Fokusperistiwanews.com – LOMBOK TIMUR – Pembenahan fasilitas publik dan pengembangan kawasan perkotaan menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten Lombok Timur. Bupati Lombok Timur H. Haerul Warisin menegaskan arah pembangunan tersebut saat meresmikan Kantor Lurah Tanjung yang kembali difungsikan setelah direhabilitasi akibat kerusakan karena angin kencang, Rabu (14/10/2026).
Peresmian itu sekaligus menjadi momentum bagi pemerintah daerah untuk memperkuat kualitas pelayanan di tingkat kelurahan. Haerul Warisin menekankan bahwa bangunan yang sudah diperbaiki harus dirawat agar tetap mendukung aktivitas pelayanan masyarakat. Ia juga meminta jajaran lurah dan camat mengedepankan kebutuhan warga dalam menjalankan tugas pemerintahan.
Menurutnya, kualitas pelayanan publik tidak hanya ditentukan oleh ketersediaan gedung yang memadai, tetapi juga oleh kesigapan aparatur dalam membantu masyarakat. Karena itu, fasilitas yang telah dibenahi perlu diikuti dengan pelayanan yang lebih baik, mudah diakses, dan memberikan kenyamanan kepada warga.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Penghematan Anggaran Berpeluang Perkuat Pembangunan
Dalam kesempatan tersebut, Bupati turut menyoroti peluang efisiensi belanja daerah apabila pemerintah pusat mengambil alih pembiayaan gaji PPPK penuh waktu bagi guru dan tenaga kesehatan melalui APBN.
Jika rencana itu terealisasi, Kabupaten Lombok Timur diperkirakan berpotensi menghemat anggaran hingga Rp 257 miliar. Ruang fiskal tersebut diharapkan dapat membantu pemerintah kabupaten mempercepat berbagai program pembangunan, terutama yang berkaitan dengan infrastruktur dan fasilitas umum.
Salah satu kawasan yang masuk dalam rencana pembenahan ialah Sisik. Haerul Warisin meminta agar disiapkan anggaran Rp 2 miliar untuk menata wilayah tersebut, termasuk mengembangkan aset tanah milik pemerintah daerah menjadi ruang terbuka hijau (RTH) dan taman kota.
Pengembangan Sisik dinilai memiliki arti lebih luas daripada sekadar menyediakan tempat rekreasi. Kawasan tersebut mempunyai nilai historis karena disebut pernah menjadi pusat pemerintahan pada masa kolonial Belanda pada 1885. Penataan yang terarah diharapkan dapat memperkuat identitas sejarah sekaligus menjadikan kawasan itu lebih bermanfaat bagi masyarakat.
Sisik dan Labuhan Haji Didorong Lebih Hidup
Selain Sisik, Labuhan Haji turut menjadi perhatian dalam rencana pengembangan kawasan wisata. Pemerintah daerah berharap potensi kedua wilayah tersebut dapat dioptimalkan melalui penataan lingkungan dan peningkatan aktivitas masyarakat.
Kawasan itu diharapkan berkembang menjadi ruang publik yang tidak hanya dikunjungi untuk bersantai atau memancing, tetapi juga mampu menampung kegiatan sosial dan ekonomi. Dengan meningkatnya aktivitas pengunjung, masyarakat setempat diharapkan memperoleh peluang untuk mengembangkan usaha.
Jalan dan Trotoar Masuk Agenda Penataan Selong
Pembenahan kawasan perkotaan juga mencakup perbaikan jalan. Melalui Dinas Pekerjaan Umum, pemerintah daerah telah mengidentifikasi sejumlah titik yang membutuhkan penanganan agar pekerjaan dapat diprioritaskan secara terencana.
Di Kota Selong, penataan trotoar menjadi bagian dari upaya memperbaiki tampilan kota. Pemerintah berencana menyeragamkan desain jalur pedestrian supaya lingkungan perkotaan terlihat lebih rapi serta nyaman digunakan masyarakat.
Haerul Warisin menginginkan perubahan yang dapat dirasakan langsung oleh warga, terutama melalui infrastruktur yang lebih baik dan ruang publik yang tertata. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya mendorong perkembangan Lombok Timur agar semakin maju dan memiliki lingkungan perkotaan yang menarik.
Sementara itu, Lurah Tanjung M. Martha Hardiyanto menyatakan bahwa rehabilitasi kantor akan dimanfaatkan sebagai momentum untuk meningkatkan mutu pelayanan di wilayahnya. Ia ingin menjadikan kantor kelurahan sebagai tempat masyarakat mengurus administrasi sekaligus menyampaikan aspirasi dan membahas persoalan bersama.
Pihaknya berkomitmen menghadirkan pelayanan yang cepat, transparan, dan berkeadilan. Dengan demikian, pembenahan kantor diharapkan tidak berhenti pada perbaikan bangunan, tetapi juga mendorong perubahan dalam kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Peresmian tersebut dihadiri Camat Labuhan Haji, para lurah se-Kecamatan Labuhan Haji, Tim Penggerak PKK, serta tokoh agama dan masyarakat setempat.(red)














Komentar