‎Proyek Rp17,7 Miliar di Nias Dikerjakan Asal Jadi, Bahu Jalan Retak Padahal Anggaran Fantastis.

- Penulis

Jumat, 14 Agustus 2026 - 04:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Fokus peristiwa News.Com| NIAS UTARA,

Tim media melakukan investigasi langsung ke lokasi Paket Preservasi Jalan Afia-Onozalukhu – Afulu dan Ononazara – Humene Siheneasi, Pulau Nias pada 10 Agustus 2026. Hasilnya mengejutkan.

‎Proyek preservasi jalan nasional di Pulau Nias senilai Rp.17.719.294.471 yang bersumber dari APBN (IJD) TA 2025-2026 diduga tidak sesuai harapan masyarakat. Padahal anggaran fantastis, kondisi di lapangan masih jauh dari kata layak atau dikerjakan tidak sesuai standar.

‎Adapun data sesuai papan proyek dilapangan:
‎Pekerjaan : Paket Preservasi Jalan Afia-Onozalukhu – Afulu dan Ononazara – Humene Siheneasi
‎Lokasi : Pulau Nias, Sumut
‎Panjang : 2,81 KM
‎Sumber Dana : APBN IJD TA 2025-2026
‎Pengguna Jasa : Satker Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah III Sumut
‎PPK : PPK 3.5 Prov. Sumut
‎Penyedia Jasa : PT. Karunia Sejahtera Sejati
‎Konsultan Supervisi : PT. Daksinapati Karsa Indo, PT. Seecons
‎Nilai Kontrak : Rp 17.719.294.471,00
‎Tanggal Kontrak : 24 Desember 2025
‎Masa Kerja : 180 Hari Kalender
‎Masa pemeliharaan : 365 hari kalender

‎Temuan team di lapangan :
‎1,tembok penahan kiri kanan bahu jalan retak dan plasterannya terkelupas
‎2,tembok penahan kiri kanan patah dan sudah miring
‎3,ketebalan aspal tidak sesuai hingga retak dan mulai rusak
‎4,bahan yang digunakan di duga tidak sesuai, seperti pasir laut dan batu kapur
‎5, sebagian gaji pekerja belum terbayarkan.

‎Masyarakat sangat kecewa dalam pengerjaan jalan ini, proyek ini pelecehan terhadap kami masyarakat, anggarannya 17 miliar lebih tapi hasilnya cuman begini, bahu jalan sudah hancur mungkin aspalnya bulan depan juga hancur karena sudah mulai retak, kami butuh jalan yang bagus, bahu jalan kuat, dan drainasenya rapi. Hingga 10 tahun kedepan jalan ini tidak rusak, ungkap salah satu warga yang tidak ingin disebut namanya.

‎Warga juga menyampaikan keluhan mereka tentang gaji yang belum terbayarkan, mereka sangat berharap, agar gaji kami segera dilunaskan dengan nada kekecewaan.

‎Team media meminta Balai Besar Pelaksaan Jalan Nasional Wilayah III Sumut segera turun cek fisik dan mutu pekerjaan dan Kejaksaan Negeri Nias & Polres Nias melakukan audit investigasi terhadap PT. Karunia Sejahtera Sejati.

‎”Kami akan terus kawal. Uang rakyat tidak boleh dikorupsikan dengan dalih proyek infrastruktur,” tutup Redaksi `sahabattnipolri.com`.

‎Hingga berita ini diturunkan, konfirmasi ke PPK dan kontraktor pelaksana sudah diupayakan melalui Via WhatsApp dengan nomor: 082298xxxx05 an.Team pelaksana di lapangan secara telpon maupun chatt tidak di respon,
‎…

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Follow WhatsApp Channel fokusperistiwanews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Aktivitas BBM Ilegal Naga Sakti Menggeliat Lagi, Polsek Binawidya dan Polresta Pekanbaru Di duga sengaja tutup mata
Kempu Berisi Solar di Batukuda Mancak Disorot, Dugaan Pasokan untuk Alat Berat Jadi Perhatian
Pemkot Jambi Jadikan Lombok Timur Rujukan Pengembangan Pariwisata Berbasis Potensi Lokal
2.200 Mahasiswa Baru Hamzanwadi Ikuti Pembekalan Kebijakan Publik dari Sekda Lombok Timur
Kesepakatan Damai Tercapai, Polemik Ibadah Jemaat GKPI di Rajeg Tak Berlanjut
Anak Binaan LPKA Tenggarong Tampil di Pentas Seni Erau Adat Kutai 2026
Program Revitalisasi 214 Sekolah di Lotim Diperluas, Bupati Minta Dana Dikelola Secermat Mungkin
LPKA Tenggarong dan Damkar Kukar Perkuat Sinergi Pencegahan dan Penanggulangan Kebakaran
Berita ini 10 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 16:28 WIB

Aktivitas BBM Ilegal Naga Sakti Menggeliat Lagi, Polsek Binawidya dan Polresta Pekanbaru Di duga sengaja tutup mata

Selasa, 22 September 2026 - 15:39 WIB

Kempu Berisi Solar di Batukuda Mancak Disorot, Dugaan Pasokan untuk Alat Berat Jadi Perhatian

Selasa, 22 September 2026 - 15:22 WIB

Pemkot Jambi Jadikan Lombok Timur Rujukan Pengembangan Pariwisata Berbasis Potensi Lokal

Selasa, 22 September 2026 - 14:18 WIB

2.200 Mahasiswa Baru Hamzanwadi Ikuti Pembekalan Kebijakan Publik dari Sekda Lombok Timur

Selasa, 22 September 2026 - 13:24 WIB

Kesepakatan Damai Tercapai, Polemik Ibadah Jemaat GKPI di Rajeg Tak Berlanjut

Berita Terbaru