Dana Transfer Bertambah, Pemkab Lombok Timur Pacu Infrastruktur hingga Penataan Masjid Agung

- Penulis

Rabu, 9 September 2026 - 18:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Fokusperistiwanews.com – LOMBOK TIMUR – Perubahan postur Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Lombok Timur 2026 membawa tambahan ruang fiskal bagi pemerintah daerah. Kondisi itu terjadi setelah pemerintah pusat memberikan tambahan transfer melalui penyesuaian Dana Alokasi Umum (DAU) dan pembayaran kekurangan Dana Bagi Hasil (DBH).

Tambahan tersebut dimanfaatkan Pemkab Lombok Timur untuk menambah dukungan terhadap sejumlah kebutuhan pembangunan dan pelayanan publik. Hal itu terungkap dalam Rapat Paripurna DPRD Lombok Timur yang membahas Perubahan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) serta Perubahan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) APBD 2026, Rabu (9/9/2026).

Sekretaris Daerah Lombok Timur H. Muhammad Juaini Taofik hadir mewakili Bupati dalam rapat tersebut. Ia menyampaikan bahwa penyesuaian anggaran dilakukan untuk menyesuaikan kemampuan keuangan daerah dengan agenda pembangunan yang harus dituntaskan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Salah satu perhatian pemerintah berada pada sektor konektivitas. Lebih dari Rp71 miliar disiapkan melalui belanja modal untuk mendukung pembangunan serta pemeliharaan jalan, jaringan, dan irigasi. Penentuan lokasi pekerjaan diarahkan pada ruas yang dinilai memiliki nilai strategis bagi masyarakat dan kegiatan perekonomian.

Tambahan anggaran juga diarahkan ke pelayanan kesehatan. Pemerintah daerah akan memperkuat sarana di tiga rumah sakit umum daerah melalui pemenuhan kebutuhan alat kesehatan. Di sisi lain, dukungan pembiayaan untuk kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional melalui BPJS Kesehatan turut diperbesar agar semakin banyak masyarakat memperoleh perlindungan kesehatan.

Pemkab Lombok Timur juga memasukkan kebutuhan penyelenggaraan Pemilihan Kepala Desa serentak dalam penyesuaian APBD. Dukungan anggaran disiapkan untuk menjaga agar seluruh proses dan tahapan Pilkades dapat berlangsung sebagaimana mestinya.

Dalam perubahan anggaran kali ini, pemerintah daerah turut mendorong proyek yang akan dikerjakan dalam skema tahun jamak, yakni rehabilitasi Masjid Agung Al-Mujahidin Selong. Pekerjaan tersebut dirancang berlangsung hingga 2028 dengan nilai pagu mencapai Rp50 miliar.

Rehabilitasi tidak hanya diarahkan pada bangunan masjid. Pemerintah juga merancang pembenahan kawasan di sekitarnya dengan memasukkan Lapangan Tugu sebagai bagian yang terintegrasi dalam penataan lingkungan Masjid Agung Al-Mujahidin.

Konsep tersebut diarahkan untuk menjadikan kawasan masjid lebih representatif dan memiliki manfaat yang lebih luas. Fasilitas tersebut diharapkan dapat mendukung berbagai kegiatan masyarakat, tidak hanya aktivitas ibadah, tetapi juga pendidikan, kegiatan sosial, dan aktivitas ekonomi.

Di tengah penyesuaian program tersebut, perubahan APBD 2026 turut mengubah angka pendapatan dan belanja daerah. Pendapatan Lombok Timur meningkat sekitar Rp193,510 miliar, dari lebih dari Rp3,108 triliun menjadi lebih dari Rp3,301 triliun.

Belanja daerah juga mengalami peningkatan sekitar Rp290,558 miliar. Dari sebelumnya lebih dari Rp3,108 triliun, angka tersebut naik menjadi lebih dari Rp3,399 triliun.

Selain itu, pemerintah daerah menetapkan penerimaan pembiayaan sebesar lebih dari Rp124,47 miliar, yang sebelumnya belum tercantum dalam penganggaran.

Penyesuaian tersebut menunjukkan upaya Pemkab Lombok Timur memanfaatkan tambahan kapasitas fiskal untuk memperkuat pelayanan dasar sekaligus menjalankan agenda pembangunan daerah. Infrastruktur, kesehatan, pemerintahan desa, dan pengembangan kawasan publik menjadi bagian dari prioritas yang mendapat ruang dalam perubahan anggaran tersebut.(red)

Follow WhatsApp Channel fokusperistiwanews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dugaan Pelecehan terhadap Anak Berkebutuhan Khusus Dilaporkan di Sambelia
Tekan Ancaman Karhutla di Rinjani, Petugas Sisir Kawasan Camp Pendaki Sembalun
Gerbong Mutasi Polres Lombok Timur Bergerak, 10 Pejabat Resmi Menempati Posisi Baru
Kakanwil Ditjenpas Kaltim Kunjungi LPKA Tenggarong, Perkuat Pembinaan dan Pengawasan Anak Binaan
GELPER DORAEMON Akan segera di buka kembali setelah kemarin tutup, gelper Doraemon Usaha Legal atau Ilegal, Jika Legal dibuka jangan macam tutup botol kecap, buka tutup !
RESTORATIVE JUSTICE PERKARA YAHYA AKHIRNYA TERLAKSANA DI POLRESTA PEKANBARU
Perkuat Keamanan dan Ketertiban, LPKA Kelas II Tenggarong Gelar Razia Gabungan Bersama Aparat Penegak Hukum
Bertingkah Lagi di Jalanan, Tanjak Bertuah Riau Tebar Ratusan Paket Makanan dan Masker
Berita ini 12 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Minggu, 20 September 2026 - 08:00 WIB

Dugaan Pelecehan terhadap Anak Berkebutuhan Khusus Dilaporkan di Sambelia

Minggu, 20 September 2026 - 07:21 WIB

Tekan Ancaman Karhutla di Rinjani, Petugas Sisir Kawasan Camp Pendaki Sembalun

Sabtu, 19 September 2026 - 14:42 WIB

Gerbong Mutasi Polres Lombok Timur Bergerak, 10 Pejabat Resmi Menempati Posisi Baru

Sabtu, 19 September 2026 - 11:09 WIB

Kakanwil Ditjenpas Kaltim Kunjungi LPKA Tenggarong, Perkuat Pembinaan dan Pengawasan Anak Binaan

Jumat, 18 September 2026 - 16:37 WIB

GELPER DORAEMON Akan segera di buka kembali setelah kemarin tutup, gelper Doraemon Usaha Legal atau Ilegal, Jika Legal dibuka jangan macam tutup botol kecap, buka tutup !

Berita Terbaru