Dugaan Pungutan di UPT Capil Anyar Jadi Sorotan, Disdukcapil Serang Tegaskan Layanan Kependudukan Gratis

- Penulis

Rabu, 2 September 2026 - 18:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Fokusperistiwanews.com – SERANG — Pelayanan administrasi kependudukan di Kecamatan Anyar, Kabupaten Serang, tengah menjadi perhatian setelah muncul laporan warga mengenai dugaan pungutan dalam proses pengurusan dokumen. Di tengah isu tersebut, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Serang memastikan seluruh layanan administrasi kependudukan tidak dikenakan biaya.

Penegasan itu disampaikan Disdukcapil pada Minggu (30/8/2026), menyusul pemberitaan Media Kabar Bahri yang mengangkat laporan masyarakat terkait pelayanan di UPT Capil Anyar. Disdukcapil membantah adanya pungutan serta mempertanyakan isi pemberitaan yang dinilai dapat membentuk persepsi negatif terhadap pelayanan pemerintah.

Namun, persoalan tersebut tidak langsung berhenti setelah bantahan dikeluarkan. Percakapan di media sosial justru berkembang dan diwarnai komentar dari sejumlah warga yang mengaku memiliki pengalaman berbeda ketika mengurus dokumen kependudukan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berbagai pernyataan yang muncul di ruang digital itu menyebut adanya permintaan biaya dalam proses pelayanan. Meski demikian, keterangan tersebut masih berupa klaim dari pengguna media sosial dan belum dapat dinyatakan sebagai bukti bahwa pungutan liar memang terjadi.

Untuk memastikan persoalan tersebut, diperlukan pemeriksaan terhadap fakta dan pihak-pihak yang terlibat. Penelusuran semacam itu penting agar dugaan yang beredar tidak hanya menjadi perdebatan antara laporan masyarakat dan bantahan pemerintah.

Media Kabar Bahri sebelumnya menyatakan memperoleh informasi mengenai dugaan pungutan dari masyarakat. Informasi tersebut kemudian menjadi bahan peliputan dan pemberitaan. Sebelum berita diterbitkan, pihak UPT Capil Anyar juga disebut telah dimintai konfirmasi mengenai dugaan yang disampaikan warga.

Bantahan dari pihak UPT menjadi bagian dari pemberitaan. Hal tersebut menunjukkan bahwa informasi yang disajikan tidak hanya berasal dari satu sisi, melainkan turut memuat respons pihak yang menjadi objek pemberitaan.

Dalam konteks jurnalistik, sebuah laporan mengenai dugaan pelanggaran tidak sama dengan kesimpulan bahwa pelanggaran telah terbukti. Dugaan harus ditempatkan sebagai dugaan hingga terdapat hasil pemeriksaan atau bukti yang mendukungnya. Pada saat yang sama, bantahan juga dapat diverifikasi melalui mekanisme pengawasan yang tersedia.

Polemik lainnya berkaitan dengan permintaan untuk mengungkap identitas sumber informasi. Dalam keadaan tertentu, wartawan memiliki hak tolak untuk mempertahankan kerahasiaan narasumber sesuai ketentuan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers. Perlindungan sumber merupakan bagian dari kerja jurnalistik, selama pemberitaan tetap dibuat dengan mengedepankan akurasi dan keberimbangan.

Terlepas dari perdebatan tersebut, persoalan pelayanan di UPT Capil Anyar tetap menyisakan pertanyaan yang perlu dijawab. Jika seluruh layanan benar-benar bebas biaya, masyarakat perlu memperoleh kepastian bahwa ketentuan tersebut diterapkan secara konsisten di lapangan.

Disdukcapil dapat memperkuat penjelasan tersebut dengan melakukan evaluasi maupun pemeriksaan internal. Pengawasan dapat mencakup mekanisme pelayanan, interaksi petugas dengan masyarakat, hingga penelusuran terhadap pengaduan yang pernah diterima.

Keterbukaan hasil pemeriksaan juga dapat menjadi langkah penting untuk mengembalikan kepercayaan masyarakat. Jika tidak ditemukan penyimpangan, hasil evaluasi dapat disampaikan sebagai bentuk klarifikasi. Namun apabila ditemukan pelanggaran, penanganan terhadap pihak yang terbukti melakukan penyimpangan menjadi bagian dari upaya memperbaiki pelayanan.

Selain pengawasan internal, keberadaan kanal pengaduan yang efektif juga penting. Masyarakat harus memiliki jalur resmi untuk menyampaikan keluhan dan memperoleh informasi mengenai tindak lanjut atas laporan yang mereka sampaikan.

Pelayanan dokumen kependudukan merupakan layanan dasar yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat. Karena itu, proses pengurusan KTP dan dokumen lainnya tidak hanya dituntut gratis secara aturan, tetapi juga harus transparan dan terbebas dari praktik yang dapat merugikan warga.

Di sisi lain, media tetap memiliki kewajiban memastikan setiap laporan yang diterbitkan telah melalui proses konfirmasi dan disampaikan secara proporsional. Pemberian ruang klarifikasi kepada pihak yang diberitakan merupakan bagian dari upaya menjaga keberimbangan informasi.

Media Kabar Bahri menyatakan tetap membuka ruang hak jawab bagi Disdukcapil Kabupaten Serang maupun UPT Capil Kecamatan Anyar terkait persoalan tersebut.

Sampai berita ini diterbitkan, belum terdapat hasil pemeriksaan resmi yang dipublikasikan untuk memastikan ada atau tidaknya pungutan sebagaimana yang dikeluhkan masyarakat.

Kepastian mengenai persoalan tersebut pada akhirnya membutuhkan pemeriksaan berbasis fakta. Dengan demikian, masyarakat tidak hanya mendapatkan bantahan atau kesaksian, tetapi memperoleh informasi yang jelas mengenai bagaimana pelayanan administrasi kependudukan di UPT Capil Anyar sebenarnya berjalan.(red)

Follow WhatsApp Channel fokusperistiwanews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tingkatkan Profesionalisme Pegawai, PDAM Lombok Timur Fokus Benahi Kualitas Pelayanan Masyarakat
Konflik Kepentingan & Gaji Fiktif Terbongkar, MAUNG Riau Minta Kejati & Polda Riau Turun Menyelidiki!
Waspada Penipuan Berkedok Umrah, Haerul Fahmi Ungkap Ketimpangan Jumlah Travel Resmi
SPBU 14.275.564 di batang kariang masih bebas beraktifitas Bekerjasama dengan mafia pelangsir dan diduga APH memfasilitasi mafia penimbun BBM subsidi,sangat jelas aktifitas tersebut sangat dilarang keras oleh kapolri yang baru,diduga SPBU tersebut kebal hukum sehingga aktivitas aman sampai saat ini.
Diduga Masih Edarkan Narkoba Di Wilayah Desa Petani” Kades Rasikun Minta Warga Bantu Informasi Giat UJ cs Agar Segera Ditindak Tegas
Sambut Hari Bhakti Kemenimipas ke-2, LPKA Tenggarong Gelar Bersih-Bersih Lingkungan
Dari Solidaritas Menuju Pengabdian, URC KOTI MPC Pemuda Pancasila Pekanbaru Tebar Kepedulian Lewat Jumat Berkah
‎DIDUGA TIPU DAYA KORBAN DENGAN MODAL PENGAKUAN KONTRAKTOR BESAR, RZ DILAPORKAN KE POLSEK KULIM, PUBLIK TUNGGU KETEGASAN PENYIDIK
Berita ini 4 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 13:01 WIB

Tingkatkan Profesionalisme Pegawai, PDAM Lombok Timur Fokus Benahi Kualitas Pelayanan Masyarakat

Jumat, 6 November 2026 - 12:52 WIB

Konflik Kepentingan & Gaji Fiktif Terbongkar, MAUNG Riau Minta Kejati & Polda Riau Turun Menyelidiki!

Jumat, 6 November 2026 - 12:20 WIB

Waspada Penipuan Berkedok Umrah, Haerul Fahmi Ungkap Ketimpangan Jumlah Travel Resmi

Jumat, 6 November 2026 - 12:08 WIB

SPBU 14.275.564 di batang kariang masih bebas beraktifitas Bekerjasama dengan mafia pelangsir dan diduga APH memfasilitasi mafia penimbun BBM subsidi,sangat jelas aktifitas tersebut sangat dilarang keras oleh kapolri yang baru,diduga SPBU tersebut kebal hukum sehingga aktivitas aman sampai saat ini.

Jumat, 6 November 2026 - 07:23 WIB

Sambut Hari Bhakti Kemenimipas ke-2, LPKA Tenggarong Gelar Bersih-Bersih Lingkungan

Berita Terbaru