Tak Hanya Bedah Rumah, Lombok Timur Usulkan Lima Kawasan Baru untuk Permukiman Layak

- Penulis

Kamis, 29 Oktober 2026 - 19:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Fokusperistiwanews.com – LOMBOK TIMUR – Pemerintah Kabupaten Lombok Timur berupaya memperluas penanganan persoalan perumahan melalui dua agenda utama, yakni memperjuangkan bantuan renovasi rumah warga dan mengembangkan kawasan permukiman yang lebih tertata. Langkah ini dilakukan menyusul masih terbatasnya alokasi bantuan dibandingkan kebutuhan rumah layak huni di daerah tersebut.

Komitmen itu disampaikan dalam pertemuan Bupati Lombok Timur, H. Haerul Warisin, bersama Kepala Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan dan Kawasan Permukiman Nusa Tenggara I, Lilik Lastantyo Adiarso, beserta jajarannya, Kamis (29/10/2026). Pertemuan yang berlangsung di ruang kerja bupati tersebut turut dihadiri Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Lombok Timur.

Dalam pembahasan itu, terungkap bahwa Pemkab Lombok Timur telah mengusulkan bantuan untuk menangani 20.000 rumah tidak layak huni. Akan tetapi, alokasi yang disetujui baru sekitar 2.000 unit. Artinya, bantuan yang tersedia saat ini baru mencakup sekitar sepersepuluh dari jumlah rumah yang diajukan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pemerintah daerah terus berupaya mengomunikasikan kebutuhan tersebut kepada pemerintah pusat agar cakupan penanganan dapat ditingkatkan. Dukungan tambahan dinilai penting untuk membantu masyarakat yang masih tinggal di rumah dengan kondisi yang belum memenuhi standar kelayakan.

Di luar perbaikan rumah secara langsung, Pemkab Lombok Timur juga mempersiapkan usulan penataan lima kawasan permukiman. Rencana tersebut mencakup Desa Tanjung Luar di Kecamatan Keruak, kawasan pesisir perkotaan timur di Kecamatan Labuhan Haji, Desa Labuhan Lombok di Kecamatan Pringgabaya, Kecamatan Masbagik, serta kawasan Sambelia/Jerowaru yang mewakili klaster desa pesisir utara dan selatan.

Kelima lokasi itu diproyeksikan menjadi sasaran pengembangan lingkungan permukiman dengan dukungan sarana dasar yang lebih baik. Pembenahan saluran air, peningkatan fasilitas sanitasi, serta penataan infrastruktur lingkungan menjadi bagian dari rencana untuk mewujudkan kawasan yang bersih dan sehat.

Dari sisi kesiapan lahan, setiap kawasan direncanakan memiliki luas sekurang-kurangnya 10 hektare. Pemkab juga telah mengajukan lahan dengan luasan hampir 40 hektare untuk setiap lokasi sebagai dukungan terhadap rencana pengembangan tersebut.

Bupati Haerul Warisin meminta jajaran Dinas Perkim agar aktif mengawal proses koordinasi dengan pemerintah pusat. Menurut arah kebijakan yang dibahas dalam pertemuan tersebut, komunikasi antarlembaga perlu diperkuat agar usulan perumahan maupun penataan kawasan memperoleh tindak lanjut.

Pemkab Lombok Timur turut membuka peluang kerja sama dengan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) untuk membantu warga yang memenuhi kriteria penerima bantuan rumah layak huni. Kolaborasi ini diharapkan dapat melengkapi upaya pemerintah dalam menjangkau masyarakat yang membutuhkan dukungan perumahan.

Melalui koordinasi dengan Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan dan Kawasan Permukiman Nusa Tenggara I, Pemkab Lombok Timur berharap kedua program tersebut dapat memperoleh dukungan dan dilaksanakan secara bertahap. Perbaikan hunian dan penataan lingkungan diharapkan berjalan beriringan agar masyarakat tidak hanya memiliki rumah yang layak, tetapi juga tinggal di kawasan dengan sanitasi dan infrastruktur dasar yang memadai.(red)

Follow WhatsApp Channel fokusperistiwanews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tingkatkan Profesionalisme Pegawai, PDAM Lombok Timur Fokus Benahi Kualitas Pelayanan Masyarakat
Konflik Kepentingan & Gaji Fiktif Terbongkar, MAUNG Riau Minta Kejati & Polda Riau Turun Menyelidiki!
Waspada Penipuan Berkedok Umrah, Haerul Fahmi Ungkap Ketimpangan Jumlah Travel Resmi
SPBU 14.275.564 di batang kariang masih bebas beraktifitas Bekerjasama dengan mafia pelangsir dan diduga APH memfasilitasi mafia penimbun BBM subsidi,sangat jelas aktifitas tersebut sangat dilarang keras oleh kapolri yang baru,diduga SPBU tersebut kebal hukum sehingga aktivitas aman sampai saat ini.
Diduga Masih Edarkan Narkoba Di Wilayah Desa Petani” Kades Rasikun Minta Warga Bantu Informasi Giat UJ cs Agar Segera Ditindak Tegas
Sambut Hari Bhakti Kemenimipas ke-2, LPKA Tenggarong Gelar Bersih-Bersih Lingkungan
Dari Solidaritas Menuju Pengabdian, URC KOTI MPC Pemuda Pancasila Pekanbaru Tebar Kepedulian Lewat Jumat Berkah
‎DIDUGA TIPU DAYA KORBAN DENGAN MODAL PENGAKUAN KONTRAKTOR BESAR, RZ DILAPORKAN KE POLSEK KULIM, PUBLIK TUNGGU KETEGASAN PENYIDIK
Berita ini 10 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 13:01 WIB

Tingkatkan Profesionalisme Pegawai, PDAM Lombok Timur Fokus Benahi Kualitas Pelayanan Masyarakat

Jumat, 6 November 2026 - 12:52 WIB

Konflik Kepentingan & Gaji Fiktif Terbongkar, MAUNG Riau Minta Kejati & Polda Riau Turun Menyelidiki!

Jumat, 6 November 2026 - 12:20 WIB

Waspada Penipuan Berkedok Umrah, Haerul Fahmi Ungkap Ketimpangan Jumlah Travel Resmi

Jumat, 6 November 2026 - 12:08 WIB

SPBU 14.275.564 di batang kariang masih bebas beraktifitas Bekerjasama dengan mafia pelangsir dan diduga APH memfasilitasi mafia penimbun BBM subsidi,sangat jelas aktifitas tersebut sangat dilarang keras oleh kapolri yang baru,diduga SPBU tersebut kebal hukum sehingga aktivitas aman sampai saat ini.

Jumat, 6 November 2026 - 07:23 WIB

Sambut Hari Bhakti Kemenimipas ke-2, LPKA Tenggarong Gelar Bersih-Bersih Lingkungan

Berita Terbaru