Tiga Anak Binaan LPKA Tenggarong Terima Beasiswa PIP Tahun 2026

- Penulis

Rabu, 30 September 2026 - 14:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Fokus peristiwa News.Com| Tenggarong

Sebanyak tiga Anak Binaan Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Tenggarong menerima manfaat Program Indonesia Pintar (PIP) Tahun 2026. Ketiganya merupakan siswa aktif PKBM Puspa Wijaya Kutai Kartanegara yang mengikuti proses pencairan dana PIP di Bank BRI Cabang Tenggarong, Rabu (30/09).

Pencairan tersebut merupakan tindak lanjut dari penyaluran dana PIP Tahun 2026 sekaligus tahapan akhir setelah proses pembuatan dan aktivasi rekening. Dalam pelaksanaannya, ketiga Anak Binaan hadir langsung ke bank dengan didampingi delapan petugas LPKA guna memastikan seluruh proses berjalan tertib, aman, dan sesuai ketentuan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dari tiga Anak Binaan penerima manfaat, satu anak mengikuti pendidikan kesetaraan Paket A dan dua anak mengikuti Paket B. Program Indonesia Pintar menjadi salah satu bentuk dukungan pemerintah dalam memenuhi hak pendidikan peserta didik, termasuk Anak Binaan yang sedang menjalani pembinaan di LPKA.

Kepala LPKA Kelas II Tenggarong, Dat Menda, menegaskan bahwa pihaknya akan terus mendukung pemenuhan hak pendidikan Anak Binaan melalui berbagai program pembinaan. Hal ini sejalan dengan program aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Tahun 2026 dalam penguatan pendidikan kesetaraan, sehingga Anak Binaan tetap memiliki kesempatan untuk melanjutkan pendidikan dan mempersiapkan masa depan yang lebih baik.

#Kemenimipas #guardandguide #ditjenpas #pemasyarakatan #LPKATenggarong

Follow WhatsApp Channel fokusperistiwanews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tingkatkan Profesionalisme Pegawai, PDAM Lombok Timur Fokus Benahi Kualitas Pelayanan Masyarakat
Konflik Kepentingan & Gaji Fiktif Terbongkar, MAUNG Riau Minta Kejati & Polda Riau Turun Menyelidiki!
Waspada Penipuan Berkedok Umrah, Haerul Fahmi Ungkap Ketimpangan Jumlah Travel Resmi
SPBU 14.275.564 di batang kariang masih bebas beraktifitas Bekerjasama dengan mafia pelangsir dan diduga APH memfasilitasi mafia penimbun BBM subsidi,sangat jelas aktifitas tersebut sangat dilarang keras oleh kapolri yang baru,diduga SPBU tersebut kebal hukum sehingga aktivitas aman sampai saat ini.
Diduga Masih Edarkan Narkoba Di Wilayah Desa Petani” Kades Rasikun Minta Warga Bantu Informasi Giat UJ cs Agar Segera Ditindak Tegas
Sambut Hari Bhakti Kemenimipas ke-2, LPKA Tenggarong Gelar Bersih-Bersih Lingkungan
Dari Solidaritas Menuju Pengabdian, URC KOTI MPC Pemuda Pancasila Pekanbaru Tebar Kepedulian Lewat Jumat Berkah
‎DIDUGA TIPU DAYA KORBAN DENGAN MODAL PENGAKUAN KONTRAKTOR BESAR, RZ DILAPORKAN KE POLSEK KULIM, PUBLIK TUNGGU KETEGASAN PENYIDIK
Berita ini 2 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 13:01 WIB

Tingkatkan Profesionalisme Pegawai, PDAM Lombok Timur Fokus Benahi Kualitas Pelayanan Masyarakat

Jumat, 6 November 2026 - 12:52 WIB

Konflik Kepentingan & Gaji Fiktif Terbongkar, MAUNG Riau Minta Kejati & Polda Riau Turun Menyelidiki!

Jumat, 6 November 2026 - 12:20 WIB

Waspada Penipuan Berkedok Umrah, Haerul Fahmi Ungkap Ketimpangan Jumlah Travel Resmi

Jumat, 6 November 2026 - 12:08 WIB

SPBU 14.275.564 di batang kariang masih bebas beraktifitas Bekerjasama dengan mafia pelangsir dan diduga APH memfasilitasi mafia penimbun BBM subsidi,sangat jelas aktifitas tersebut sangat dilarang keras oleh kapolri yang baru,diduga SPBU tersebut kebal hukum sehingga aktivitas aman sampai saat ini.

Jumat, 6 November 2026 - 10:23 WIB

Diduga Masih Edarkan Narkoba Di Wilayah Desa Petani” Kades Rasikun Minta Warga Bantu Informasi Giat UJ cs Agar Segera Ditindak Tegas

Berita Terbaru