Distribusi Air PDAM Lombok Timur Terganggu, Perbaikan Pipa Rempung Diperkirakan Sehari

- Penulis

Jumat, 4 September 2026 - 11:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Fokusperistiwanews.com – LOMBOK TIMUR — Sejumlah pelanggan PDAM Lombok Timur harus bersiap menghadapi gangguan pasokan air bersih akibat kebocoran pada jaringan pipa transmisi di wilayah Rempung.

Perusahaan melakukan penanganan terhadap pipa transmisi berdiameter 10 inci yang mengalami kebocoran. Pekerjaan perbaikan dimulai pada Jumat, 4 September 2026, sekitar pukul 08.00 WITA.

Selama proses perbaikan, pelayanan air bersih di beberapa wilayah tidak dapat berjalan sebagaimana biasanya. Tekanan air diperkirakan menurun dan pada titik tertentu aliran bisa berhenti sementara.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Wilayah yang berpotensi terdampak mencakup jaringan pelayanan Cabang Selong, Cabang Sukamulia, dan Cabang Labuhan Haji. Kondisi tersebut diperkirakan berlangsung selama pekerjaan perbaikan dilakukan.

PDAM memperkirakan pengerjaan teknis membutuhkan waktu sekitar 1 x 24 jam. Namun, pelanggan perlu memperhitungkan waktu pemulihan setelah pekerjaan selesai karena sistem distribusi membutuhkan proses untuk kembali mencapai tekanan normal.

Tahap normalisasi aliran diproyeksikan memerlukan waktu hingga 2 x 24 jam. Artinya, pemulihan pelayanan bisa berlangsung secara bertahap dan tidak seluruh pelanggan langsung mendapatkan pasokan normal dalam waktu bersamaan.

Mengantisipasi kondisi tersebut, masyarakat di wilayah terdampak diimbau menampung air terlebih dahulu untuk memenuhi kebutuhan harian. Pelanggan juga diharapkan menggunakan persediaan air secara hemat selama proses pemulihan berlangsung.

PDAM Lombok Timur menyampaikan permohonan maaf atas gangguan pelayanan yang muncul akibat pekerjaan tersebut. Perbaikan dilakukan sebagai langkah penanganan jaringan agar distribusi air dapat kembali berjalan dengan baik.

Untuk mengetahui informasi terbaru mengenai proses perbaikan dan perkembangan pelayanan, pelanggan dapat menghubungi layanan WhatsApp PDAM Lombok Timur di 0817-5151-511.(red)

Follow WhatsApp Channel fokusperistiwanews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tingkatkan Profesionalisme Pegawai, PDAM Lombok Timur Fokus Benahi Kualitas Pelayanan Masyarakat
Konflik Kepentingan & Gaji Fiktif Terbongkar, MAUNG Riau Minta Kejati & Polda Riau Turun Menyelidiki!
Waspada Penipuan Berkedok Umrah, Haerul Fahmi Ungkap Ketimpangan Jumlah Travel Resmi
SPBU 14.275.564 di batang kariang masih bebas beraktifitas Bekerjasama dengan mafia pelangsir dan diduga APH memfasilitasi mafia penimbun BBM subsidi,sangat jelas aktifitas tersebut sangat dilarang keras oleh kapolri yang baru,diduga SPBU tersebut kebal hukum sehingga aktivitas aman sampai saat ini.
Diduga Masih Edarkan Narkoba Di Wilayah Desa Petani” Kades Rasikun Minta Warga Bantu Informasi Giat UJ cs Agar Segera Ditindak Tegas
Sambut Hari Bhakti Kemenimipas ke-2, LPKA Tenggarong Gelar Bersih-Bersih Lingkungan
Dari Solidaritas Menuju Pengabdian, URC KOTI MPC Pemuda Pancasila Pekanbaru Tebar Kepedulian Lewat Jumat Berkah
‎DIDUGA TIPU DAYA KORBAN DENGAN MODAL PENGAKUAN KONTRAKTOR BESAR, RZ DILAPORKAN KE POLSEK KULIM, PUBLIK TUNGGU KETEGASAN PENYIDIK
Berita ini 12 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 13:01 WIB

Tingkatkan Profesionalisme Pegawai, PDAM Lombok Timur Fokus Benahi Kualitas Pelayanan Masyarakat

Jumat, 6 November 2026 - 12:52 WIB

Konflik Kepentingan & Gaji Fiktif Terbongkar, MAUNG Riau Minta Kejati & Polda Riau Turun Menyelidiki!

Jumat, 6 November 2026 - 12:20 WIB

Waspada Penipuan Berkedok Umrah, Haerul Fahmi Ungkap Ketimpangan Jumlah Travel Resmi

Jumat, 6 November 2026 - 12:08 WIB

SPBU 14.275.564 di batang kariang masih bebas beraktifitas Bekerjasama dengan mafia pelangsir dan diduga APH memfasilitasi mafia penimbun BBM subsidi,sangat jelas aktifitas tersebut sangat dilarang keras oleh kapolri yang baru,diduga SPBU tersebut kebal hukum sehingga aktivitas aman sampai saat ini.

Jumat, 6 November 2026 - 07:23 WIB

Sambut Hari Bhakti Kemenimipas ke-2, LPKA Tenggarong Gelar Bersih-Bersih Lingkungan

Berita Terbaru