Fokus peristiwa News.Com| Bengkalis
Penanganan kebakaran hutan dan lahan di Desa Buluh Apo, Kecamatan Pinggir memasuki hari ketiga. Cuaca panas dan angin kencang masih menjadi kendala utama tim di lapangan.
Sabtu, 5 September 2026 pukul 10.00 WIB , sebanyak 36 personel gabungan kembali diterjunkan untuk melaksanakan pemadaman dan pendinginan. Kekuatan personel terdiri dari Polri 8 orang, TNI Koramil Mandau 2 orang, Manggala Agni Daops Dumai 10 orang, Bpbd Gabungan Kab. Bengkalis 10 orang, Mpb Desa Buluh Apo 4 orang, dan masyarakat 2 orang.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Lokasi yang ditangani masih di titik yang sama, Jl. Rokan RT 001 RW 001, Dusun Ponti Kijai. Berdasarkan verifikasi hotspot Nasa satelit Snpp tanggal 5 September 2026 pukul 02.30 WIB, titik api terdeteksi di koordinat N 1.11937 E 101.08216 dengan tingkat kepercayaan medium
Dari hasil pemantauan, luas area yang terbakar masih ± 6 Hektar semak belukar di atas lahan gambut . Dibanding hari sebelumnya, progres sudah ada. ± 1,5 Hektar dinyatakan sudah padam.
Untuk mempercepat penanganan, tim mengerahkan peralatan lebih lengkap. Di antaranya 1 unit mesin Max Tri, 1 unit mesin Vanguard, 2 unit Mini Striker, 1 rol selang 4 inci, 6 rol selang 2,5 inci, 30 rol selang 1,5 inci, dan 6 unit nozzle.
Kegiatan dimulai dengan penyisiran TKP, dilanjutkan penyemprotan dan pendinginan di titik-titik yang masih berasap. Proses berlangsung hingga pukul 16.00 WIB .
Kondisi terakhir , di lokasi masih ditemukan kepala api dan asap. Ditambah angin kencang dan cuaca panas membuat bara di lahan gambut mudah hidup kembali.
Rencana tindak lanjut , tim gabungan akan kembali melanjutkan pemadaman dan pendinginan secara bersama-sama pada esok hari.
Untuk penyebab kebakaran dan identitas pemilik lahan masih dalam
proses penyelidikan.
Editor Linda Kaffi ( BK.)
`#CegahKarhutla` `#HariKe3` `#BuluhApo` `#PolsekPinggir` `#ManggalaAgni` `#BPBD`














Komentar