Tekan Ancaman Karhutla di Rinjani, Petugas Sisir Kawasan Camp Pendaki Sembalun

- Penulis

Minggu, 20 September 2026 - 07:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Fokusperistiwa.com – LOMBOK TIMUR – Aktivitas pendakian di kawasan Gunung Rinjani mendapat pengawasan khusus menyusul potensi kebakaran yang dapat muncul dari aktivitas pengunjung. Polsek Sembalun bersama petugas Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR) Resort Sembalun turun melakukan pemantauan langsung di sejumlah titik jalur pendakian, Jumat (18/9/2026).

Pengawasan berlangsung sejak pagi hingga sore hari. Petugas menyusuri kawasan Pelawangan, termasuk area yang biasa dijadikan lokasi mendirikan tenda dan beristirahat oleh para pendaki sebelum meneruskan perjalanan.

Selain memastikan situasi tetap aman, petugas juga memberikan peringatan kepada para pendaki, porter, dan guide agar lebih memperhatikan dampak dari setiap aktivitas selama berada di kawasan konservasi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Salah satu hal yang menjadi perhatian adalah kegiatan yang menggunakan api. Pendaki yang memasak di sekitar camp diminta tidak meninggalkan sumber api tanpa pengawasan. Setelah aktivitas selesai, api dan sisa bara harus diperiksa kembali untuk memastikan tidak ada kemungkinan menjadi sumber kebakaran.

Petugas juga mengingatkan pengunjung mengenai puntung rokok. Benda yang terlihat kecil tersebut tetap berisiko apabila dibuang saat masih menyimpan bara, terutama apabila berada di sekitar material yang mudah terbakar.

Di sisi lain, persoalan sampah turut menjadi perhatian dalam patroli. Para pengguna jalur pendakian diminta membawa kembali sampah yang dihasilkan dan tidak meninggalkannya di kawasan Rinjani.

Patroli gabungan tersebut merupakan bagian dari agenda pengamanan yang berlangsung sejak 16 hingga 20 September 2026. Kegiatan dilakukan sebagai langkah antisipasi terhadap kebakaran sekaligus untuk menjaga ketertiban dan kenyamanan selama aktivitas pendakian berlangsung.

Kasihumas Polres Lombok Timur IPTU Lalu Rusmaladi mengajak seluruh pihak yang berada di kawasan Rinjani ikut mengambil bagian dalam menjaga lingkungan.

Ia menekankan bahwa tindakan pencegahan dapat dimulai dari hal sederhana, seperti mengelola penggunaan api dan tidak membuang puntung rokok sembarangan.

“Gunakan api secara bijak, pastikan api benar-benar padam setelah digunakan, dan jangan membuang puntung rokok sembarangan. Mari kita cegah Karhutla dan menjaga Rinjani tetap aman serta lestari untuk kita semua,” ujar Rusmaladi.

Polres Lombok Timur juga meminta pendaki maupun pengunjung segera menyampaikan informasi kepada petugas apabila melihat kepulan asap, titik api, atau kondisi lain yang berpotensi menimbulkan gangguan keamanan di sepanjang jalur.

Dari hasil pemantauan, situasi di kawasan pendakian selama patroli berlangsung terpantau aman dan kondusif. Tidak ditemukan adanya kejadian menonjol selama kegiatan tersebut.(red)

Follow WhatsApp Channel fokusperistiwanews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tingkatkan Profesionalisme Pegawai, PDAM Lombok Timur Fokus Benahi Kualitas Pelayanan Masyarakat
Konflik Kepentingan & Gaji Fiktif Terbongkar, MAUNG Riau Minta Kejati & Polda Riau Turun Menyelidiki!
Waspada Penipuan Berkedok Umrah, Haerul Fahmi Ungkap Ketimpangan Jumlah Travel Resmi
SPBU 14.275.564 di batang kariang masih bebas beraktifitas Bekerjasama dengan mafia pelangsir dan diduga APH memfasilitasi mafia penimbun BBM subsidi,sangat jelas aktifitas tersebut sangat dilarang keras oleh kapolri yang baru,diduga SPBU tersebut kebal hukum sehingga aktivitas aman sampai saat ini.
Diduga Masih Edarkan Narkoba Di Wilayah Desa Petani” Kades Rasikun Minta Warga Bantu Informasi Giat UJ cs Agar Segera Ditindak Tegas
Sambut Hari Bhakti Kemenimipas ke-2, LPKA Tenggarong Gelar Bersih-Bersih Lingkungan
Dari Solidaritas Menuju Pengabdian, URC KOTI MPC Pemuda Pancasila Pekanbaru Tebar Kepedulian Lewat Jumat Berkah
‎DIDUGA TIPU DAYA KORBAN DENGAN MODAL PENGAKUAN KONTRAKTOR BESAR, RZ DILAPORKAN KE POLSEK KULIM, PUBLIK TUNGGU KETEGASAN PENYIDIK
Berita ini 1 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 13:01 WIB

Tingkatkan Profesionalisme Pegawai, PDAM Lombok Timur Fokus Benahi Kualitas Pelayanan Masyarakat

Jumat, 6 November 2026 - 12:52 WIB

Konflik Kepentingan & Gaji Fiktif Terbongkar, MAUNG Riau Minta Kejati & Polda Riau Turun Menyelidiki!

Jumat, 6 November 2026 - 12:20 WIB

Waspada Penipuan Berkedok Umrah, Haerul Fahmi Ungkap Ketimpangan Jumlah Travel Resmi

Jumat, 6 November 2026 - 12:08 WIB

SPBU 14.275.564 di batang kariang masih bebas beraktifitas Bekerjasama dengan mafia pelangsir dan diduga APH memfasilitasi mafia penimbun BBM subsidi,sangat jelas aktifitas tersebut sangat dilarang keras oleh kapolri yang baru,diduga SPBU tersebut kebal hukum sehingga aktivitas aman sampai saat ini.

Jumat, 6 November 2026 - 07:23 WIB

Sambut Hari Bhakti Kemenimipas ke-2, LPKA Tenggarong Gelar Bersih-Bersih Lingkungan

Berita Terbaru