Polda Banten Soroti Bahaya Provokasi di Kalangan Pelajar, Orang Tua dan Guru Diminta Berperan Aktif

- Penulis

Selasa, 20 Oktober 2026 - 16:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Fokusperistiwanews.com – SERANG – Polda Banten mengajak seluruh pelajar untuk lebih bijaksana dalam menyikapi informasi digital dan tidak mudah terbawa ajakan yang belum dipahami secara menyeluruh. Imbauan ini menjadi pengingat agar generasi muda mampu menjaga diri dari pengaruh negatif sekaligus tetap mengutamakan pendidikan.

Kabid Humas Polda Banten Kombes Pol Maruli Ahiles Hutapea mengatakan, derasnya arus informasi di media sosial membuat pelajar perlu memiliki kemampuan untuk menilai suatu kabar sebelum mempercayai atau menindaklanjutinya. Hal ini termasuk ajakan mengikuti demonstrasi yang belum diketahui secara jelas tujuan maupun konsekuensinya.

Ia mengingatkan bahwa keputusan yang dibuat hanya karena mengikuti orang lain berpotensi membawa dampak yang tidak diinginkan. Karena itu, pelajar perlu membiasakan diri memeriksa sumber informasi, memahami persoalan, dan mempertimbangkan setiap tindakan secara matang.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Maruli, generasi muda memiliki peluang besar untuk membangun masa depan melalui pendidikan. Waktu selama menempuh sekolah dapat dimanfaatkan untuk memperdalam ilmu pengetahuan, mengembangkan bakat, serta membentuk karakter yang kuat dan bertanggung jawab.

“Adik-adik pelajar harus mampu menyaring informasi sebelum mempercayai atau mengikuti suatu ajakan. Jangan mudah terprovokasi oleh informasi yang belum jelas kebenarannya. Manfaatkan masa muda untuk belajar, mengembangkan potensi diri, dan meraih cita-cita,” ujar Maruli, Senin (19/10/2026).

Polda Banten juga menekankan bahwa pembentukan sikap kritis pada pelajar membutuhkan dukungan dari lingkungan terdekat. Orang tua dan guru diharapkan dapat memberikan pendampingan, membuka ruang diskusi, serta membantu siswa memahami risiko dari informasi yang tidak terverifikasi.

Di samping itu, masyarakat diharapkan ikut menciptakan lingkungan yang positif sehingga pelajar dapat berkembang dengan baik. Edukasi mengenai penggunaan media sosial secara bertanggung jawab dinilai penting agar teknologi dapat dimanfaatkan untuk kegiatan yang menunjang pembelajaran dan kreativitas.

Imbauan tersebut sejalan dengan semangat Polisi Bersama Masyarakat, yang menempatkan kolaborasi antara kepolisian dan masyarakat sebagai bagian penting dalam menjaga keamanan dan ketertiban. Kerja sama lintas lingkungan ini diharapkan turut menciptakan suasana yang mendukung kegiatan belajar para siswa.

Polda Banten berharap pelajar mampu menunjukkan kedewasaan dalam menggunakan media sosial, tidak mudah terpengaruh provokasi, serta lebih aktif mengejar prestasi. Kemampuan memilah informasi dan mempertimbangkan keputusan diharapkan menjadi bekal bagi mereka dalam menghadapi tantangan di masa mendatang.

Dengan dukungan keluarga, sekolah, dan masyarakat, generasi muda diharapkan dapat tumbuh menjadi pribadi yang berpengetahuan, disiplin, dan bertanggung jawab. Pendidikan serta pengembangan potensi diri pun diharapkan tetap menjadi prioritas dalam mewujudkan cita-cita.(red)

Follow WhatsApp Channel fokusperistiwanews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tingkatkan Profesionalisme Pegawai, PDAM Lombok Timur Fokus Benahi Kualitas Pelayanan Masyarakat
Konflik Kepentingan & Gaji Fiktif Terbongkar, MAUNG Riau Minta Kejati & Polda Riau Turun Menyelidiki!
Waspada Penipuan Berkedok Umrah, Haerul Fahmi Ungkap Ketimpangan Jumlah Travel Resmi
SPBU 14.275.564 di batang kariang masih bebas beraktifitas Bekerjasama dengan mafia pelangsir dan diduga APH memfasilitasi mafia penimbun BBM subsidi,sangat jelas aktifitas tersebut sangat dilarang keras oleh kapolri yang baru,diduga SPBU tersebut kebal hukum sehingga aktivitas aman sampai saat ini.
Peringati Hari Pahlawan 2026, Kodam XIX/Tuanku Tambusai Dukung Pelayanan Kesehatan bagi Veteran
Diduga Masih Edarkan Narkoba Di Wilayah Desa Petani” Kades Rasikun Minta Warga Bantu Informasi Giat UJ cs Agar Segera Ditindak Tegas
Sambut Hari Bhakti Kemenimipas ke-2, LPKA Tenggarong Gelar Bersih-Bersih Lingkungan
Dari Solidaritas Menuju Pengabdian, URC KOTI MPC Pemuda Pancasila Pekanbaru Tebar Kepedulian Lewat Jumat Berkah
Berita ini 8 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 13:01 WIB

Tingkatkan Profesionalisme Pegawai, PDAM Lombok Timur Fokus Benahi Kualitas Pelayanan Masyarakat

Jumat, 6 November 2026 - 12:52 WIB

Konflik Kepentingan & Gaji Fiktif Terbongkar, MAUNG Riau Minta Kejati & Polda Riau Turun Menyelidiki!

Jumat, 6 November 2026 - 12:20 WIB

Waspada Penipuan Berkedok Umrah, Haerul Fahmi Ungkap Ketimpangan Jumlah Travel Resmi

Jumat, 6 November 2026 - 12:08 WIB

SPBU 14.275.564 di batang kariang masih bebas beraktifitas Bekerjasama dengan mafia pelangsir dan diduga APH memfasilitasi mafia penimbun BBM subsidi,sangat jelas aktifitas tersebut sangat dilarang keras oleh kapolri yang baru,diduga SPBU tersebut kebal hukum sehingga aktivitas aman sampai saat ini.

Jumat, 6 November 2026 - 10:37 WIB

Peringati Hari Pahlawan 2026, Kodam XIX/Tuanku Tambusai Dukung Pelayanan Kesehatan bagi Veteran

Berita Terbaru