Fokusperistiwanews.com – LOMBOK TIMUR – Penemuan seorang pria lanjut usia dalam kondisi meninggal dunia di area persawahan Desa Pandan Wangi, Kecamatan Jerowaru, Kabupaten Lombok Timur, memicu perhatian masyarakat setempat. Aparat kepolisian bersama tim identifikasi langsung melakukan pemeriksaan untuk menindaklanjuti peristiwa tersebut, Kamis (5/11/2026).
Korban diketahui bernama Kamarudin (65), warga Dusun Kute Timur, Desa Sakra. Pria yang sehari-hari berprofesi sebagai petani itu ditemukan di lahan persawahan milik H. Rumase, wilayah Dusun Temorok.
Peristiwa tersebut pertama kali terungkap ketika Ady Jayadi (50) melihat seseorang terbaring di area pematang sawah sekitar pukul 07.00 Wita. Saat itu, saksi belum mengetahui identitas maupun kondisi orang yang dilihatnya sehingga hanya memperhatikan dari jarak tertentu.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Merasa ada sesuatu yang tidak wajar, Ady kemudian meminta Amak Saiful (40) untuk bersama-sama mengecek lokasi. Keduanya kembali mendatangi persawahan dan selanjutnya mengabarkan kejadian tersebut kepada warga serta pemerintah desa.
Laporan masyarakat segera diteruskan kepada Polsek Jerowaru. Sekitar pukul 09.05 Wita, Kapolsek bersama anggota mendatangi tempat kejadian perkara guna melakukan pengecekan dan penanganan awal.
Dari pemeriksaan di lapangan, petugas mendapati beberapa kondisi pada tubuh korban, di antaranya busa di bagian mulut serta plastik yang melilit pergelangan tangan kiri dan kaki kanan. Polisi juga mencatat keberadaan sejumlah kemasan pestisida pertanian yang tersebar di sekitar korban, termasuk produk bermerek Benefit.
Untuk mendapatkan gambaran lebih lengkap mengenai kejadian tersebut, Pamapta Polres Lombok Timur bersama Tim Identifikasi (Inafis) kemudian diterjunkan ke lokasi sekitar pukul 10.45 Wita. Pemeriksaan dilakukan melalui olah TKP, pendokumentasian, serta pengumpulan informasi yang berkaitan dengan penemuan jenazah.
Setelah proses pemeriksaan awal selesai, jenazah dievakuasi ke Puskesmas Jerowaru untuk menjalani pemeriksaan medis.
Tidak lama berselang, keluarga korban mendatangi Polsek Jerowaru sekitar pukul 11.45 Wita. Mereka membenarkan bahwa pria yang ditemukan meninggal tersebut merupakan Kamarudin. Berdasarkan penjelasan keluarga, korban diketahui mempunyai riwayat gangguan kejiwaan.
Keluarga menyatakan menerima peristiwa itu sebagai musibah dan tidak menghendaki dilakukan autopsi terhadap jenazah.
Meski demikian, penyebab pasti kematian Kamarudin belum dapat ditentukan hanya dari kondisi yang ditemukan di lokasi. Keterangan keluarga serta keberadaan kemasan pestisida masih perlu dibedakan dari kesimpulan medis mengenai penyebab kematian.
Kasi Humas Polres Lombok Timur, IPTU Lalu Rusmaladi, menjelaskan bahwa kepolisian telah mengerahkan personel untuk menangani kejadian tersebut sejak informasi pertama diterima.
Menurutnya, sejumlah langkah telah dilakukan, mulai dari pengecekan dan pengamanan lokasi, koordinasi dengan Tim Inafis dan Puskesmas Jerowaru, hingga meminta keterangan warga yang berada di sekitar tempat kejadian.
Ia menegaskan bahwa respons tersebut merupakan bagian dari komitmen kepolisian dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, khususnya ketika menerima laporan mengenai peristiwa yang membutuhkan penanganan segera.
Rusmaladi juga mengingatkan masyarakat untuk segera menyampaikan informasi kepada aparat apabila menemukan kejadian mencurigakan di lingkungan masing-masing.
Warga dapat melaporkan langsung ke kantor kepolisian terdekat atau menggunakan layanan darurat 110 agar petugas dapat segera memberikan respons.
Hingga penanganan awal berakhir, situasi di wilayah sekitar lokasi penemuan jenazah dilaporkan berlangsung aman dan kondusif. Polres Lombok Timur mengajak masyarakat tetap berperan aktif menjaga keamanan lingkungan serta tidak ragu melaporkan setiap kejadian yang membutuhkan perhatian aparat.(red)














Komentar