20 WIB

Waspada Penipuan Berkedok Umrah, Haerul Fahmi Ungkap Ketimpangan Jumlah Travel Resmi

Jumat, 6 November 2026 - 12:08 WIB

SPBU 14.275.564 di batang kariang masih bebas beraktifitas Bekerjasama dengan mafia pelangsir dan diduga APH memfasilitasi mafia penimbun BBM subsidi,sangat jelas aktifitas tersebut sangat dilarang keras oleh kapolri yang baru,diduga SPBU tersebut kebal hukum sehingga aktivitas aman sampai saat ini.

Jumat, 6 November 2026 - 07:23 WIB

Sambut Hari Bhakti Kemenimipas ke-2, LPKA Tenggarong Gelar Bersih-Bersih Lingkungan

Berita Terbaru