​Cegah Tradisi Terkikis Zaman, LAMR Pekanbaru Latih Generasi Muda Buat Telur Merah dan Cenderamata Adat

- Penulis

Rabu, 21 Oktober 2026 - 08:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

Oplus_131072

Fokus peristiwa News.Com| ​PEKANBARU

Keberadaan telur merah dalam prosesi adat Melayu seperti pernikahan dan aqiqah kini kian langka. Menanggapi ancaman pudarnya kebiasaan tersebut, Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Kota Pekanbaru mengambil langkah nyata untuk merawat warisan leluhur.

​Melalui Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, LAMR Kota Pekanbaru menggelar Pelatihan Pembuatan Telur Merah dan Cenderamata di Balairung Marhum Pekan, Kantor LAMR Kota Pekanbaru, pada Rabu (21/10/2026).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kegiatan yang mengusung semangat melestarikan tradisi dan mengukir kebersamaan ini diikuti oleh puluhan peserta dengan penuh antusias.
​Acara dibuka secara resmi oleh Ketua Majelis Kerapatan Adat (MKA) LAMR Kota Pekanbaru, Datuk Seri Rizky Bagus Oka.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut Ketua Dewan Pimpinan Harian (DPH) LAMR Kota Pekanbaru Datuk Seri Muspidauan, Bendahara Umum Datuk Nomy Nikum, serta jajaran pengurus adat lainnya.

​Dalam sambutannya, Datuk Seri Rizky Bagus Oka mengungkapkan rasa bangga dan apresiasinya terhadap para peserta yang mau mempelajari serta menjaga kearifan lokal Melayu.
​”Kami sangat bersyukur dan senang melihat ada generasi penerus yang siap mengangkat kembali khazanah budaya Melayu. Pelatihan pembuatan telur merah ini sangat krusial karena kita lihat tradisi ini mulai terkikis dari kebiasaan masyarakat,” ujar Datuk Seri Rizky Bagus Oka.

​Ia menambahkan, penggunaan telur merah sebagai cenderamata dalam majelis adat seperti pernikahan dan aqiqah belakangan ini semakin berkurang. Oleh karena itu, gerakan penyelematan tradisi perlu terus digalakkan.
​”Tradisi telur merah sebagai cenderamata pada acara pernikahan, aqiqah, dan majelis lainnya semakin jarang dijumpai. Hal ini perlu kita galakkan kembali supaya masyarakat, khususnya generasi muda, tetap mengenal dan melestarikannya,” tegasnya.

​Melalui pelatihan ini, LAMR Kota Pekanbaru berharap tidak hanya membangkitkan ingatan kolektif masyarakat akan keindahan adat istiadat, tetapi juga memperkuat identitas budaya Melayu di tengah arus modernisasi.

Follow WhatsApp Channel fokusperistiwanews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Antisipasi Gangguan Keamanan, Polda NTB Gelar Patroli Menyeluruh di Sejumlah Ruas Kota Mataram
Ditemukan Tak Bernyawa di Tengah Persawahan, Petani Lansia Asal Sakra Jadi Perhatian Polisi
Dugaan Eksploitasi Anak Lewat Media Sosial, Keluarga di Lombok Timur Tempuh Jalur Hukum
Masyarakat Kuantan Singingi Desak Tindak Tegas Aktivitas PETI Menggunakan Alat Berat Diduga Milik UJang ute dan di duga di bekingi oknum polri berpangkat di Area Perkebunan Sawit,Kapolres Kuansing di minta tindak tegas,jangan hanya pemberitaan pencitraan saja.
Masyarakat Pematang Pudu Desak Pemerintah Segera Aspal Jalan dan Bangun saluran drainase , Jangan Abaikan Aspirasi Warga!
Sabtu Ceria Penuh Tawa, Peserta Magang dan LPKA Tenggarong Hadirkan Games Kebersamaan untuk Anak Binaan
Tingkatkan Profesionalisme Pegawai, PDAM Lombok Timur Fokus Benahi Kualitas Pelayanan Masyarakat
Konflik Kepentingan & Gaji Fiktif Terbongkar, MAUNG Riau Minta Kejati & Polda Riau Turun Menyelidiki!
Berita ini 2 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 7 November 2026 - 17:25 WIB

Antisipasi Gangguan Keamanan, Polda NTB Gelar Patroli Menyeluruh di Sejumlah Ruas Kota Mataram

Sabtu, 7 November 2026 - 16:59 WIB

Ditemukan Tak Bernyawa di Tengah Persawahan, Petani Lansia Asal Sakra Jadi Perhatian Polisi

Sabtu, 7 November 2026 - 13:35 WIB

Dugaan Eksploitasi Anak Lewat Media Sosial, Keluarga di Lombok Timur Tempuh Jalur Hukum

Sabtu, 7 November 2026 - 08:29 WIB

Masyarakat Kuantan Singingi Desak Tindak Tegas Aktivitas PETI Menggunakan Alat Berat Diduga Milik UJang ute dan di duga di bekingi oknum polri berpangkat di Area Perkebunan Sawit,Kapolres Kuansing di minta tindak tegas,jangan hanya pemberitaan pencitraan saja.

Sabtu, 7 November 2026 - 08:06 WIB

Masyarakat Pematang Pudu Desak Pemerintah Segera Aspal Jalan dan Bangun saluran drainase , Jangan Abaikan Aspirasi Warga!

Berita Terbaru