Bukan Sekadar BUMD, PD Agro Selaparang Disiapkan Jadi Penggerak Bisnis dan Ketahanan Pangan Lotim

- Penulis

Selasa, 6 Oktober 2026 - 15:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Fokusperistiwanews.com – LOMBOK TIMUR — Pemerintah Kabupaten Lombok Timur mendorong PD Agro Selaparang untuk memperluas peran sebagai perusahaan daerah yang mampu menghasilkan pendapatan sekaligus menopang kebutuhan ekonomi dan pangan masyarakat, Selasa (6/10/2026).

Arah tersebut terlihat dari sejumlah proyek yang tengah disiapkan perusahaan, mulai dari pembenahan bisnis produksi es hingga pembangunan fasilitas pertanian modern dan peternakan ayam petelur.

Direktur Umum PD Agro Selaparang, Risnandar, mengatakan perusahaan kini berupaya mencari pola usaha yang dapat memberikan hasil lebih konsisten. Produksi es menjadi salah satu sektor yang masih menunjukkan aktivitas cukup baik, sehingga fasilitas pendukungnya perlu diperkuat.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Mesin yang digunakan untuk memproduksi es saat ini telah beroperasi cukup lama. Selama ini perusahaan mengandalkan perbaikan ketika terjadi kendala, tetapi pendekatan tersebut dinilai tidak lagi ideal untuk jangka panjang.

Karena itu, PD Agro Selaparang berencana melakukan overhaul terhadap mesin produksi. Langkah tersebut diharapkan dapat mengembalikan kemampuan mesin sekaligus mengurangi tingginya biaya perawatan yang selama ini telah mencapai sekitar Rp300 juta.

“Sudah masanya di-overhaul karena sudah cukup lama tidak dilakukan tindakan peremajaan,” ujar Risnandar.

Perusahaan juga sedang menyiapkan pengembangan produk melalui mesin es kristal. Pengadaan tersebut diarahkan untuk memenuhi permintaan pasar yang membutuhkan produk es dengan ukuran lebih beragam, termasuk dari kalangan UMKM.

Risnandar mengungkapkan, survei terhadap mesin es kristal telah dilakukan untuk mengetahui teknologi dan kebutuhan investasinya. Sistem peralatan tersebut berbeda dengan mesin lama, khususnya pada bagian evaporator dan pemotong es.

Keberadaan sistem cutting yang dapat disetel membuat ukuran produk lebih fleksibel. Perusahaan berharap karakteristik tersebut dapat membantu memenuhi kebutuhan pelanggan sekaligus memperluas pasar.

Operasional produksi es saat ini melibatkan empat pekerja. Perusahaan memastikan pekerja telah memperoleh jaminan melalui BPJS Ketenagakerjaan dan BPJS Kesehatan. Keselamatan kerja juga diperhatikan dengan penyediaan helm, sepatu kerja dan perlengkapan pelindung lainnya.

Selain membenahi sektor es, perusahaan mulai membangun portofolio usaha yang berkaitan dengan produksi pangan. Salah satu proyek utamanya adalah green house di kawasan Aikmel yang diproyeksikan menjadi sentra budidaya melon, cabai dan sayuran.

Fasilitas tersebut dikembangkan dengan pendekatan smart farming. Nilai investasinya lebih dari Rp1,3 miliar yang digunakan untuk pembangunan struktur green house, instalasi pertanian, hidroponik dan sistem penyiraman.

Sumber air untuk kegiatan budidaya nantinya diperoleh melalui sumur bor. Sementara itu, kebutuhan tenaga ahli menjadi salah satu aspek yang masih dipersiapkan oleh perusahaan.

Risnandar mengatakan pembahasan dengan Dinas Pertanian diperlukan agar pengelolaan kawasan dapat melibatkan sumber daya manusia yang memahami teknologi pertanian serta teknik budidaya sesuai komoditas yang dikembangkan.

Green house itu nantinya tidak hanya berorientasi pada produksi. Perusahaan membuka kemungkinan menjadikan kawasan tersebut sebagai lokasi pembelajaran bagi mahasiswa maupun masyarakat yang ingin mengenal praktik agribisnis berbasis teknologi.

Investasi pangan juga menyentuh subsektor peternakan. PD Agro Selaparang menyiapkan fasilitas ayam petelur dengan nilai lebih dari Rp1,1 miliar. Hasil produksinya dirancang untuk memenuhi kebutuhan pangan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Konsep yang dibangun adalah mempertemukan produksi BUMD dengan kebutuhan lembaga penyedia makanan bergizi. Dengan begitu, hasil telur, sayuran, cabai dan buah dari perusahaan dapat menjadi bagian dari rantai pasok bagi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Menurut Risnandar, pola tersebut dapat memberikan manfaat ganda. Perusahaan memperoleh pasar untuk produknya, sementara kebutuhan bahan pangan dapat dipasok dari produksi lokal.

Pengembangan cabai juga mempunyai kaitan dengan agenda stabilisasi harga. Pemerintah daerah berharap produksi komoditas tersebut dapat membantu menjaga pasokan dan mengurangi tekanan harga yang berpotensi memengaruhi inflasi.

Di balik berbagai investasi tersebut, Pemkab Lombok Timur memiliki target yang lebih besar, yakni meningkatkan kemampuan PD Agro Selaparang dalam menghasilkan pendapatan bagi daerah.

Bupati Lombok Timur H. Haerul Warisin atau H. Iron menegaskan bahwa tambahan modal pemerintah harus ditempatkan pada usaha yang jelas prospeknya. Ia ingin investasi BUMD menghasilkan aset produktif dan keuntungan, bukan sekadar menambah pembiayaan rutin perusahaan.

Investasi yang diarahkan kepada PD Agro Selaparang kini disebut telah melampaui Rp2 miliar. Pemkab masih membuka peluang penambahan investasi selama penggunaannya dapat memberikan dampak terhadap perkembangan bisnis dan PAD.

Perkembangan kontribusi perusahaan mulai terlihat pada 2025. PD Agro Selaparang tercatat menyetorkan sekitar Rp214,4 juta kepada PAD Lombok Timur, meningkat 34,58 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Capaian tersebut menjadi pijakan bagi perusahaan untuk meningkatkan kontribusinya pada 2026. Strateginya bukan hanya mengandalkan satu jenis usaha, melainkan membangun beberapa sumber pendapatan dari sektor yang saling berkaitan.

Pemerintah daerah berharap pola baru tersebut membuat PD Agro Selaparang semakin kuat secara bisnis. Perusahaan tidak hanya dituntut mengejar laba, tetapi juga diharapkan mampu mendukung UMKM, menyediakan lapangan kerja, memperkuat pasokan pangan dan pada akhirnya meningkatkan pendapatan daerah.

Dengan pengembangan usaha yang mulai menyasar industri es, pertanian modern hingga peternakan, PD Agro Selaparang kini tengah diarahkan untuk menjadi BUMD yang lebih produktif dan memiliki peran nyata dalam perekonomian Lombok Timur.(red)

Follow WhatsApp Channel fokusperistiwanews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kakanwil Ditjenpas Riau Lantik 135 PNS, Tekankan Integritas dan Pengabdian
Perlebar 3 Ruas Jalan Pekanbaru, Wako Agung Apresiasi dan Ucapkan Terimakasih Kepada Plt Gubri SF Hariyanto
Lombok Timur Kejar Transaksi Digital yang Lebih Optimal, Realisasi Jadi Pekerjaan Rumah
Viral, Tangki Siluman di SPBU Simangambat Siabu. Aktivis Desak Polres Madina Tindak Tegas Pelaku dan Pengelola SPBU.
Elemen Masyarakat Madina Kecam Statemen Wabup Atika Soal PETI Kotanopan: “Jangan Lempar Batu Sembunyi Tangan”
Lahan Terbatas, Semangat Tak Terbatas: LPKA Tenggarong Optimalkan Ketahanan Pangan
DPP Hulu Balang LAM Riau: “Selamat HUT TNI Ke-81, Semoga TNI Selalu Bersama Rakyat”
Bupati Lotim: Cegah Kekerasan di Pesantren Harus Jadi Gerakan Bersama
Berita ini 1 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 17:02 WIB

Kakanwil Ditjenpas Riau Lantik 135 PNS, Tekankan Integritas dan Pengabdian

Selasa, 6 Oktober 2026 - 15:58 WIB

Bukan Sekadar BUMD, PD Agro Selaparang Disiapkan Jadi Penggerak Bisnis dan Ketahanan Pangan Lotim

Selasa, 6 Oktober 2026 - 15:04 WIB

Perlebar 3 Ruas Jalan Pekanbaru, Wako Agung Apresiasi dan Ucapkan Terimakasih Kepada Plt Gubri SF Hariyanto

Selasa, 6 Oktober 2026 - 14:21 WIB

Lombok Timur Kejar Transaksi Digital yang Lebih Optimal, Realisasi Jadi Pekerjaan Rumah

Selasa, 6 Oktober 2026 - 05:05 WIB

Elemen Masyarakat Madina Kecam Statemen Wabup Atika Soal PETI Kotanopan: “Jangan Lempar Batu Sembunyi Tangan”

Berita Terbaru