Fokusperistiwanews.com – MATARAM – Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat (Polda NTB) terus mendorong keterlibatan lintas sektor dalam menjaga kelestarian lingkungan. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui aksi penanaman pohon di kawasan Markas Komando Pangkalan Udara Zainuddin Abdul Madjid (Lanud ZAM), Rembige, Kota Mataram, Jumat (30/10/2026).
Dalam kegiatan itu, Kapolda NTB Irjen Pol. Kalingga Rendra Raharja, S.E., M.H., hadir bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) untuk melakukan penghijauan secara langsung. Kegiatan ini menjadi bagian dari gerakan Green Policing yang mengajak berbagai elemen mengambil peran dalam perlindungan lingkungan hidup.
Aksi tersebut juga mendapat dukungan dari sejumlah pimpinan instansi di NTB. Hadir di antaranya Gubernur NTB, Pangdam XXX/Rinambora, Danrem 162/WB, Danlanud ZAM, Danlanal Mataram, Kepala BNNP NTB, Kepala Kejaksaan Tinggi NTB, serta unsur Forkopimda lainnya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kabid Humas Polda NTB Kombes Pol. Mohammad Kholid, S.I.K., mengungkapkan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk implementasi kepedulian Polri terhadap kelestarian alam. Melalui program Polisi Peduli Lingkungan, kepolisian berupaya membangun kesadaran bahwa menjaga lingkungan merupakan bagian dari tanggung jawab bersama.
Menurutnya, sinergi yang terjalin dalam kegiatan tersebut menjadi modal penting untuk menghadirkan aksi pelestarian lingkungan yang lebih luas. Kolaborasi antara institusi kepolisian, TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat diharapkan mampu menciptakan kepedulian yang tidak hanya muncul saat kegiatan berlangsung, tetapi juga diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Polda NTB juga menaruh perhatian pada keberlanjutan hasil penghijauan. Bibit yang telah ditanam membutuhkan perawatan secara teratur agar dapat tumbuh dan berkembang sesuai harapan. Oleh sebab itu, keterlibatan seluruh pihak tidak boleh berakhir setelah kegiatan penanaman selesai.
Pemeliharaan tanaman menjadi tahapan penting untuk memastikan setiap pohon mampu bertahan dan memberikan manfaat bagi lingkungan. Dengan pengelolaan yang berkesinambungan, kegiatan penghijauan diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap kualitas ekosistem di wilayah NTB.
Kholid menilai, dampak dari gerakan menjaga lingkungan tidak hanya akan dirasakan oleh masyarakat saat ini. Upaya tersebut juga menjadi bentuk kepedulian terhadap masa depan, mengingat kelestarian alam memiliki peran penting dalam menopang kehidupan generasi berikutnya maupun makhluk hidup lainnya.
Melalui Green Policing, Polda NTB berharap kepedulian terhadap lingkungan dapat tumbuh menjadi gerakan bersama yang melibatkan seluruh lapisan masyarakat. Langkah kolaboratif ini diharapkan mampu memperkuat budaya penghijauan sekaligus menjaga kelestarian alam Nusa Tenggara Barat untuk jangka panjang.(red)














Komentar