Aktivitas Galian C di Pulau Cinta Kampar Dipertanyakan, Rifky Rizal Desak Aparat Turun Lapangan

- Penulis

Kamis, 24 September 2026 - 13:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Fokus peristiwa News.Com| KAMPAR

Aktivitas pengambilan dan pengangkutan pasir serta batu kerikil di sekitar kawasan Pulau Cinta, Kabupaten Kampar, Riau, menjadi sorotan. Kamis (24/9/2026).

Aktivitas tersebut disebut masih berlangsung dan memunculkan pertanyaan publik terkait legalitas kegiatan. Apakah kuari tersebut memiliki izin yang sah dan apakah aktivitasnya sesuai dengan lokasi serta ketentuan perizinan?

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Aktivis lingkungan Rifky Rizal Zaman, S.H., meminta instansi terkait segera turun ke lapangan untuk memastikan legalitas aktivitas tersebut.

“Pertanyaannya sederhana, ada izinnya atau tidak? Kalau memang legal, tunjukkan izinnya dan pastikan aktivitas di lapangan sesuai dengan izin tersebut,” tegas Rifky.

Menurutnya, pemeriksaan tidak cukup hanya melihat dokumen perizinan, tetapi juga perlu mencocokkan titik lokasi, jenis material, hingga aktivitas yang dilakukan di lapangan.

Di tengah sorotan tersebut, nama Yono turut disebut-sebut memiliki peran sebagai penghubung atau orang kepercayaan pengelola. Namun, informasi tersebut masih berupa dugaan dan belum terverifikasi.

“Kalau memang ada keterlibatan, tentu harus dijelaskan dalam kapasitas apa. Jangan sampai masyarakat hanya mendapatkan informasi sepihak,” ujar Rifky.

Rifky meminta instansi berwenang memastikan status perizinan, pihak pengelola, serta kesesuaian aktivitas kuari dengan ketentuan pertambangan dan lingkungan.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak pengelola maupun Yono belum memberikan klarifikasi terkait informasi tersebut.

Media ini membuka ruang hak jawab dan klarifikasi bagi pihak-pihak yang disebut dalam pemberitaan.(ALDO)

Follow WhatsApp Channel fokusperistiwanews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tingkatkan Profesionalisme Pegawai, PDAM Lombok Timur Fokus Benahi Kualitas Pelayanan Masyarakat
Konflik Kepentingan & Gaji Fiktif Terbongkar, MAUNG Riau Minta Kejati & Polda Riau Turun Menyelidiki!
Waspada Penipuan Berkedok Umrah, Haerul Fahmi Ungkap Ketimpangan Jumlah Travel Resmi
SPBU 14.275.564 di batang kariang masih bebas beraktifitas Bekerjasama dengan mafia pelangsir dan diduga APH memfasilitasi mafia penimbun BBM subsidi,sangat jelas aktifitas tersebut sangat dilarang keras oleh kapolri yang baru,diduga SPBU tersebut kebal hukum sehingga aktivitas aman sampai saat ini.
Diduga Masih Edarkan Narkoba Di Wilayah Desa Petani” Kades Rasikun Minta Warga Bantu Informasi Giat UJ cs Agar Segera Ditindak Tegas
Sambut Hari Bhakti Kemenimipas ke-2, LPKA Tenggarong Gelar Bersih-Bersih Lingkungan
Dari Solidaritas Menuju Pengabdian, URC KOTI MPC Pemuda Pancasila Pekanbaru Tebar Kepedulian Lewat Jumat Berkah
‎DIDUGA TIPU DAYA KORBAN DENGAN MODAL PENGAKUAN KONTRAKTOR BESAR, RZ DILAPORKAN KE POLSEK KULIM, PUBLIK TUNGGU KETEGASAN PENYIDIK
Berita ini 2 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 13:01 WIB

Tingkatkan Profesionalisme Pegawai, PDAM Lombok Timur Fokus Benahi Kualitas Pelayanan Masyarakat

Jumat, 6 November 2026 - 12:52 WIB

Konflik Kepentingan & Gaji Fiktif Terbongkar, MAUNG Riau Minta Kejati & Polda Riau Turun Menyelidiki!

Jumat, 6 November 2026 - 12:20 WIB

Waspada Penipuan Berkedok Umrah, Haerul Fahmi Ungkap Ketimpangan Jumlah Travel Resmi

Jumat, 6 November 2026 - 12:08 WIB

SPBU 14.275.564 di batang kariang masih bebas beraktifitas Bekerjasama dengan mafia pelangsir dan diduga APH memfasilitasi mafia penimbun BBM subsidi,sangat jelas aktifitas tersebut sangat dilarang keras oleh kapolri yang baru,diduga SPBU tersebut kebal hukum sehingga aktivitas aman sampai saat ini.

Jumat, 6 November 2026 - 07:23 WIB

Sambut Hari Bhakti Kemenimipas ke-2, LPKA Tenggarong Gelar Bersih-Bersih Lingkungan

Berita Terbaru