Derita Warga Manggala Jonson, Jembatan Penghubung Rubuh Total, Janji Pembangunan Hanya Omon-Omon.

- Penulis

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 11:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Fokus peristiwa News.Com| Rohil 

Janji manis tinggal janji. Kondisi memprihatinkan terjadi di Kepenghuluan Manggala Jonson, Kecamatan Batu Hampar. Jembatan vital penghubung aktivitas ekonomi dan pendidikan warga dilaporkan rubuh total dan tidak bisa dilalui sama sekali.

Ambruknya jembatan ini bukan sekadar peristiwa infrastruktur, melainkan potret nyata terputusnya urat nadi perekonomian masyarakat. Petani tidak bisa mengangkut hasil panen, anak sekolah terpaksa memutar jauh, dan akses kesehatan menjadi lumpuh.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Padahal, jembatan tersebut sebelumnya sudah berulang kali dikeluhkan dan dijanjikan akan mendapat perhatian pemerintah. Namun hingga rubuh total, tidak ada tindakan nyata di lapangan.

Menyikapi kondisi tersebut, Wakil Ketua Aliansi Wartawan Indonesia (AWI) Kabupaten Rokan Hilir angkat bicara dan mendesak Bupati Rokan Hilir untuk tidak tutup mata.

“Kami minta Bupati Rokan Hilir turun langsung ke lapangan, lihat sendiri penderitaan warga Manggala Jonson. Jangan hanya menerima laporan manis dari bawah yang menyebut semua baik-baik saja. Jembatan ini sudah rubuh total, ini darurat!” tegas Wakil Ketua AWI Rohil.

Menurutnya, Pemkab Rohil tidak boleh lagi berlindung di balik alasan klasik soal anggaran dan perencanaan. Ketika jembatan sudah ambruk total, yang dibutuhkan warga adalah tindakan cepat tanggap, bukan lagi wacana dan kajian bertele-tele.

“Jangan sampai warga menilai pemerintah daerah abai terhadap infrastruktur di pelosok. Manggala Jonson juga bagian dari Rokan Hilir, rakyatnya juga membayar pajak. Mereka butuh akses, bukan janji,” tambahnya.

AWI Rohil mendesak Dinas PUPR provinsi segera melakukan audit teknis dan menetapkan status tanggap darurat untuk pembangunan kembali jembatan tersebut. Selain itu, Inspektorat diminta menelusuri apakah ada kelalaian dalam pemeliharaan jembatan tersebut selama ini.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak PUPR provinsi maupun Bupati terkait kapan jembatan Manggala Jonson akan dibangun kembali.

Laporan: Tim AWI Rohil

Follow WhatsApp Channel fokusperistiwanews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tingkatkan Profesionalisme Pegawai, PDAM Lombok Timur Fokus Benahi Kualitas Pelayanan Masyarakat
Konflik Kepentingan & Gaji Fiktif Terbongkar, MAUNG Riau Minta Kejati & Polda Riau Turun Menyelidiki!
Waspada Penipuan Berkedok Umrah, Haerul Fahmi Ungkap Ketimpangan Jumlah Travel Resmi
SPBU 14.275.564 di batang kariang masih bebas beraktifitas Bekerjasama dengan mafia pelangsir dan diduga APH memfasilitasi mafia penimbun BBM subsidi,sangat jelas aktifitas tersebut sangat dilarang keras oleh kapolri yang baru,diduga SPBU tersebut kebal hukum sehingga aktivitas aman sampai saat ini.
Diduga Masih Edarkan Narkoba Di Wilayah Desa Petani” Kades Rasikun Minta Warga Bantu Informasi Giat UJ cs Agar Segera Ditindak Tegas
Sambut Hari Bhakti Kemenimipas ke-2, LPKA Tenggarong Gelar Bersih-Bersih Lingkungan
Dari Solidaritas Menuju Pengabdian, URC KOTI MPC Pemuda Pancasila Pekanbaru Tebar Kepedulian Lewat Jumat Berkah
‎DIDUGA TIPU DAYA KORBAN DENGAN MODAL PENGAKUAN KONTRAKTOR BESAR, RZ DILAPORKAN KE POLSEK KULIM, PUBLIK TUNGGU KETEGASAN PENYIDIK
Berita ini 8 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 13:01 WIB

Tingkatkan Profesionalisme Pegawai, PDAM Lombok Timur Fokus Benahi Kualitas Pelayanan Masyarakat

Jumat, 6 November 2026 - 12:52 WIB

Konflik Kepentingan & Gaji Fiktif Terbongkar, MAUNG Riau Minta Kejati & Polda Riau Turun Menyelidiki!

Jumat, 6 November 2026 - 12:20 WIB

Waspada Penipuan Berkedok Umrah, Haerul Fahmi Ungkap Ketimpangan Jumlah Travel Resmi

Jumat, 6 November 2026 - 12:08 WIB

SPBU 14.275.564 di batang kariang masih bebas beraktifitas Bekerjasama dengan mafia pelangsir dan diduga APH memfasilitasi mafia penimbun BBM subsidi,sangat jelas aktifitas tersebut sangat dilarang keras oleh kapolri yang baru,diduga SPBU tersebut kebal hukum sehingga aktivitas aman sampai saat ini.

Jumat, 6 November 2026 - 07:23 WIB

Sambut Hari Bhakti Kemenimipas ke-2, LPKA Tenggarong Gelar Bersih-Bersih Lingkungan

Berita Terbaru