Fokusperistiwanews.com – LOMBOK TIMUR — Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Desa Tirtanadi, Kecamatan Labuhan Haji, menjadi ruang bagi Bupati Lombok Timur H. Haerul Warisin menyampaikan berbagai persoalan yang bersentuhan langsung dengan kepentingan masyarakat. Mulai dari penguatan kehidupan keagamaan, pembangunan jalan, hingga pengawasan pelayanan kesehatan.
Haerul hadir di Masjid Nurul Hidayah, Dusun Gunung Malang, Selasa (15/9/2026). Dalam kesempatan tersebut, ia mengapresiasi antusiasme masyarakat Lombok Timur yang tetap mempertahankan tradisi peringatan hari besar Islam.
Menurutnya, semarak Maulid tidak hanya terlihat di satu wilayah. Sekitar 1.447 masjid di Lombok Timur turut menggelar kegiatan serupa. Kondisi itu dinilai mencerminkan kuatnya kehidupan keagamaan dan solidaritas warga di daerah yang dikenal luas sebagai Kabupaten Seribu Masjid.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Bupati menekankan bahwa kemeriahan Maulid seharusnya dibarengi dengan penerapan nilai yang diajarkan Rasulullah SAW. Keteladanan dalam bersikap, membangun persaudaraan dan membantu sesama dinilai perlu diterapkan dalam kehidupan bermasyarakat.
“Maulid jangan hanya diperingati, tetapi nilai-nilai keteladanan Rasulullah harus kita jalankan dalam kehidupan sehari-hari,” kata Haerul.
Selain pesan keagamaan, perhatian terhadap pembangunan wilayah juga disampaikan dalam pertemuan tersebut. Haerul mengungkapkan rencana penanganan ruas jalan yang menghubungkan Tirtanadi dengan Anggaraksa.
Pemerintah Kabupaten Lombok Timur berencana mengalokasikan pembiayaan pembangunan ruas tersebut melalui APBD Perubahan 2026. Perbaikan akses diharapkan mampu mendukung kelancaran aktivitas warga sekaligus memperkuat konektivitas antarwilayah.
Haerul juga meminta masyarakat mengambil bagian dalam mengawasi pelayanan kesehatan. Ia menegaskan warga berhak mendapatkan layanan yang layak dan profesional dari setiap petugas.
Pemkab Lombok Timur, menurutnya, telah menyiapkan anggaran sekitar Rp125 miliar untuk sektor kesehatan. Karena itu, besarnya dukungan anggaran tersebut harus berbanding lurus dengan kualitas pelayanan yang diterima masyarakat.
Bupati meminta warga segera menyampaikan laporan apabila menemukan petugas yang tidak menjalankan pelayanan sebagaimana mestinya.
“Kalau ada petugas kesehatan yang tidak melayani Bapak dan Ibu dengan baik, tolong laporkan,” tegasnya.
Ia mengingatkan agar tidak ada petugas yang menyalahgunakan kepercayaan masyarakat dalam menjalankan tugas pelayanan publik.
Rangkaian kegiatan di Masjid Nurul Hidayah juga disertai aksi sosial. Baznas Lombok Timur menyerahkan bantuan sebesar Rp4 juta untuk anak yatim piatu dan warga lanjut usia.
Sementara itu, pemerintah daerah memberikan dukungan terhadap pembangunan masjid. Bantuan senilai Rp30 juta diserahkan secara simbolis untuk membantu melanjutkan pembangunan Masjid Nurul Hidayah.
Pertemuan tersebut sekaligus memperlihatkan bagaimana agenda keagamaan dapat menjadi ruang untuk memperkuat kepedulian sosial serta menyampaikan langsung program pembangunan yang diharapkan memberi manfaat bagi masyarakat Tirtanadi dan sekitarnya.(red)














Komentar