Kapolsek Kulim Ikuti Rakor Pengendalian Karhutla di Tenayan Raya

- Penulis

Kamis, 27 Agustus 2026 - 08:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Fokus peristiwa News.Com| PEKANBARU

Kapolsek Kulim Kompol Didi Antoni, S.H., M.H. mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Aula Kantor Camat Tenayan Raya, Kamis (26/8/2026). Kegiatan tersebut menjadi langkah bersama dalam memperkuat sinergi dan kesiapsiagaan menghadapi potensi Karhutla di wilayah Kecamatan Tenayan Raya.

Rakor dihadiri unsur UPIKA Kecamatan Tenayan Raya, Camat, Danramil 07 Tenayan Raya, BPBD Kota Pekanbaru, Damkar dan Penyelamatan Kota Pekanbaru, tenaga kesehatan, Sekcam, para lurah, Bhabinkamtibmas, Babinsa, serta perwakilan perusahaan dan stakeholder yang berada di wilayah Tenayan Raya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam kesempatan tersebut, Kapolsek Kulim menekankan pentingnya kerja sama dan rasa tanggung jawab bersama antara tiga pilar, perusahaan, dan seluruh stakeholder dalam mencegah maupun menangani Karhutla.

Upaya pencegahan akan diperkuat melalui sosialisasi, patroli di wilayah rawan dan titik hotspot, pemetaan daerah rawan Karhutla, optimalisasi embung atau sumber air milik perusahaan, serta pemasangan imbauan pencegahan Karhutla. Apabila terjadi kebakaran, penanganan dan pendinginan akan dilakukan secara cepat dan bersama-sama dengan melibatkan tiga pilar serta stakeholder di sekitar lokasi.

Rakor juga membahas kesiapan sarana dan prasarana pemadaman Karhutla di sejumlah perusahaan, sebagai bentuk kesiapsiagaan apabila sewaktu-waktu terjadi kebakaran.

Sebagai tindak lanjut, disepakati pembentukan grup komunikasi Karhutla serta pengecekan langsung bersama tiga pilar terhadap kesiapan sarana dan prasarana pencegahan maupun penanganan Karhutla di perusahaan-perusahaan yang berada di Kecamatan Tenayan Raya.

Melalui rakor ini, seluruh unsur berkomitmen untuk bersama-sama mencegah, menangani, dan mengantisipasi Karhutla agar tidak meluas, sekaligus menjaga keamanan masyarakat dan kelestarian lingkungan.

Kegiatan berlangsung aman dan kondusif.

Follow WhatsApp Channel fokusperistiwanews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tingkatkan Profesionalisme Pegawai, PDAM Lombok Timur Fokus Benahi Kualitas Pelayanan Masyarakat
Konflik Kepentingan & Gaji Fiktif Terbongkar, MAUNG Riau Minta Kejati & Polda Riau Turun Menyelidiki!
Waspada Penipuan Berkedok Umrah, Haerul Fahmi Ungkap Ketimpangan Jumlah Travel Resmi
SPBU 14.275.564 di batang kariang masih bebas beraktifitas Bekerjasama dengan mafia pelangsir dan diduga APH memfasilitasi mafia penimbun BBM subsidi,sangat jelas aktifitas tersebut sangat dilarang keras oleh kapolri yang baru,diduga SPBU tersebut kebal hukum sehingga aktivitas aman sampai saat ini.
Diduga Masih Edarkan Narkoba Di Wilayah Desa Petani” Kades Rasikun Minta Warga Bantu Informasi Giat UJ cs Agar Segera Ditindak Tegas
Sambut Hari Bhakti Kemenimipas ke-2, LPKA Tenggarong Gelar Bersih-Bersih Lingkungan
Dari Solidaritas Menuju Pengabdian, URC KOTI MPC Pemuda Pancasila Pekanbaru Tebar Kepedulian Lewat Jumat Berkah
‎DIDUGA TIPU DAYA KORBAN DENGAN MODAL PENGAKUAN KONTRAKTOR BESAR, RZ DILAPORKAN KE POLSEK KULIM, PUBLIK TUNGGU KETEGASAN PENYIDIK
Berita ini 3 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 13:01 WIB

Tingkatkan Profesionalisme Pegawai, PDAM Lombok Timur Fokus Benahi Kualitas Pelayanan Masyarakat

Jumat, 6 November 2026 - 12:52 WIB

Konflik Kepentingan & Gaji Fiktif Terbongkar, MAUNG Riau Minta Kejati & Polda Riau Turun Menyelidiki!

Jumat, 6 November 2026 - 12:20 WIB

Waspada Penipuan Berkedok Umrah, Haerul Fahmi Ungkap Ketimpangan Jumlah Travel Resmi

Jumat, 6 November 2026 - 12:08 WIB

SPBU 14.275.564 di batang kariang masih bebas beraktifitas Bekerjasama dengan mafia pelangsir dan diduga APH memfasilitasi mafia penimbun BBM subsidi,sangat jelas aktifitas tersebut sangat dilarang keras oleh kapolri yang baru,diduga SPBU tersebut kebal hukum sehingga aktivitas aman sampai saat ini.

Jumat, 6 November 2026 - 07:23 WIB

Sambut Hari Bhakti Kemenimipas ke-2, LPKA Tenggarong Gelar Bersih-Bersih Lingkungan

Berita Terbaru