LPKA Tenggarong Siapkan 9 Anak Binaan Ikuti Program Rehabilitasi dan Reedukasi

- Penulis

Jumat, 16 Oktober 2026 - 09:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Fokus peristiwa News.Com| Tenggarong

Membuka peluang perubahan dan masa depan yang lebih baik, Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Tenggarong menggelar Sidang Tim Pengamat Pemasyarakatan (TPP) untuk membahas calon peserta program rehabilitasi dan reedukasi bagi 9 (sembilan) Anak Binaan, Jumat (16/10/2026), bertempat di Aula LPKA Kelas II Tenggarong.

Sidang dipimpin oleh Kepala Seksi Pembinaan selaku Ketua TPP dan diikuti oleh anggota TPP, Wali Pemasyarakatan, serta asesor. Pembahasan ini menjadi bagian penting dalam menentukan calon peserta yang akan mengikuti program rehabilitasi dan reedukasi, dengan mempertimbangkan kebutuhan pembinaan serta hasil penilaian terhadap masing-masing Anak Binaan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Melalui sidang ini, LPKA Kelas II Tenggarong berupaya memastikan program yang diberikan tepat sasaran dan mampu mendukung proses perubahan perilaku, pengembangan potensi diri, serta pembentukan sikap yang lebih positif. Dalam pelaksanaannya, Anak Binaan akan mendapatkan pendampingan dari petugas LPKA Kelas II Tenggarong agar proses rehabilitasi dan reedukasi berjalan secara terarah.

Kegiatan berlangsung dengan aman dan tertib. Upaya ini merupakan wujud komitmen LPKA Kelas II Tenggarong dalam menghadirkan pembinaan yang lebih optimal, sekaligus memberikan kesempatan bagi Anak Binaan untuk memperbaiki diri, mengembangkan kemampuan, dan mempersiapkan masa depan yang lebih baik saat kembali ke tengah masyarakat.

#Kemenimipas #guardandguide #ditjenpas #pemasyarakatan #LPKATenggarong

Follow WhatsApp Channel fokusperistiwanews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tingkatkan Profesionalisme Pegawai, PDAM Lombok Timur Fokus Benahi Kualitas Pelayanan Masyarakat
Konflik Kepentingan & Gaji Fiktif Terbongkar, MAUNG Riau Minta Kejati & Polda Riau Turun Menyelidiki!
Waspada Penipuan Berkedok Umrah, Haerul Fahmi Ungkap Ketimpangan Jumlah Travel Resmi
SPBU 14.275.564 di batang kariang masih bebas beraktifitas Bekerjasama dengan mafia pelangsir dan diduga APH memfasilitasi mafia penimbun BBM subsidi,sangat jelas aktifitas tersebut sangat dilarang keras oleh kapolri yang baru,diduga SPBU tersebut kebal hukum sehingga aktivitas aman sampai saat ini.
Diduga Masih Edarkan Narkoba Di Wilayah Desa Petani” Kades Rasikun Minta Warga Bantu Informasi Giat UJ cs Agar Segera Ditindak Tegas
Sambut Hari Bhakti Kemenimipas ke-2, LPKA Tenggarong Gelar Bersih-Bersih Lingkungan
Dari Solidaritas Menuju Pengabdian, URC KOTI MPC Pemuda Pancasila Pekanbaru Tebar Kepedulian Lewat Jumat Berkah
‎DIDUGA TIPU DAYA KORBAN DENGAN MODAL PENGAKUAN KONTRAKTOR BESAR, RZ DILAPORKAN KE POLSEK KULIM, PUBLIK TUNGGU KETEGASAN PENYIDIK
Berita ini 2 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 13:01 WIB

Tingkatkan Profesionalisme Pegawai, PDAM Lombok Timur Fokus Benahi Kualitas Pelayanan Masyarakat

Jumat, 6 November 2026 - 12:52 WIB

Konflik Kepentingan & Gaji Fiktif Terbongkar, MAUNG Riau Minta Kejati & Polda Riau Turun Menyelidiki!

Jumat, 6 November 2026 - 12:20 WIB

Waspada Penipuan Berkedok Umrah, Haerul Fahmi Ungkap Ketimpangan Jumlah Travel Resmi

Jumat, 6 November 2026 - 12:08 WIB

SPBU 14.275.564 di batang kariang masih bebas beraktifitas Bekerjasama dengan mafia pelangsir dan diduga APH memfasilitasi mafia penimbun BBM subsidi,sangat jelas aktifitas tersebut sangat dilarang keras oleh kapolri yang baru,diduga SPBU tersebut kebal hukum sehingga aktivitas aman sampai saat ini.

Jumat, 6 November 2026 - 07:23 WIB

Sambut Hari Bhakti Kemenimipas ke-2, LPKA Tenggarong Gelar Bersih-Bersih Lingkungan

Berita Terbaru