Fokusperistiwanews.com – LOMBOK TIMUR — Pemerintah Kabupaten Lombok Timur menambah fasilitas pelayanan kesehatan di wilayah Sakra Timur. Gedung baru Puskesmas Sakra Timur yang dibangun dengan nilai sekitar Rp12 miliar resmi diresmikan Bupati Lombok Timur H. Haerul Warisin, Selasa (1/9/2026).
Fasilitas tersebut diharapkan menjadi bagian penting dalam memperkuat pelayanan kesehatan dasar sekaligus memberikan akses pengobatan yang lebih dekat bagi masyarakat. Pemerintah daerah kini menaruh perhatian pada kesiapan layanan setelah pembangunan fisik rampung.
Saat menghadiri peresmian, Haerul meminta seluruh tenaga kesehatan tidak terjebak pada sekadar menjalankan prosedur. Ia menilai kualitas puskesmas akan terlihat dari kemampuan petugas merespons kebutuhan masyarakat secara cepat dan manusiawi.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Bupati juga meminta persoalan administratif tidak menghambat warga yang membutuhkan pertolongan medis. Menurutnya, kondisi pasien harus terlebih dahulu menjadi perhatian sebelum petugas menyelesaikan kelengkapan dokumen maupun kepesertaan jaminan kesehatan.
Haerul mencontohkan pasien anak yang dibawa orang tuanya ke puskesmas. Dalam kondisi seperti itu, petugas diminta segera memastikan keadaan pasien dan memberikan penanganan yang diperlukan.
“Jangan membuat masyarakat yang sedang membutuhkan pertolongan harus berhadapan dengan persoalan administrasi terlebih dahulu. Tangani pasiennya, berikan pelayanan dengan baik, urusan administrasi dapat mengikuti,” tegasnya.
Pesan tersebut sekaligus menjadi penekanan agar fasilitas baru yang dibangun menggunakan anggaran daerah memberikan dampak langsung terhadap masyarakat. Haerul turut meminta masyarakat menjaga gedung beserta fasilitas di dalamnya agar tetap dapat digunakan secara optimal.
Dukungan pemerintah terhadap sektor kesehatan Lombok Timur juga terlihat dari meningkatnya alokasi anggaran untuk BPJS Kesehatan. Pada 2021, dana yang dialokasikan berada di angka Rp25 miliar.
Alokasi itu meningkat menjadi Rp28,7 miliar pada 2023. Pada 2024 anggarannya melonjak menjadi Rp87 miliar, kemudian mencapai Rp88 miliar pada 2025 dan kembali bertambah hingga Rp125 miliar pada 2026.
Kenaikan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah memperluas cakupan perlindungan kesehatan masyarakat. Selain itu, Pemkab Lombok Timur tengah menyiapkan perluasan program BPJS Ketenagakerjaan untuk warga yang tergolong rentan.
Perlindungan tersebut diarahkan untuk membantu masyarakat menghadapi risiko kecelakaan kerja serta memberikan jaminan ketika terjadi kematian yang dapat berdampak terhadap keberlangsungan ekonomi keluarga.
Kepala Dinas Kesehatan Lombok Timur H. Aris Fahrurozy mengatakan Puskesmas Sakra Timur telah memperoleh legalitas untuk menjalankan operasional. Surat Izin Operasional atau SIO telah ditandatangani Dinas Perizinan pada 28 Agustus 2026.
Aris menyebut keberadaan puskesmas itu merupakan hasil dari proses yang cukup panjang dan telah lama dinantikan masyarakat. Setelah izin operasional terbit, Dinas Kesehatan mulai mempersiapkan sejumlah tahapan agar pelayanan dapat berjalan secara maksimal.
Salah satu agenda terdekat yakni menjalin kerja sama dengan BPJS Kesehatan. Dinas Kesehatan menargetkan kerja sama tersebut dapat direalisasikan paling lambat pada awal 2027 sehingga masyarakat peserta BPJS dapat memperoleh pelayanan melalui fasilitas tersebut.
Setelah kerja sama dengan BPJS terealisasi, Puskesmas Sakra Timur juga akan dipersiapkan menuju proses akreditasi. Tahapan ini menjadi bagian dari upaya memastikan pelayanan yang diberikan memenuhi standar mutu kesehatan.
“Terbitnya SIO menjadi dasar bagi Puskesmas Sakra Timur untuk mulai beroperasi. Kami selanjutnya menargetkan kerja sama dengan BPJS Kesehatan paling lambat awal 2027, kemudian dilanjutkan dengan persiapan akreditasi,” ujar Aris.
Peresmian gedung turut dihadiri sejumlah pejabat dan unsur terkait, mulai dari Kepala Dinas Perizinan, Kepala Dinas Pertanian, jajaran direktur rumah sakit daerah, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Selong, pimpinan Puskesmas Lepak dan Puskesmas Sakra Timur, Forkopimcam, para kepala desa, serta tokoh agama, tokoh masyarakat dan pemuda.
Prosesi peresmian dilakukan melalui penandatanganan prasasti dan pengguntingan pita. Setelahnya, Bupati bersama rombongan meninjau langsung berbagai ruangan dan fasilitas yang tersedia di gedung Puskesmas Sakra Timur.
Pemkab Lombok Timur berharap keberadaan fasilitas baru tersebut tidak hanya memperkuat infrastruktur kesehatan, tetapi juga menghadirkan pelayanan yang lebih cepat, ramah, dan mudah dijangkau masyarakat di Sakra Timur.(red)














Komentar