Dari Mengenal Rambu hingga Cara Aman di Jalan, Siswa TK Lentera Hati Belajar Bersama Polisi

- Penulis

Sabtu, 26 September 2026 - 18:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Fokusperistiwanews.com – Mataram — Bagi anak-anak, rambu lalu lintas mungkin hanya terlihat sebagai gambar berwarna di pinggir jalan. Namun, melalui kegiatan edukasi Ditlantas Polda NTB, berbagai simbol tersebut mulai dikenalkan sebagai bagian penting dari keselamatan mereka saat beraktivitas.

Siswa TK Lentera Hati mengikuti pembelajaran lalu lintas di Lapangan Bhara Daksa Polda NTB, Jumat (25/9/2026). Kegiatan itu menjadi bagian dari program Pendidikan Masyarakat (Dikmas) Lalu Lintas yang dijalankan Subdit Keamanan dan Keselamatan (Kamsel) Ditlantas Polda NTB.

Dalam kegiatan tersebut, anak-anak diajak mengenali sejumlah perlengkapan lalu lintas yang biasa mereka lihat ketika bepergian. Petugas menjelaskan fungsi rambu jalan, marka, serta Alat Pemberi Isyarat Lalu Lintas (APIL) dengan bahasa yang disesuaikan dengan usia peserta.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pembelajaran kemudian diarahkan pada situasi yang dekat dengan keseharian anak. Mereka mendapat pemahaman mengenai pentingnya berhati-hati ketika berada di sekitar jalan, termasuk ketika berjalan kaki ataupun saat menggunakan kendaraan bersama keluarga.

Tidak hanya memberikan penjelasan, petugas juga menggunakan pendekatan interaktif agar anak-anak lebih mudah mengikuti materi. Suasana kegiatan dibuat ringan sehingga pesan mengenai keselamatan dapat diterima melalui proses belajar yang menyenangkan.

Kabid Humas Polda NTB Kombes Pol Mohammad Kholid mengatakan, pengenalan tentang lalu lintas perlu dilakukan sejak anak masih berada pada tahap pendidikan usia dini.

Menurut dia, anak-anak sudah berinteraksi dengan lingkungan jalan setiap hari meskipun belum menjadi pengemudi kendaraan. Karena itu, pemahaman dasar mengenai keselamatan menjadi hal yang penting untuk diperkenalkan sejak awal.

“Anak-anak merupakan bagian dari pengguna jalan. Mereka bisa menjadi pejalan kaki atau penumpang kendaraan, sehingga pengetahuan dasar tentang keselamatan perlu dibentuk sejak usia dini,” kata Kholid.

Ia menuturkan, edukasi tersebut diharapkan tidak berhenti pada kemampuan anak mengenali simbol lalu lintas. Lebih jauh, pembelajaran itu diarahkan untuk membentuk kebiasaan yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Program Dikmas Lalu Lintas, lanjut Kholid, merupakan salah satu langkah kepolisian dalam meningkatkan kesadaran masyarakat melalui pendekatan edukasi. Upaya tersebut sekaligus menjadi bagian dari langkah preemtif dan preventif untuk mendukung keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas.

Kegiatan di lingkungan sekolah juga dinilai memiliki peran penting karena anak dapat membawa kembali pengetahuan yang diperoleh kepada keluarga. Dengan cara tersebut, pesan keselamatan berpotensi menjadi kebiasaan bersama, bukan sekadar materi yang dipelajari sesaat.

Ditlantas Polda NTB pun terus mendorong penguatan edukasi lalu lintas bagi kalangan pelajar, termasuk anak usia dini. Dari mengenal arti sebuah rambu hingga memahami cara menjaga diri di jalan, pembelajaran sederhana tersebut diharapkan menjadi pondasi bagi lahirnya generasi yang lebih tertib dalam berlalu lintas.(red)

Follow WhatsApp Channel fokusperistiwanews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

RAJAWALI: Kelakar Prabowo “Saya Wasitnya” Semakin Terang Benderang? Penyadapan Media & LSM Harus Diusut Menyeluruh!
Togel Merajalela di Rohil, Bagan Sinembah Jadi Sarang. APH Tumpul, Ada Apa Dengan Polsek Bagan Sinembah?
Berulang Kali Datangi Ditjenpas, Keluarga 30 WBP Masih Gantungkan Harapan pada Kepastian SK Pembebasan Bersyarat
Tak Sekadar Bangun Fasilitas, Pemerintah Bidik KNMP Ekas Buana Jadi Motor Ekonomi Nelayan
Wujudkan Transparansi Informasi, LPKA Tenggarong Berikan Kemudahan Akses Data Pemasyarakatan bagi Anak Binaan
Pantau Pertumbuhan Jagung, Bhabinkamtibmas Polsek Ujung Batu Dorong Perawatan dan Penanganan Hama
BEM KRISTIANI SELURUH INDONESIA DUKUNG PENUH KAPOLRI JEN POL. SUYUDI ARIO SETO UNTUK MENGUSUT TUNTAS DUGAAN PENYADAPAN TERHADAP PRESIDEN PRABOWO SUBIANTO
Libatkan 115 Klub, Liga 3 PSSI Lombok Timur 2026 Berakhir dengan Kejayaan Pumice Stone Kotaraja
Berita ini 10 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 17:32 WIB

RAJAWALI: Kelakar Prabowo “Saya Wasitnya” Semakin Terang Benderang? Penyadapan Media & LSM Harus Diusut Menyeluruh!

Rabu, 4 November 2026 - 16:36 WIB

Togel Merajalela di Rohil, Bagan Sinembah Jadi Sarang. APH Tumpul, Ada Apa Dengan Polsek Bagan Sinembah?

Rabu, 4 November 2026 - 15:49 WIB

Berulang Kali Datangi Ditjenpas, Keluarga 30 WBP Masih Gantungkan Harapan pada Kepastian SK Pembebasan Bersyarat

Rabu, 4 November 2026 - 15:26 WIB

Tak Sekadar Bangun Fasilitas, Pemerintah Bidik KNMP Ekas Buana Jadi Motor Ekonomi Nelayan

Rabu, 4 November 2026 - 10:16 WIB

Wujudkan Transparansi Informasi, LPKA Tenggarong Berikan Kemudahan Akses Data Pemasyarakatan bagi Anak Binaan

Berita Terbaru